Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.196,430
LQ45 614,786
Srikehati 299,961
JII 371,907
USD/IDR 17.968

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB
Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax
Keputusan pemerintah menaikkan harga Pertamax, produk BBM nonsubsidi yang dijual Pertamina, dinilai tepat karena sejumlah alasan mendasar. [Antara]
baca 10 detik
  • Keputusan pemerintah menaikkan harga Pertamax, produk BBM nonsubsidi yang dijual Pertamina, dinilai tepat karena sejumlah alasan mendasar.
  • Kebijakan ini bertujuan mengendalikan permintaan BBM impor serta memperkuat nilai tukar rupiah dan kinerja pasar modal secara nasional.
  • Kenaikan harga berisiko memicu inflasi serta menyebabkan migrasi pengguna Pertamax ke Pertalite jika tidak dibarengi pembatasan subsidi yang ketat.

Suara.com - Keputusan pemerintah menaikkan harga Pertamax, produk BBM nonsubsidi yang dijual Pertamina, dinilai tepat karena membantu mengurangi tekanan keuangan Pertamina, menahan beban kompensasi energi, dan mengirim sinyal bahwa pemerintah mulai lebih disiplin menyesuaikan harga energi dengan kondisi minyak dunia dan pelemahan rupiah.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengatakan kebijakan pemerintah itu lebih masuk akal dan memperbaiki kredibilitas rezim Prabowo Subianto di mata pasar atau investor global.

"Jadi, secara prinsip langkah ini tepat," kata Josua kepada Suara.com di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Josua meneruskan pilihan pemerintah untuk menaikkan harga Pertamax lebih masuk akal dibandingkan dengan menaikkan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan solar. Alasannya karena pengguna Pertamax umumnya lebih mampu secara ekonomi dan porsinya terhadap konsumsi rumah tangga lebih kecil dibanding Pertalite.

Selain itu dengan harga BBM nonsubsidi yang lebih mendekati nilai keekonomian, permintaan BBM impor juga bisa lebih terkendali sehingga kebutuhan dolar AS untuk impor energi dapat berkurang secara bertahap.

Dalam jangka menengah, sinyal disiplin harga energi dapat membantu persepsi investor terhadap pengelolaan fiskal, terutama jika pemerintah menjelaskan kebijakan ini secara transparan dan konsisten.

Sebelumnya beberapa analis mengakui bahwa kebijakan pemerintah menaikkan harga Pertamax hari ini sudah berimbas positif pada penguatan rupiah dan kinerja IHSG.

Kepala Pusat Makroekonomi Indef menilai kenaikan harga Pertamax di Jakarta pada 10 Juni 2026 merupakan langkah fiskal yang rasional dari pemerintah. [Antara]
Kepala Pusat Makroekonomi Indef menilai kenaikan harga Pertamax di Jakarta pada 10 Juni 2026 merupakan langkah fiskal yang rasional dari pemerintah. [Antara]

Meski demikian ia mengakui bahwa kebijakan ini juga memiliki risiko yang tidak kecil. Kenaikan harga Pertamax yang cukup tajam dapat menambah tekanan inflasi, terutama melalui biaya transportasi, logistik, dan ekspektasi harga.

Walaupun Pertamax bukan BBM yang paling besar bobotnya dalam inflasi, kenaikan lebih dari 30 persen tetap dapat terasa, terutama pada kelompok masyarakat perkotaan, pengguna kendaraan pribadi, jasa transportasi, serta pelaku usaha kecil yang memakai BBM nonsubsidi.

baca juga

"Dampak langsung ke inflasi diperkirakan sekitar < 0,1 poin persentase," kata Josua.

Risiko terbesar, imbuh dia, justru bukan hanya inflasi tetapi distorsi pasar.

"Selisih harga Pertalite dan Pertamax yang melebar hingga sekitar Rp6.250 per liter dapat mendorong sebagian pengguna Pertamax berpindah ke Pertalite," ia menjelaskan.

Jika perpindahan ini terjadi meluas, maka maka beban subsidi Pertalite bisa bertambah, kuota Pertalite lebih cepat habis, antrean di SPBU meningkat, dan tujuan awal mengurangi tekanan fiskal menjadi tidak optimal.

