Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Resmi Meluncur, JAM Coin Bidik 21 Juta Investor Kripto dan Garap Ekonomi Desa

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:37 WIB
Resmi Meluncur, JAM Coin Bidik 21 Juta Investor Kripto dan Garap Ekonomi Desa
Sejumlah finalis Putri Indonesia 2026 melihat grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]
baca 10 detik
  • JAM Coin resmi meluncur usai masuk Daftar Aset Keuangan Digital.
  • Bidik 21 juta investor kripto lewat utility token berbasis ekosistem.
  • Kembangkan koperasi desa untuk dukung peternakan dan ketahanan pangan.

Suara.com - Aset kripto berbasis utilitas, JAM Coin, resmi diluncurkan kepada publik setelah sehari sebelumnya dinyatakan lolos masuk dalam Daftar Aset Keuangan Digital (DAKD) Bursa. Peluncuran token tersebut dilakukan melalui acara bertajuk Just A Move Begins di Hotel Aston Serang, Banten, Rabu (10/6/2026).

Kehadiran JAM Coin menandai upaya pengembangan ekosistem aset digital yang tidak hanya berfokus pada perdagangan kripto, tetapi juga menghubungkan teknologi blockchain dengan aktivitas ekonomi riil masyarakat.

CEO JAM Andre Arthur mengatakan, JAM Coin dirancang sebagai utility token yang memiliki fungsi transaksi di berbagai layanan dan fitur premium dalam ekosistem JAM. Dengan demikian, token ini tidak hanya menawarkan potensi nilai investasi, tetapi juga manfaat langsung bagi penggunanya.

"Di dalam ekosistem JAM terdapat berbagai fitur dan layanan premium yang menggunakan JAM Coin sebagai alat transaksi. Karena itu, token ini tidak hanya memiliki nilai perdagangan, tetapi juga utilitas yang dapat dirasakan langsung oleh penggunanya," ujar Andre usai peluncuran.

Menurutnya, pengembangan ekosistem tersebut ditopang oleh sejumlah unit usaha yang telah terintegrasi sehingga dapat menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan dalam jangka panjang.

Prospek JAM Coin turut mendapat dukungan dari pelaku industri aset digital nasional. Head of Business Development Mobee Exchange Hery Hermawan menilai pertumbuhan investor kripto Indonesia membuka peluang besar bagi pengembangan token yang memiliki fungsi nyata dalam aktivitas ekonomi.

Ia menyebut jumlah investor aset digital di Indonesia saat ini diperkirakan mencapai sekitar 21 juta orang atau telah melampaui jumlah investor pasar saham.

"Ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap aset digital yang memiliki manfaat nyata dalam sebuah ekosistem," kata Hery.

Menurut dia, tren investor saat ini mulai bergeser. Selain mengejar potensi keuntungan, masyarakat juga mempertimbangkan utilitas dan manfaat langsung yang ditawarkan sebuah aset digital.

baca juga

Senada, Vice President GudangKripto Alexander Pattiasina menilai JAM Coin memiliki daya tarik karena dibangun di atas model bisnis yang jelas serta didukung ekosistem usaha yang sudah berjalan.

"Investor tentu melihat potensi keuntungan, tetapi yang tidak kalah penting adalah adanya fundamental yang kuat dan arah pengembangan yang terukur," ujarnya.

Di luar pengembangan teknologi digital, JAM Coin juga menargetkan kontribusi pada sektor ekonomi produktif melalui program pemberdayaan masyarakat berbasis koperasi.

Penggagas sekaligus Komisaris JAM Coin Johan Aripin Muba mengungkapkan pihaknya tengah membangun jaringan koperasi melalui program JAM Center Indonesia. Program tersebut dirancang untuk menghubungkan teknologi digital dengan penguatan ekonomi desa.

Menurut Johan, koperasi desa akan diarahkan untuk mendukung sektor peternakan dan ketahanan pangan nasional, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga penguatan rantai distribusi hasil peternakan.

"JAM Coin akan mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi desa yang produktif, mulai dari penyediaan sarana peternakan hingga penguatan rantai distribusi hasil produksi," katanya.

Ia menegaskan, JAM Coin dibangun dengan visi jangka panjang sebagai jembatan antara ekonomi digital dan ekonomi riil. Ke depan, nilai aset digital dinilai tidak hanya ditentukan oleh aktivitas perdagangan, tetapi juga manfaat ekonomi yang mampu diciptakan bagi masyarakat luas.

"Kami percaya masa depan aset digital tidak hanya ditentukan oleh aktivitas perdagangan, tetapi juga oleh seberapa besar manfaat yang bisa dihadirkan bagi masyarakat," pungkas Johan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pangan Hari : Cabai hingga Daging Ayam Turun Tajam, Bawang Merah dan Gula Premium Justru Naik

Harga Pangan Hari : Cabai hingga Daging Ayam Turun Tajam, Bawang Merah dan Gula Premium Justru Naik

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:13 WIB

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:30 WIB

Tak Hanya untuk Investasi, Aset Kripto Bisa Penuhi Gaya Hidup

Tak Hanya untuk Investasi, Aset Kripto Bisa Penuhi Gaya Hidup

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47 WIB

Terkini

Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas

Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas

Video | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:23 WIB

Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia

Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:22 WIB

Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?

Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:20 WIB

Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro

Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:16 WIB

Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI

Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI

Bri | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:15 WIB

Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan

Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:10 WIB

Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG

Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:05 WIB

Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut

Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:03 WIB

Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu

Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:00 WIB

Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman

Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:57 WIB

×