Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Hampir 30 Tahun Negosiasi, Perjanjian Dagang RI-AS Tak Kunjung Rampung

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:27 WIB
Hampir 30 Tahun Negosiasi, Perjanjian Dagang RI-AS Tak Kunjung Rampung
Menteri Perdagangan, Budi Susanto. [Suara.com/Achmad Fauzi].
  • Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan Indonesia telah berupaya merundingkan perjanjian perdagangan dengan Amerika Serikat selama 30 tahun terakhir.
  • Hubungan dagang kedua negara berlandaskan pada kerangka Trade and Investment Framework Agreement yang disepakati sejak Juli 1996.
  • Amerika Serikat menjadi pasar ekspor strategis yang memberikan surplus perdagangan terbesar bagi Indonesia senilai 18,11 miliar dolar AS.

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso alias Busan mengungkapkan Indonesia telah berupaya menjalin perjanjian perdagangan dengan Amerika Serikat selama hampir 30 tahun.

Namun, hingga kini negosiasi tersebut belum pernah benar-benar mencapai kesepakatan final.

Menurut Busan, hubungan dagang Indonesia dan Amerika Serikat sejatinya telah dibangun sejak 1996 melalui kerangka kerja sama Trade and Investment Framework Agreement (TIFA).

"Dan kita mau berunding dengan Amerika itu sejak Juli 1996, sudah 30 tahun. Kita berunding tidak pernah selesai," ujar Busan dalam acara Campuspreneur di Institut Pertanian Bogor (IPB), Jumat (12/6/2026).

Aktivitas bongkar-muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (20/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ilutrasi ekspor impor. [Suara.com/Alfian Winanto]

Ia menjelaskan, selama ini banyak pihak mempertanyakan mengapa pemerintah begitu serius menjalin komunikasi perdagangan dengan Amerika Serikat. Padahal, negara tersebut merupakan pasar ekspor yang sangat strategis bagi Indonesia.

"Kenapa kita harus mempunyai perjanjian dagang dengan Amerika? Ini kadang-kadang mungkin teman-teman ada yang belum tahu," ujarnya.

Budi mengatakan, Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor terbesar yang memberikan surplus perdagangan paling besar bagi Indonesia.

Tercatat, nilai ekspor Indonesia ke Amerika Serikat mencapai 30,9 miliar dolar AS. Dari angka tersebut, Indonesia membukukan surplus perdagangan sebesar 18,11 miliar dolar AS.

"Bapak/Ibu, ekspor kita ke Amerika itu jumlahnya 30,9 miliar US Dollar. Surplus kita itu 18,11 miliar US Dollar. Surplus terbesar kita ke dunia itu ya ke Amerika. Surplus kita nomor 1 itu ke Amerika," ucapnya.

Menurut Budi, besarnya surplus tersebut membuat pemerintah berkepentingan menjaga akses pasar Indonesia di Amerika Serikat.

"Jadi kita harus mengamankan tadi, Amerika," ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu tonggak hubungan perdagangan kedua negara adalah penandatanganan TIFA pada Juli 1996. Kerangka kerja itu menjadi dasar dialog ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

"Dulu Juli 1996 kita mempunyai apa yang namanya TIFA, Trade and Investment Framework Agreement," kata Budi.

Meski belum memiliki perjanjian perdagangan komprehensif seperti yang dimiliki Indonesia dengan sejumlah negara lain, ekspor nasional ke Amerika Serikat justru terus meningkat dari tahun ke tahun.

"Padahal justru ekspor kita naik terus ke Amerika," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendag Dorong Mahasiswa Juga Jadi Aktivis Ekspor

Mendag Dorong Mahasiswa Juga Jadi Aktivis Ekspor

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:05 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Urus Ekspor RI Tahun Depan, Bagaimana Nasib Bea Cukai?

Danantara Sumberdaya Indonesia Urus Ekspor RI Tahun Depan, Bagaimana Nasib Bea Cukai?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:09 WIB

Mendag Tegaskan Amerika Serikat Negara Tujuan Ekspor Terpenting

Mendag Tegaskan Amerika Serikat Negara Tujuan Ekspor Terpenting

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:57 WIB

Terkini

KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon

KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:17 WIB

Jika Produksi Masih Kurang, ESDM Beri Kesempatan Perusahaan Tambang Revisi RKAB

Jika Produksi Masih Kurang, ESDM Beri Kesempatan Perusahaan Tambang Revisi RKAB

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:09 WIB

Pemerintah Batal Naikkan Harga Minyakita

Pemerintah Batal Naikkan Harga Minyakita

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:48 WIB

DJP Klaim Aturan Baru PPh Final Bikin UMKM Naik Kelas, Bukan Bebani Administrasi Pajak

DJP Klaim Aturan Baru PPh Final Bikin UMKM Naik Kelas, Bukan Bebani Administrasi Pajak

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:47 WIB

BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:31 WIB

Purbaya Mau ke China & Inggris Minggu Depan demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Mau ke China & Inggris Minggu Depan demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:23 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Urus Ekspor RI Tahun Depan, Bagaimana Nasib Bea Cukai?

Danantara Sumberdaya Indonesia Urus Ekspor RI Tahun Depan, Bagaimana Nasib Bea Cukai?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:09 WIB

BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp500 Miliar, Tunjukkan Keyakinan pada Prospek Jangka Panjang

BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp500 Miliar, Tunjukkan Keyakinan pada Prospek Jangka Panjang

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:58 WIB

IHSG Tembus Level 6.000, DSSA dan BUMi Jadi Jagoan

IHSG Tembus Level 6.000, DSSA dan BUMi Jadi Jagoan

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:52 WIB

Free Float Seret, FPNI Belum Kantongi Strategi Pasti Penuhi Ketentuan BEI

Free Float Seret, FPNI Belum Kantongi Strategi Pasti Penuhi Ketentuan BEI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:40 WIB