Dengan kata lain, pemerintah bisa menghemat dari Pertamax, tetapi kehilangan sebagian manfaatnya melalui kenaikan konsumsi Pertalite. Karena itu, penyesuaian harga Pertamax harus dibarengi pembatasan yang lebih rapi pada BBM subsidi agar tepat sasaran.

Josua meneruskan, bagi ekonomi Indonesia, dampaknya akan bersifat campuran. Dalam jangka pendek, kenaikan harga Pertamax cenderung menekan daya beli, menambah biaya usaha, dan memperkuat alasan BI untuk menjaga suku bunga tetap tinggi. Ini kurang baik bagi konsumsi dan sektor saham yang sensitif terhadap bunga, seperti properti, otomotif, pembiayaan, dan ritel.

"Namun dalam jangka menengah, jika kebijakan ini berhasil mengurangi tekanan impor energi, memperbaiki beban fiskal, dan menjaga kepercayaan investor, dampaknya bisa lebih positif terhadap rupiah, SBN, dan IHSG. Kuncinya ada pada kredibilitas kebijakan, bukan sekadar kenaikan harga," tekan Josua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Indef: Pemerintah Rasional Naikkan Harga Pertamax

Indef: Pemerintah Rasional Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:39 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, Harga Pertamax Kini Tembus Rp16.250 per Liter

BBM Non-Subsidi Naik, Harga Pertamax Kini Tembus Rp16.250 per Liter

Foto | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:38 WIB

Rupiah Menguat Berkat Keberanian Pemerintah Naikkan Harga Pertamax

Rupiah Menguat Berkat Keberanian Pemerintah Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:27 WIB

Pertamax Naik, Kurir Paket Serba Salah: Mau Hemat Takut Motor Bermasalah

Pertamax Naik, Kurir Paket Serba Salah: Mau Hemat Takut Motor Bermasalah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:17 WIB

Terkini

Soal Emas 74 Kg dan Uang Dikaitkan ke Febrie Adriansyah, Pengacara Don Ritto Nilai Kejagung Prematur

Soal Emas 74 Kg dan Uang Dikaitkan ke Febrie Adriansyah, Pengacara Don Ritto Nilai Kejagung Prematur

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:19 WIB

Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional

Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional

Jawa Tengah | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:18 WIB

Xiaomi 18 Pro Bakal Debut Global, Siap Tantang Samsung Galaxy dan iPhone

Xiaomi 18 Pro Bakal Debut Global, Siap Tantang Samsung Galaxy dan iPhone

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:16 WIB

Industri Ritel Makin Ketat, FamilyMart Putar Otak Dongkrak Strategi Bisnis

Industri Ritel Makin Ketat, FamilyMart Putar Otak Dongkrak Strategi Bisnis

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:16 WIB

Polwan di Sumbar Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP

Polwan di Sumbar Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:15 WIB

Tembus 264 Fasilitas Direvitalisasi, Bukti Konsistensi BRI Kawal Pendidikan Nasional

Tembus 264 Fasilitas Direvitalisasi, Bukti Konsistensi BRI Kawal Pendidikan Nasional

Bri | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:15 WIB

Pemerintah Mau Sungguh-sungguh Memberantas Korupsi? Gibran: Koruptor Harus Dimiskinkan

Pemerintah Mau Sungguh-sungguh Memberantas Korupsi? Gibran: Koruptor Harus Dimiskinkan

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:00 WIB

Tayang 6 Agustus, Netflix Hadirkan My Life with the Walter Boys Season 3

Tayang 6 Agustus, Netflix Hadirkan My Life with the Walter Boys Season 3

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:00 WIB

Askrindo Tegaskan Komitmen Bangun SDM Unggul Lewat Program Mobil Pintar

Askrindo Tegaskan Komitmen Bangun SDM Unggul Lewat Program Mobil Pintar

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:58 WIB

Menteri Mukhtarudin dan Menaker Turki Bahas Penguatan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Menteri Mukhtarudin dan Menaker Turki Bahas Penguatan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:56 WIB

×