MBG Bakal Ditarik dari Sekolah Elit, Fokus Daerah Terpencil

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 11 Juni 2026 | 16:29 WIB
MBG Bakal Ditarik dari Sekolah Elit, Fokus Daerah Terpencil
Pemerintah akan menghapus program MBG dari sekolah elit. [Antara]
baca 10 detik
  • Pemerintah mengevaluasi penyaluran Makan Bergizi Gratis di sekolah elit agar bantuan program menjadi lebih tepat sasaran.
  • Menko Pangan Zulkifli Hasan menekankan pentingnya pengalihan fokus bantuan kepada kelompok masyarakat yang lebih membutuhkan bantuan.
  • Pemerintah memprioritaskan distribusi gizi ke wilayah 3T serta memperbaiki tata kelola program bersama Badan Gizi Nasional.

Suara.com - Pemerintah bakal mengevaluasi penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah elit. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penataan program agar bantuan lebih tepat sasaran.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan evaluasi tersebut merupakan bagian dari upaya refocusing penerima manfaat MBG yang saat ini tengah dilakukan pemerintah bersama manajemen baru Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurut dia, masih terdapat penerima manfaat yang sebenarnya tidak terlalu membutuhkan program tersebut. Di sisi lain, masih ada kelompok masyarakat yang semestinya menjadi prioritas namun belum seluruhnya terjangkau.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas). (Suara.com/Hiskia)
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas). (Suara.com/Hiskia)

"Nah, yang kedua, Saudara, dalam rangka perbaikan kita perlu refocusing agar penerima manfaat ini tepat," kata Zulhas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Ia menuturkan salah satu yang akan menjadi perhatian pemerintah adalah pelaksanaan MBG di sekolah-sekolah yang berasal dari kelompok ekonomi mampu. 

"Misalnya, sekolah-sekolah yang bagus ini akan dilakukan langsung 1 bulan ini. Sekolah-sekolah yang elit ya, memang enggak memerlukan makan bergizi ya tentu nanti akan dilihat," ujarnya.

Ketua Umum PAN itu menegaskan pemerintah tidak akan menghentikan program MBG. Namun, penyaluran bantuan akan ditata kembali agar lebih sesuai dengan tujuan awal program.

Pemerintah disebutnya ingin MBG dapat menjangkau kelompok yang lebih membutuhkan, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

"Yang memerlukan belum dapat, tapi yang enggak perlu dapat. Nah, ini akan ditata lebih lanjut karena kita akan fokus kepada yang terlambat ini, sangat terlambat di 3T," kata Zulhas.

baca juga

Ia menjelaskan wilayah 3T menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam proses pembenahan program MBG. Menurutnya, masih banyak masyarakat di daerah tersebut yang membutuhkan perhatian lebih dalam pemenuhan gizi.

Selain melakukan penajaman sasaran penerima manfaat, pemerintah juga tengah membenahi berbagai aspek lain dalam pelaksanaan MBG. Mulai dari tata kelola program, kualitas dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga keamanan pangan.

Zulhas mengatakan pemerintah memberikan waktu kepada manajemen baru BGN untuk melakukan penataan menyeluruh terhadap program yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Menurut dia, langkah pembenahan diperlukan agar pelaksanaan MBG berjalan lebih efektif dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat yang menjadi sasaran program.

"Oleh karena itu, perlu penataan yang menyeluruh oleh Kepala BGN dan Wakil Kepala dan tim yang baru untuk membenahi program yang sangat penting, program pokok dan kebijakan-kebijakan yang sungguh-sungguh bisa sesuai dengan harapan Bapak Presiden dan harapan kita semuanya," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:01 WIB

Luhut-Chatib Basri soal MBG: Jangan Bertengkar-Ini Masalah Kepercayaan!

Luhut-Chatib Basri soal MBG: Jangan Bertengkar-Ini Masalah Kepercayaan!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:55 WIB

Chatib Basri Sorot Efisiensi Anggaran MBG: Harus Lebih Efisien Lagi

Chatib Basri Sorot Efisiensi Anggaran MBG: Harus Lebih Efisien Lagi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:36 WIB

Terkini

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

×