Pertamax Naik, Kurir Paket Serba Salah: Mau Hemat Takut Motor Bermasalah

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 10 Juni 2026 | 16:17 WIB
Pertamax Naik, Kurir Paket Serba Salah: Mau Hemat Takut Motor Bermasalah
Ilustrasi kurir paket. [Suara.com/Faqih]
baca 10 detik
  • Rahmat, seorang kurir di Jakarta, mempertimbangkan beralih ke BBM murah akibat kenaikan harga Pertamax sejak 10 Juni 2026.
  • Pekerja lapangan khawatir penggunaan BBM subsidi dapat menurunkan performa kendaraan yang menjadi aset utama mencari nafkah sehari-hari.
  • Kurir saat ini menghitung ulang pengeluaran operasional guna memastikan keseimbangan antara kebutuhan penghematan dan kondisi mesin motor mereka.

Suara.com - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi membuat sebagian pengguna kendaraan bermotor mulai mencari cara untuk menekan pengeluaran. Namun bagi pekerja yang mengandalkan motor sebagai alat mencari nafkah, keputusan beralih ke bahan bakar yang lebih murah tidak selalu mudah dilakukan.

Dilema itu dirasakan Rahmat (33), seorang kurir paket yang setiap hari berkeliling mengantarkan barang ke sejumlah wilayah di Jakarta. Ia mengaku selama ini menggunakan Pertamax karena dinilai lebih cocok untuk menunjang aktivitasnya yang padat di jalan.

Namun setelah harga Pertamax kembali mengalami kenaikan, Rahmat mulai mempertimbangkan untuk beralih ke Pertalite. Di sisi lain, ia khawatir perubahan tersebut dapat memengaruhi performa kendaraannya yang digunakan hampir sepanjang hari.

Kurir pengantar paket saat momen libur lebaran 2023. [Suara.com/Faqih]
Ilustrasiu kurir paket. [Suara.com/Faqih]

"Kalau lihat pengeluaran, tentu saya pengennya cari yang lebih murah. Tapi motor ini dipakai kerja dari pagi sampai malam. Jadi saya juga mikir soal kondisi mesinnya," kata Rahmat kepada Suara.com, Rabu (10/6/2026).

Menurut dia, motor merupakan aset utama yang menunjang pekerjaannya sebagai kurir. Karena itu, menjaga kondisi kendaraan menjadi hal yang tidak bisa diabaikan meski biaya operasional terus meningkat.

Rahmat mengaku belum mengambil keputusan untuk langsung beralih ke Pertalite. Saat ini ia masih mencoba menghitung selisih pengeluaran yang harus dikeluarkan setiap bulan jika tetap menggunakan Pertamax.

Belum lagi antrean Pertalite yang lebih ramai membuatnya berpikir ulang untuk beralih ke BBM subsidi itu.

"Yang saya pikirkan bukan cuma harga bensin hari ini. Kalau motor sampai lebih sering masuk bengkel atau performanya turun, nanti ada biaya lain lagi yang keluar," ujarnya.

Dalam sehari, Rahmat bisa menempuh puluhan hingga lebih dari 100 kilometer tergantung jumlah paket yang harus diantarkan. Kondisi tersebut membuat konsumsi BBM menjadi salah satu pengeluaran terbesar yang harus ditanggungnya.

baca juga

Ia mengatakan kenaikan harga BBM memang tidak langsung menghentikan aktivitas para kurir. Namun perubahan harga tersebut membuat mereka harus lebih cermat mengatur pengeluaran agar pendapatan yang dibawa pulang tidak semakin tergerus.

"Kalau kerja di lapangan seperti kami, biaya bensin itu bukan pengeluaran kecil. Setiap ada kenaikan pasti langsung terasa karena motor dipakai terus," tuturnya.

Rahmat juga mengaku sejumlah rekannya sesama kurir mulai membicarakan kemungkinan beralih ke jenis BBM yang lebih murah. Meski demikian, tidak sedikit yang masih ragu karena mempertimbangkan kondisi kendaraan masing-masing.

"Banyak yang mulai berhitung. Ada yang bilang mau pindah ke Pertalite, ada juga yang masih bertahan karena takut motornya jadi kurang nyaman dipakai kerja," katanya.

Menurut Rahmat, situasi tersebut membuat para kurir berada dalam posisi serba salah. Di satu sisi mereka ingin menghemat biaya operasional, tetapi di sisi lain kendaraan harus tetap dalam kondisi prima karena menjadi sumber penghasilan utama.

"Mau hemat penting, tapi motor juga harus tetap siap dipakai kerja setiap hari. Jadi memang sekarang saya lagi menimbang mana yang lebih menguntungkan dalam jangka panjang," ucapnya.

Ia berharap harga BBM tidak kembali mengalami kenaikan dalam waktu dekat. Sebab, setiap kenaikan harga akan menambah beban pekerja lapangan yang mengandalkan kendaraan pribadi untuk mencari nafkah.

"Yang paling terasa memang buat orang yang setiap hari hidup di jalan. Kalau bensin naik, kami pasti ikut menghitung ulang semua pengeluaran," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pertamax Naik, Pengecer 'Pertamini' Tes Ombak Jual 18 ribu per Liter

Harga Pertamax Naik, Pengecer 'Pertamini' Tes Ombak Jual 18 ribu per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:06 WIB

Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite

Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:55 WIB

BBM Langka Usai Kenaikan Harga, SPBU Vivo Hentikan Operasional

BBM Langka Usai Kenaikan Harga, SPBU Vivo Hentikan Operasional

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:34 WIB

Terkini

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:37 WIB

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:30 WIB

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:28 WIB

×