Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Indef: Pemerintah Rasional Naikkan Harga Pertamax

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Rabu, 10 Juni 2026 | 16:39 WIB
Indef: Pemerintah Rasional Naikkan Harga Pertamax
Kepala Pusat Makroekonomi Indef menilai kenaikan harga Pertamax di Jakarta pada 10 Juni 2026 merupakan langkah fiskal yang rasional dari pemerintah. [Antara]
  • Kepala Pusat Makroekonomi Indef menilai kenaikan harga Pertamax di Jakarta pada 10 Juni 2026 merupakan langkah fiskal yang rasional.
  • Kebijakan pemerintah Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan mengurangi beban kompensasi negara serta memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar domestik.
  • Kenaikan harga berisiko menekan daya beli masyarakat dan memicu inflasi meskipun berhasil memperkuat nilai tukar rupiah dan IHSG.

Suara.com - Kepala Pusat Makroekonomi Indef M Rizal Taufikurahman mengatakan keputusan pemerintah menaikkan harga Pertamax rasional di tengah tingginya harga energi global dan pelemahan nilai tukar rupiah.

"Kenaikan harga Pertamax dapat dipandang sebagai langkah yang secara fiskal cukup rasional di tengah tingginya harga energi global dan pelemahan rupiah, karena dapat mengurangi distorsi harga serta menekan potensi beban kompensasi negara di masa mendatang," jelas Rizal, kepada Suara.com di Jakarta Rabu (10/6/2026).

Menurut Rizal, kenaikkan harga Pertamax penting untuk memperkuat disiplin fiskal dan memberikan sinyal positif kepada para investor global bahwa pemerintah Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto berani mengambil kebijakan yang tidak populis atau untuk sekedar menyenangkan banyak orang.

"Penyesuaian harga Pertamax dapat memperkuat disiplin fiskal, menjaga kesehatan keuangan Pertamina dan memberikan sinyal positif kepada pasar bahwa pemerintah berani mengambil kebijakan yang lebih berkelanjutan," beber Rizal.

Meski demikian ia menilai kenaikkan harga ini diputuskan di waktu yang kurang tepat, di saat daya beli masyarakat dan aktivitas ekonomi sedang melambat, sehingga berisiko memperbesar tekanan terhadap konsumsi domestik yang selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi.

Ia mengatakan dampak negatifnya adalah meningkatnya biaya logistik dan produksi yang dapat mendorong inflasi, mengurangi daya beli masyarakat, serta menekan profitabilitas dunia usaha sehingga berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek.

Adapun kenaikkan harga Pertamax pada hari ini telah memberikan sinyal positif kepada pasar. Hasilnya nilai tukar rupiah menguat dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun menguat.

Para analis mengatakan kebijakan pemerintah ini telah sedikit mengembalikan kepercayaan investor global kepada pemerintah.

Rizal lebih lanjut menjelaskan bahwa ke depannya untuk memperkuat rupiah dan kinerja IHSG, pemerintah perlu memulihkan lagi kepercayaan pasar melalui konsolidasi fiskal yang kredibel, kepastian arah kebijakan ekonomi, penguatan iklim investasi, percepatan hilirisasi yang menghasilkan devisa, serta reformasi struktural yang mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing nasional.

"Pemerintah tidak cukup hanya mengandalkan pengetatan moneter atau penyesuaian harga energi," tegas dia.

"Pada akhirnya, stabilitas makroekonomi yang dibangun di atas fondasi pertumbuhan yang kuat akan menjadi faktor utama dalam menarik arus modal dan memperkuat nilai tukar rupiah secara berkelanjutan," tutup Rizal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Menguat Berkat Keberanian Pemerintah Naikkan Harga Pertamax

Rupiah Menguat Berkat Keberanian Pemerintah Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:27 WIB

Pertamax Naik, Kurir Paket Serba Salah: Mau Hemat Takut Motor Bermasalah

Pertamax Naik, Kurir Paket Serba Salah: Mau Hemat Takut Motor Bermasalah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:17 WIB

Harga Pertamax Naik, Pengecer 'Pertamini' Tes Ombak Jual 18 ribu per Liter

Harga Pertamax Naik, Pengecer 'Pertamini' Tes Ombak Jual 18 ribu per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:06 WIB

Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite

Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:55 WIB

Jangan Langsung Panik! Ini Cara Cerdas Mengatur Pengeluaran Saat Harga Pertamax Meroket

Jangan Langsung Panik! Ini Cara Cerdas Mengatur Pengeluaran Saat Harga Pertamax Meroket

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:43 WIB

Terkini

Rupiah Menguat Berkat Keberanian Pemerintah Naikkan Harga Pertamax

Rupiah Menguat Berkat Keberanian Pemerintah Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:27 WIB

Pertamax Naik, Kurir Paket Serba Salah: Mau Hemat Takut Motor Bermasalah

Pertamax Naik, Kurir Paket Serba Salah: Mau Hemat Takut Motor Bermasalah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:17 WIB

Harga Pertamax Naik, Pengecer 'Pertamini' Tes Ombak Jual 18 ribu per Liter

Harga Pertamax Naik, Pengecer 'Pertamini' Tes Ombak Jual 18 ribu per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:06 WIB

Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite

Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:55 WIB

Peneliti IPI Apresiasi 'Dasco Effect': DPR Berperan Strategis Jembatani Menkeu dan BI

Peneliti IPI Apresiasi 'Dasco Effect': DPR Berperan Strategis Jembatani Menkeu dan BI

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:44 WIB

Luhut Ungkap Prabowo Mau Kasih Bansos Tunai Rp5,4 Juta/Orang, Penerimanya Disaring Pakai AI

Luhut Ungkap Prabowo Mau Kasih Bansos Tunai Rp5,4 Juta/Orang, Penerimanya Disaring Pakai AI

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:44 WIB

KAI Pajang Aset Siap Bisnis, dari Stasiun hingga Lahan Komersial

KAI Pajang Aset Siap Bisnis, dari Stasiun hingga Lahan Komersial

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:40 WIB

BBM Langka Usai Kenaikan Harga, SPBU Vivo Hentikan Operasional

BBM Langka Usai Kenaikan Harga, SPBU Vivo Hentikan Operasional

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:34 WIB

Usai Isu Reshuffle Menkeu, Purbaya Kini Janji Lakukan Penghematan Belanja Besar-besaran

Usai Isu Reshuffle Menkeu, Purbaya Kini Janji Lakukan Penghematan Belanja Besar-besaran

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:24 WIB

Ekonom Sayangkan Harga BBM Naik Terlalu Tinggi, Padahal Pemerintah Bisa Cegah Sejak Awal

Ekonom Sayangkan Harga BBM Naik Terlalu Tinggi, Padahal Pemerintah Bisa Cegah Sejak Awal

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:19 WIB