Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB
Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur
Menko Pangan Zulkifli Hasan (Suara.com/Dea)
  • Menko Pangan Zulkifli Hasan memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan optimal hingga wilayah terpencil untuk mendukung target swasembada pangan.
  • Pemerintah mencatat realisasi penyaluran pupuk di Provinsi Aceh mencapai 92.575 ton hingga pertengahan Juni 2026 guna menjaga produktivitas.
  • Pemerintah akan membentuk Koperasi Desa Merah Putih untuk memperpendek rantai distribusi pupuk serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas, berjanji draf distribusi komoditas pupuk bersubsidi akan berjalan optimal hingga menyentuh wilayah paling barat di Indonesia.

Di samping itu, pihak eksekutif mengeklaim bahwa volume cadangan pupuk nasional saat ini berada dalam status aman terkendali guna mencukupi seluruh kebutuhan para pelaku tani sepanjang musim tanam berjalan tahun ini.

Di tengah langkah masif pemerintah dalam mengejar target akselerasi swasembada pangan nasional, kepastian ketersediaan input pertanian seperti pupuk ditempatkan sebagai pilar vital yang menentukan tinggi rendahnya produktivitas lahan.

Oleh sebab itu, tata kelola logistik pupuk bersubsidi secara konsisten berada di bawah radar pengawasan ketat pemerintah guna mengeliminasi potensi hambatan operasional di tingkat tapak.

Zulhas menegaskan bahwa orientasi utama pemerintah adalah memastikan produk pupuk bersubsidi ini dapat mendarat di tangan para petani secara tepat waktu (just-in-time), tidak terkecuali bagi mereka yang menggarap lahan di kawasan terpencil yang posisinya jauh dari gudang distribusi pusat.

Mengacu pada draf data statistik sektoral yang dirilis otoritas, realisasi volume penyaluran pupuk bersubsidi untuk wilayah Provinsi Aceh tercatat telah menyentuh angka 92.575 ton hingga pertengahan Juni 2026. Nominal tersebut setara dengan kisaran 32 persen dari total pagu alokasi tahunan yang diplot untuk Serambi Mekah sebesar 292.890 ton.

Menurut kalkulasi Menko Pangan, capaian performa serapan tersebut menjadi indikator riil bahwa sirkulasi logistik pupuk di Aceh bergerak dinamis dalam menyokong aktivitas pemeliharaan tanaman oleh para petani setempat.

Salah satu titik episentrum pertanian yang memiliki posisi strategis di provinsi tersebut adalah Kabupaten Aceh Besar. Wilayah agraris ini tercatat menjadi ruang penghidupan bagi sedikitnya 42.401 orang petani yang aktif bernaung di bawah payung hukum 703 kelompok tani (poktan).

Selain mengamankan lini sarana produksi, pemerintah juga berkomitmen menjaga tingkat kesejahteraan para petani lewat instrumen kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk komoditas gabah yang dipatok pada angka Rp6.500 per kilogram.

Menariknya, realisasi harga transaksi gabah riil di tingkat kelolaan petani Aceh Besar saat ini diklaim menembus angka Rp7.000 per kilogram, sebuah posisi yang berada di atas ambang batas bawah HPP nasional.

Menko Pangan memaparkan bahwa draf solusi jangka panjang yang tengah dimatangkan pemerintah adalah dengan menginisiasi pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. 

"Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan menjadi pusat layanan ekonomi desa, mulai dari penyaluran pupuk, penyerapan hasil panen, hingga distribusi bantuan pangan. Dengan rantai distribusi yang lebih pendek, petani mendapatkan harga yang lebih baik dan masyarakat memperoleh pangan dengan harga yang lebih terjangkau," terang Zulhas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Rp154 Miliar

Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Rp154 Miliar

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:01 WIB

MBG Bakal Ditarik dari Sekolah Elit, Fokus Daerah Terpencil

MBG Bakal Ditarik dari Sekolah Elit, Fokus Daerah Terpencil

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:29 WIB

Anggaran Diduga Disunat Rp1,4 M Per Unit, GMNI Laporkan Dugaan Korupsi KDMP ke Kejagung

Anggaran Diduga Disunat Rp1,4 M Per Unit, GMNI Laporkan Dugaan Korupsi KDMP ke Kejagung

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:21 WIB

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:01 WIB

Resmi! Link Pengumuman Hasil Akhir KDKMP 2026 Sudah Bisa Diakses, Cek Namamu Sekarang

Resmi! Link Pengumuman Hasil Akhir KDKMP 2026 Sudah Bisa Diakses, Cek Namamu Sekarang

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:47 WIB

Heboh Isu SDN di Ende Digusur Jadi Kopdes, Jenderal Maruli: Gak Normal kalau Membubarkan Sekolah

Heboh Isu SDN di Ende Digusur Jadi Kopdes, Jenderal Maruli: Gak Normal kalau Membubarkan Sekolah

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:55 WIB

Terkini

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:40 WIB

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:39 WIB

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:55 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:12 WIB