Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Perusahaan media digital tersebut berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 45,1% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp 1,763 miliar, dibandingkan Rp 1,215 miliar pada tahun sebelumnya. Foto Rina-Suara.com
  • DIGI catat laba bersih Rp1,76 miliar pada 2025, naik 45,1% secara tahunan.
  • Aura Research dan bisnis AI jadi mesin pertumbuhan baru perusahaan.
  • DIGI bidik kenaikan pendapatan dari iklan digital dan kerja sama global.

Suara.com - PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Perusahaan media digital tersebut berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 45,1% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp 1,763 miliar, dibandingkan Rp 1,215 miliar pada tahun sebelumnya.

Capaian tersebut diungkapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Hotel Kimaya, Slipi, Jakarta, Jumat (12/6/2026). Peningkatan laba diraih meskipun pendapatan perusahaan menghadapi tekanan akibat berbagai tantangan eksternal yang memengaruhi industri media digital.

Direktur Utama PT Arkadia Digital Media Tbk, Suwarjono, mengatakan pertumbuhan laba bersih ditopang oleh strategi optimalisasi pendapatan, peningkatan produktivitas usaha, serta langkah efisiensi yang dijalankan secara konsisten.

"Capaian ini selain menjadi bukti daya tahan dan ketangguhan model bisnis Perseroan di tengah tantangan industri, juga istimewa karena melanjutkan grafik positif dari tahun sebelumnya," ujar Suwarjono dalam pemaparannya.

Ke depan, perusahaan optimistis dapat terus meningkatkan kinerja bisnis seiring membaiknya prospek industri periklanan digital. Salah satu fokus utama DIGI adalah memperbesar kontribusi pendapatan dari iklan langsung, khususnya dari sektor swasta, melalui penguatan strategi konten yang menyasar kalangan pengambil kebijakan dan masyarakat umum.

Dalam RUPST, manajemen memaparkan enam faktor utama yang diyakini menjadi motor pertumbuhan perusahaan. Faktor tersebut mencakup pengembangan program berbasis ekosistem media, komunitas dan media sosial, peningkatan kerja sama dengan platform global seperti Google dan Meta, tren kenaikan belanja iklan media, pengembangan layanan Aura Research berbasis data dan kecerdasan buatan (AI), penguatan media sosial berbasis media lokal dan influencer, serta pengembangan komunitas yang telah dibangun perusahaan.

Sementara itu, Komisaris PT Arkadia Digital Media Tbk, Iwa Sukresno Karunia, mengapresiasi capaian yang diraih manajemen. Menurutnya, pertumbuhan laba bersih menunjukkan perusahaan berada di jalur yang tepat untuk menciptakan keberlanjutan usaha dan profitabilitas jangka panjang.

"Capaian laba bersih ini menjadi simbol progres yang membuktikan bahwa kami berada di jalur yang tepat untuk menciptakan keberlanjutan dan profitabilitas di masa depan. Kami juga mengapresiasi kepemimpinan Direksi yang berhasil menjaga pertumbuhan berkelanjutan dan membuka peluang ekspansi baru," katanya.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang diajukan, termasuk pengesahan laporan tahunan tahun buku 2025, penetapan penggunaan laba rugi perusahaan, remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, serta penunjukan akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.

Usai RUPST, manajemen melanjutkan agenda Paparan Publik (Public Expose) secara daring. Dalam kesempatan tersebut, perusahaan kembali menegaskan optimisme terhadap prospek bisnis di tengah tren peningkatan belanja iklan digital.

PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Perusahaan media digital tersebut berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 45,1% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp 1,763 miliar, dibandingkan Rp 1,215 miliar pada tahun sebelumnya. Foto Rina-Suara.com
PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Perusahaan media digital tersebut berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 45,1% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp 1,763 miliar, dibandingkan Rp 1,215 miliar pada tahun sebelumnya. Foto Rina-Suara.com

Salah satu inovasi yang menjadi andalan perusahaan adalah peluncuran Aura Research pada Maret 2026. Layanan berbasis data dan kecerdasan buatan tersebut mengusung konsep "research, strategic & innovation" yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan internal maupun klien eksternal.

"Aura menawarkan layanan mulai dari riset dan pemetaan isu berbasis data hingga advokasi serta solusi strategis yang dapat dimanfaatkan berbagai pihak," jelas Suwarjono.

Selain itu, DIGI juga tengah mengembangkan model bisnis baru berbasis AI melalui pemanfaatan generative engine optimization (GEO). Teknologi ini merupakan pengembangan dari strategi search engine optimization (SEO) yang dirancang untuk mengoptimalkan pencarian dan distribusi konten berbasis kecerdasan buatan sesuai kebutuhan klien.

Dengan strategi diversifikasi pendapatan, pengembangan bisnis AI, serta inovasi digital yang terus diperkuat, Arkadia Digital Media optimistis dapat meningkatkan kinerja bisnis sekaligus memperkuat posisinya sebagai perusahaan media digital yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AI Memang Tidak Menghakimi, Tapi Apakah Curhat ke ChatGPT Benar-benar Menyehatkan?

AI Memang Tidak Menghakimi, Tapi Apakah Curhat ke ChatGPT Benar-benar Menyehatkan?

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:50 WIB

BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:31 WIB

BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp500 Miliar, Tunjukkan Keyakinan pada Prospek Jangka Panjang

BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp500 Miliar, Tunjukkan Keyakinan pada Prospek Jangka Panjang

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:58 WIB

Terkini

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB

Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ

Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:33 WIB

Hampir 30 Tahun Negosiasi, Perjanjian Dagang RI-AS Tak Kunjung Rampung

Hampir 30 Tahun Negosiasi, Perjanjian Dagang RI-AS Tak Kunjung Rampung

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:27 WIB

BAT Indonesia Kembali Raih Penghargaan HR Asia Awards, 10 Tahun Berturut-turut

BAT Indonesia Kembali Raih Penghargaan HR Asia Awards, 10 Tahun Berturut-turut

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:20 WIB

KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon

KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:17 WIB

Jika Produksi Masih Kurang, ESDM Beri Kesempatan Perusahaan Tambang Revisi RKAB

Jika Produksi Masih Kurang, ESDM Beri Kesempatan Perusahaan Tambang Revisi RKAB

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:09 WIB