Harga Minyak Kembali Meroket! Serangan AS ke Iran Bikin Harga BBM Makin Mahal

M Nurhadi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 10 Juni 2026 | 11:45 WIB
Harga Minyak Kembali Meroket! Serangan AS ke Iran Bikin Harga BBM Makin Mahal
Ilustrasi aktivitas kapal tanker di Selat Hormuz [Unsplash/Hisham]
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah dunia naik sekitar 1 persen pada Rabu, 10 Juni 2026 setelah sempat menyentuh level terendah.
  • Kenaikan harga dipicu oleh serangan militer AS ke Iran serta data penurunan cadangan minyak domestik Amerika Serikat.
  • Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan blokade Selat Hormuz mengancam stabilitas pasokan energi global bagi negara lain.

Suara.com - Harga minyak mentah di pasar internasional kembali merangkak naik sekitar 1 persen pada sesi perdagangan Rabu, 10 Juni 2026. Lonjakan ini sekaligus membawa harga komoditas energi tersebut bangkit dari titik nadir terendahnya dalam kurun waktu tujuh pekan terakhir.

Koreksi positif ini dipicu oleh eskalasi geopolitik terbaru setelah militer Amerika Serikat (AS) meluncurkan serangan udara susulan ke wilayah Iran, yang diperparah oleh rilis data industri mengenai penyusutan drastis pada cadangan minyak domestik Washington.

Aksi pemboman oleh armada tempur udara Pentagon terhadap sejumlah titik strategis di Iran tersebut meletus pasca-pernyataan tegas Presiden Donald Trump yang bersumpah akan membalas insiden jatuhnya helikopter serbu jenis Apache milik pasukan AS.

Langkah ofensif terbaru ini secara langsung mengancam keberlangsungan komitmen gencatan senjata yang sebenarnya baru saja disepakati oleh Washington dan Teheran.

Mengacu pada data komoditas dari Reuters, harga minyak mentah berjangka jenis Brent bergerak menguat sebesar 83 sen atau setara 0,9 persen menuju level USD92,29 per barel.

Seirama dengan itu, varian minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) pasokan AS juga merosot naik 68 sen atau sekitar 0,8 persen ke posisi USD88,97 per barel.

Padahal pada hari perdagangan sebelumnya, harga Brent sempat terlempar ke posisi paling lemah sejak pertengahan April, sementara varian WTI terjerembab ke level terendah sejak akhir Mei.

Kemerosotan harga pekan lalu itu sempat terjadi setelah Israel dan Iran melunak untuk menghentikan aksi saling serang secara langsung menyusul tekanan diplomatik yang dilancarkan oleh Trump.

Namun, peta stabilitas di Timur Tengah kini kembali memanas dan berbalik arah. Otoritas Teheran secara terbuka menegaskan kesiapan mereka untuk menggulirkan kembali operasi militer skala penuh apabila militer Israel menolak menghentikan gempuran senjatanya terhadap faksi milisi Hizbullah di wilayah Lebanon.

baca juga

Di koridor lain, ketegangan diperumit oleh keengganan Tel Aviv untuk menyudahi penetrasi militernya terhadap kelompok pertahanan yang disokong penuh oleh Iran tersebut.

Sikap keras ini menjadi batu sandungan diplomatik yang sangat besar bagi Presiden Donald Trump yang tengah berupaya keras mengonversi kesepakatan damai sementara yang rapuh ini menjadi traktat perdamaian jangka panjang yang permanen.

Hingga saat ini, komando militer Iran terpantau masih memberlakukan penutupan sebagian besar jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz.

Selat sempit ini merupakan urat nadi logistik vital global yang dalam kondisi normal mengalirkan sekitar seperlima dari total pasokan minyak mentah serta Gas Alam Cair (LNG) ke seluruh dunia.

Sebagai langkah tandingan, Washington juga menerapkan sistem blokade maritim yang ketat terhadap pelabuhan-pelabuhan dagang milik Iran.

Kendati situasi negosiasi damai untuk mengakhiri perang yang telah berkecamuk lebih dari tiga bulan ini masih menemui jalan buntu, Menteri Energi AS Chris Wright memberikan laporan terbaru. Menurutnya, arus lalu lintas kapal tanker di kawasan Teluk serta volume ekspor pasokan minyak bumi yang melintasi Selat Hormuz perlahan mulai memperlihatkan tren kenaikan secara bertahap.

Dari sektor fundamental pasokan dalam negeri AS, laporan berkala yang dirilis oleh American Petroleum Institute (API) menunjukkan adanya penurunan persediaan minyak mentah domestik yang terus berlanjut selama delapan pekan berturut-turut.

Berdasarkan data dari pelaku pasar, cadangan minyak mentah AS amblas hingga 9,12 juta barel untuk periode pekan yang berakhir pada Jumat, 5 Juni. Penurunan ini juga diikuti oleh menipisnya stok bensin nasional komersial yang ikut tergerus sebesar 1,19 juta barel.

Perlu digarisbawahi bahwa sepanjang konflik bersenjata ini berkecamuk, Amerika Serikat memegang peranan krusial sebagai eksportir alternatif utama dengan menggenjot pengiriman minyak bumi serta produk kilang turunannya demi memenuhi kebutuhan energi di kawasan Asia dan Eropa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih

Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:20 WIB

Perang Meluas! Iran Bombardir Bahrain, Kuwait, dan Yordania, Sasar Pangkalan AS

Perang Meluas! Iran Bombardir Bahrain, Kuwait, dan Yordania, Sasar Pangkalan AS

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:14 WIB

BBM Naik-Rupiah Jebol, Warga: Sekarang Belanja Cuma Dapat Sayur dan Bumbu-bumbuan Saja!

BBM Naik-Rupiah Jebol, Warga: Sekarang Belanja Cuma Dapat Sayur dan Bumbu-bumbuan Saja!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:07 WIB

Pertamax Melonjak, SPBU Swasta Ikut Kerek Naik Harga BBM Hingga Tembus Rp17.000 per Liter

Pertamax Melonjak, SPBU Swasta Ikut Kerek Naik Harga BBM Hingga Tembus Rp17.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:57 WIB

Piala Dunia 2026: Iran Ajukan Izin Khusus ke FIFA Pakai Ban Lengan Hitam Kontra Mesir, Apa Artinya?

Piala Dunia 2026: Iran Ajukan Izin Khusus ke FIFA Pakai Ban Lengan Hitam Kontra Mesir, Apa Artinya?

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:55 WIB

Berapa Harga Pertamax Sekarang? Ini Update Setelah Resmi Naik pada 10 Juni 2026

Berapa Harga Pertamax Sekarang? Ini Update Setelah Resmi Naik pada 10 Juni 2026

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:29 WIB

Terkini

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:45 WIB

×