Isu Menkeu Purbaya Digoyang Mencuat, Fuad Bawazier: Ada Perlawanan terhadap Arah Ekonomi Prabowo

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:28 WIB
Isu Menkeu Purbaya Digoyang Mencuat, Fuad Bawazier: Ada Perlawanan terhadap Arah Ekonomi Prabowo
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom]
baca 10 detik
  • Isu Purbaya diganti disebut upaya menggiring opini negatif pemerintah.
  • Fuad nilai kebijakan ekonomi baru memicu perlawanan kelompok lama.
  • Devisa ekspor banyak parkir di luar negeri, rupiah dinilai rentan.

Suara.com - Di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan meningkatnya sorotan terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah, isu pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali mencuat. Namun, mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier menilai kabar tersebut lebih merupakan manuver untuk menciptakan persepsi negatif terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam Forum Ekonom Konstitusi bertajuk Masa Depan Rupiah dan Paradigma Baru di Jakarta, Kamis (11/6/2026), Fuad menegaskan hingga saat ini tidak ada pembahasan resmi mengenai pencopotan Purbaya dari kursi Menteri Keuangan.

"Saya tidak melihat ada dasar yang kuat terkait isu pergantian itu. Sepanjang yang saya ketahui, tidak ada pembahasan resmi mengenai penggantian Menteri Keuangan," kata Fuad.

Menurut dia, munculnya isu pergantian Menteri Keuangan tidak bisa dilepaskan dari perubahan arah kebijakan ekonomi yang sedang dijalankan pemerintah. Sejumlah kebijakan baru yang memberikan peran lebih besar kepada negara dalam pengelolaan ekonomi disebut mulai memicu resistensi dari kelompok-kelompok yang selama ini menikmati keuntungan dari sistem lama.

Pernyataan tersebut muncul di tengah kondisi ekonomi yang masih dibayangi pelemahan rupiah dan meningkatnya ketidakpastian global. Situasi itu membuat berbagai kebijakan pemerintah menjadi sasaran kritik, termasuk spekulasi mengenai stabilitas jajaran kabinet ekonomi.

Fuad menilai perdebatan yang berkembang saat ini seharusnya tidak terjebak pada pertarungan ideologi ekonomi antara kubu neoliberal dan sosialis. Ia menegaskan bahwa arah kebijakan ekonomi nasional seharusnya kembali berpijak pada amanat Pasal 33 UUD 1945.

Di sisi lain, Fuad juga mendukung wacana kebijakan ekspor satu pintu yang sedang didorong pemerintah. Menurutnya, kebijakan tersebut diperlukan karena selama ini sebagian besar devisa hasil ekspor justru tidak sepenuhnya masuk ke dalam sistem keuangan nasional.

Akibatnya, manfaat ekonomi dari ekspor dinilai belum optimal dirasakan oleh perekonomian domestik. Kondisi itu dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat fondasi rupiah rentan terhadap gejolak eksternal.

"Kebijakan ekspor satu pintu akan memperkuat cadangan devisa, meningkatkan penerimaan negara, serta mempertegas pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945," ujarnya.

baca juga

Fuad mengingatkan bahwa berbagai kritik terhadap kebijakan ekonomi baru pemerintah perlu disikapi secara proporsional. Menurutnya, setiap perubahan besar hampir selalu memunculkan upaya-upaya untuk mempertahankan status quo.

Meski menganggap fluktuasi rupiah sebagai fenomena yang wajar di tengah dinamika global, ia menegaskan pemerintah tetap menghadapi pekerjaan rumah besar untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. Mulai dari kemandirian energi, optimalisasi pengelolaan sumber daya alam, hingga peningkatan penerimaan negara dinilai menjadi agenda mendesak yang tidak bisa ditunda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Ramai Isu Ditawari Prabowo Jadi Menteri Keuangan, Menkes Budi Buka Suara

Ramai Isu Ditawari Prabowo Jadi Menteri Keuangan, Menkes Budi Buka Suara

Video | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:05 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Terkini

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:54 WIB

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain

Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:40 WIB

×