Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Mendag Tegaskan Amerika Serikat Negara Tujuan Ekspor Terpenting

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:57 WIB
Mendag Tegaskan Amerika Serikat Negara Tujuan Ekspor Terpenting
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan Amerika Serikat merupakan penyumbang surplus perdagangan terbesar bagi Indonesia senilai 18,11 miliar dolar AS. [Antara]
  • Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan Amerika Serikat merupakan penyumbang surplus perdagangan terbesar bagi Indonesia senilai 18,11 miliar dolar AS.
  • Pemerintah Indonesia berkomitmen mengamankan pasar Amerika Serikat di tengah ketidakpastian ekonomi global serta dinamika kebijakan tarif internasional saat ini.
  • Pemerintah menargetkan perluasan akses pasar ekspor melalui perjanjian IEU-CEPA yang rencananya mulai berlaku secara resmi awal tahun depan.

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso alias Busan mengungkapkan Amerika Serikat masih menjadi pasar ekspor paling penting bagi Indonesia. Bahkan, negeri Paman Sam tercatat sebagai penyumbang surplus perdagangan terbesar bagi Indonesia dibandingkan negara lain di dunia.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang dipicu kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat hingga konflik di Timur Tengah, Budi menegaskan pemerintah tetap optimistis terhadap kinerja ekspor nasional.

"Ekspor kita Januari-April ini meningkat 5,6 milyar USD. Dan ini bulan berturut-turut kita surplus," kata Budi Santoso saat menghadiri acara Campuspreneur di Institut Pertanian Bogor (IPB) yang disiarkan melalui akun youtube Kemendag, Jumat (12/6/2026).

Menurut Busan, besarnya kontribusi pasar Amerika menjadi alasan pemerintah terus berupaya menjaga hubungan dagang dengan negara tersebut. Sebab, nilai ekspor Indonesia ke Amerika Serikat mencapai puluhan miliar dolar AS setiap tahun.

"Ekspor kita ke Amerika itu jumlahnya 30,9 miliar US Dollar. Surplus kita itu 18,11 miliar US Dollar. Surplus terbesar kita ke dunia itu ya ke Amerika. Surplus kita nomor 1 itu ke Amerika," ujarnya.

Ia menjelaskan, setelah Amerika Serikat, negara penyumbang surplus perdagangan terbesar berikutnya bagi Indonesia adalah India, Filipina, Belanda, dan Vietnam.

"Nomor 2 baru ke India, ke Filipina, ke Belanda, dan ke Vietnam," kata Budi.

Karena itu, pemerintah menilai pasar Amerika Serikat harus tetap diamankan di tengah berbagai dinamika perdagangan internasional yang terjadi saat ini.

"Jadi kita harus mengamankan tadi, Amerika," ucapnya.

Meski belum memiliki perjanjian perdagangan komprehensif, ekspor Indonesia ke Amerika Serikat terus menunjukkan tren peningkatan. Kondisi itu menjadi salah satu alasan pemerintah tetap berupaya mempertahankan akses pasar ke negara tersebut.

"Padahal justru ekspor kita naik terus ke Amerika. Nah, itu salah satu kenapa kemudian kita tetap mempertahankan pasar kita di Amerika," ujar Budi.

Selain Amerika Serikat, pemerintah juga tengah memperluas akses pasar melalui sejumlah perjanjian dagang dengan negara dan kawasan lain. Salah satunya adalah Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) yang telah ditandatangani dan ditargetkan mulai berlaku pada awal tahun depan.

Budi mengatakan perjanjian tersebut akan membuka peluang lebih besar bagi produk Indonesia karena banyak komoditas ekspor yang akan menikmati tarif masuk nol persen ke pasar Uni Eropa.

"Mudah-mudahan awal tahun depan sudah berjalan, banyak produk kita yang 0 persen ke sana," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singapura Buka Suara soal Aturan Ekspor Satu Pintu Danantara Sumberdaya Indonesia

Singapura Buka Suara soal Aturan Ekspor Satu Pintu Danantara Sumberdaya Indonesia

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:00 WIB

Indonesia Tak Bisa Ekspor Listrik ke Singapura Tahun Ini, Airlangga Bongkar Alasannya

Indonesia Tak Bisa Ekspor Listrik ke Singapura Tahun Ini, Airlangga Bongkar Alasannya

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:24 WIB

PT PMM Sebut TNI AL Bertindak Arogan Buka 15 Kontainer, Sengketa Ekspor Tambang Makin Memanas

PT PMM Sebut TNI AL Bertindak Arogan Buka 15 Kontainer, Sengketa Ekspor Tambang Makin Memanas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:49 WIB

Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret

Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 00:08 WIB

Menteri Perdagangan di Talk Show JMFW: Kolaborasi Dengan E-commerce Jadi Kunci Perluas Pasar UMKM

Menteri Perdagangan di Talk Show JMFW: Kolaborasi Dengan E-commerce Jadi Kunci Perluas Pasar UMKM

Lifestyle | Selasa, 18 November 2025 | 13:28 WIB

Terkini

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:42 WIB

Marketeers Tech for Business 2026: Jurus Baru Digital Marketing di Era AI

Marketeers Tech for Business 2026: Jurus Baru Digital Marketing di Era AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:06 WIB

Listrik Sejumlah Wilayah Jawa Padam, Mas Bahlil Bilang Masalahnya di PLN

Listrik Sejumlah Wilayah Jawa Padam, Mas Bahlil Bilang Masalahnya di PLN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:57 WIB

Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape

Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:41 WIB

IHSG Tembus Level 6.000 Lagi, Saham BUMI dan BRMS Diburu Investor

IHSG Tembus Level 6.000 Lagi, Saham BUMI dan BRMS Diburu Investor

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:35 WIB

Kemnaker Raih 2 Penghargaan Government Social Media Summit 2026

Kemnaker Raih 2 Penghargaan Government Social Media Summit 2026

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:37 WIB

Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun

Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:19 WIB

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:10 WIB

BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS

BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:02 WIB

Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko

Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:54 WIB