Minat Investor pada Energi Bersih Buka Peluang Proyek Panas Bumi Peroleh Pendanaan Jangka Panjang

Fabiola Febrinastri

Senin, 15 Juni 2026 | 09:45 WIB
Minat Investor pada Energi Bersih Buka Peluang Proyek Panas Bumi Peroleh Pendanaan Jangka Panjang
Ilustrasi: Energi panas bumi. (Shutterstock)

Suara.com - Pengamat pasar modal, Dipo Satria Ramli meningkatnya perhatian investor terhadap energi bersih turut membuka peluang yang lebih besar bagi perusahaan panas bumi untuk memperoleh pendanaan jangka panjang.

Minat investor global terhadap sektor energi bersih terus menunjukkan tren peningkatan seiring menguatnya komitmen berbagai negara dalam mencapai target net zero emission. Di tengah kebutuhan investasi yang semakin besar untuk mendukung transisi energi, proyek-proyek energi terbarukan dinilai memiliki peluang yang semakin luas untuk memperoleh akses pendanaan, termasuk pengembangan panas bumi di Indonesia.

“Memang ada beberapa tipe investor niche tertentu yang hanya fokus pada clean energy. Jadi, proyek-proyek panas bumi dengan prospek yang jelas akan sangat menarik bagi mereka,” katanya, Senin (15/6/2026).

Menurut Dipo, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) termasuk perusahaan yang berada dalam posisi menguntungkan karena memiliki portofolio proyek yang relatif matang dibandingkan banyak pengembang lainnya. Kesiapan proyek menjadi salah satu faktor utama yang diperhatikan investor sebelum menempatkan modalnya.

Pada awal Juni, tiga proyek panas bumi PGE berpotensi memperoleh dukungan pendanaan internasional setelah masuk dalam Green Book 2026 oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas). Ketiga proyek tersebut mencakup Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 (55 megawatt/MW), PLTP Lumut Balai Unit 4 (55 MW), serta PLTP Lahendong Unit 7–8 (50 MW).

Proyek yang telah memiliki kepastian offtaker, kesiapan infrastruktur pendukung, serta peta jalan pengembangan yang jelas akan lebih mudah memperoleh akses pembiayaan dari lembaga keuangan maupun investor internasional.

Selain kesiapan proyek, skema bisnis panas bumi di Indonesia juga dinilai memiliki daya tarik tersendiri. Dipo menuturkan, pendapatan dari penjualan listrik panas bumi kepada PT PLN (Persero) menggunakan denominasi dolar Amerika Serikat sehingga mampu mengurangi risiko fluktuasi nilai tukar.

“Pembayaran revenue dari PLN untuk geothermal dilakukan dalam mata uang dolar AS. Jadi walaupun rupiah mengalami pelemahan, tetap menarik karena tidak ada currency risk atau risiko nilai tukar yang signifikan,” ucap Dipo.

Dipo menambahkan bahwa kebutuhan pendanaan untuk mendukung transisi energi global akan terus meningkat dalam beberapa dekade mendatang. Kondisi tersebut membuka peluang bagi proyek-proyek energi hijau yang memiliki prospek bisnis kuat untuk memperoleh sumber pendanaan yang lebih beragam.

baca juga

“Transisi energi membutuhkan investasi yang besar dan berkelanjutan. Dalam konteks itu, panas bumi Indonesia memiliki peluang yang sangat baik untuk menjadi magnet pendanaan global,” jelas Dipo.

Sebagai negara dengan potensi panas bumi terbesar kedua di dunia, Indonesia memiliki posisi strategis dalam menarik investasi hijau global. Energi panas bumi juga berperan penting dalam mendukung ketahanan energi nasional karena mampu menyediakan pasokan listrik stabil sepanjang waktu (baseload).

Sejalan dengan agenda transisi energi nasional, pengembangan panas bumi menjadi salah satu prioritas dalam RUPTL PLN 2025-2034 melalui target peningkatan kapasitas EBT. Meningkatnya minat investor terhadap sektor ini menjadi momentum penting untuk mempercepat pengembangan panas bumi sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam investasi energi bersih global. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panas Bumi Indonesia Melesat, PGE Dapat Suntikan Dana Rp7,8 Triliun untuk 3 Proyek Strategis

Panas Bumi Indonesia Melesat, PGE Dapat Suntikan Dana Rp7,8 Triliun untuk 3 Proyek Strategis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:14 WIB

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:30 WIB

Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih

Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:18 WIB

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:43 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Terkini

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

News | Minggu, 20 September 2026 | 09:11 WIB

Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri

Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:10 WIB

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 09:04 WIB

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 09:00 WIB

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Batam | Minggu, 20 September 2026 | 08:58 WIB

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Jogja | Minggu, 20 September 2026 | 08:30 WIB

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 08:28 WIB

Ramalan Zodiak 20-26 September 2026: Ini 5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini

Ramalan Zodiak 20-26 September 2026: Ini 5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 08:22 WIB

Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan

Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 08:05 WIB

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 08:00 WIB

×