Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

M Nurhadi

Selasa, 16 Juni 2026 | 10:17 WIB
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
ARSIP-Rupiah [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah berada pada posisi stagnan di level Rp17.712 per dolar AS akibat sikap waspada pelaku pasar global.
  • Pemerintah Indonesia mengambil kebijakan fiskal strategis melalui penyesuaian anggaran prioritas dan harga BBM untuk menjaga stabilitas makroekonomi domestik.
  • Ekonom memproyeksikan kebijakan taktis tersebut dapat mendorong penguatan nilai tukar rupiah menuju kisaran Rp17.500 pada pekan depan.

Suara.com - Nilai tukar rupiah membuka sesi perdagangan di pasar internasional dengan posisi stagnan pada level Rp17.712 per dolar Amerika Serikat (AS).

Kondisi ini mencerminkan sikap kehati-hatian (wait and see) para pelaku pasar global yang sedang mengantisipasi keputusan suku bunga dari sejumlah bank sentral utama dunia pada pekan ini.

Konsolidasi mata uang Garuda ini terjadi bersamaan dengan kenaikan tipis harga minyak mentah dunia sebesar 0,5 persen ke posisi US$83,59 per barel pada sesi perdagangan Selasa (16/6) pukul 07:45 WIB.

Pergerakan harga komoditas energi tersebut mulai stabil setelah sempat mengalami tekanan akibat meredanya kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan rantai pasok dari kawasan Timur Tengah.

Meskipun stabilisasi harga minyak dan melandainya tekanan indeks dolar AS dipandang sebagai perkembangan yang positif, faktor eksternal tersebut dinilai belum cukup kuat untuk mengubah sentimen pasar secara drastis.

Dari sisi domestik, iklim investasi mendapat dorongan sentimen positif setelah pelaku pasar menyambut baik langkah pemerintah yang berencana melakukan penyesuaian alokasi anggaran pada sejumlah program prioritas nasional, termasuk proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Komunikasi publik yang dibangun otoritas eksekutif mengenai fleksibilitas anggaran ini diartikan oleh investor sebagai komitmen kuat dalam menjaga disiplin fiskal negara.

Selain itu, keputusan pemerintah untuk melakukan transmisi penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi mengikuti kenaikan harga minyak dunia yang melampaui asumsi dasar APBN 2026 juga direspons positif.

Langkah penyesuaian harga ini dinilai berhasil meredam kekhawatiran pelaku pasar yang sebelumnya cemas terhadap potensi pembengkakan beban subsidi yang dapat menggerus ruang fiskal anggaran negara.

baca juga

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menilai bahwa rangkaian kebijakan taktis pemerintah ini memiliki potensi untuk mendorong penguatan rupiah lebih lanjut menuju kisaran Rp17.500 per dolar AS pada pekan depan.

"Pasar mulai melihat bahwa otoritas ekonomi Indonesia bersedia mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan memulihkan kepercayaan investor," urai Fakhrul.

Indikator pulihnya kepercayaan investor ini diperkirakan baru akan tercermin secara riil pada sesi perdagangan domestik esok hari, Rabu (17/6).

Sebab, pada hari ini pasar keuangan dalam negeri ditutup operasionalnya demi memperingati hari libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.

Kendati demikian, proyeksi penguatan menuju level Rp17.500 tersebut tetap harus dilihat dalam konteks makro yang lebih luas, mengingat dinamika eksternal seperti kebijakan moneter global masih memegang peranan penting.

Sebelum memasuki masa libur perdagangan domestik, mata uang rupiah tercatat menunjukkan performa yang sangat impresif hingga penutupan sesi perdagangan Senin (15/6). Rupiah bahkan sukses memimpin penguatan dan menjadi mata uang dengan performa paling tangguh di antara jajaran mata uang negara Asia lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Saya Memang Tukang Lapor!' Firdaus Oiwobo Polisikan Tyo Eks Ketua BEM UGM Usai Kritik Prabowo

'Saya Memang Tukang Lapor!' Firdaus Oiwobo Polisikan Tyo Eks Ketua BEM UGM Usai Kritik Prabowo

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:54 WIB

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:00 WIB

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 23:15 WIB

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:55 WIB

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:37 WIB

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:20 WIB

Terkini

SUGBK Masih Diragukan Dipakai Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Maret 2027

SUGBK Masih Diragukan Dipakai Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Maret 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup

Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Resmi, Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027

Resmi, Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:48 WIB

'Pembalut Bukan Gaya Hidup' Politisi PKB Desak Pemerintah Pajaki Konglomerat Ketimbang Perempuan

'Pembalut Bukan Gaya Hidup' Politisi PKB Desak Pemerintah Pajaki Konglomerat Ketimbang Perempuan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Sinopsis The Good Lawyer, Thriller Hukum Laurent Lafitte Hadir 9 November

Sinopsis The Good Lawyer, Thriller Hukum Laurent Lafitte Hadir 9 November

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Hashim: Indonesia Gelap Karena Dibebani Utang Itu Bohong

Hashim: Indonesia Gelap Karena Dibebani Utang Itu Bohong

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:38 WIB

Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026

Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:38 WIB

WhatsApp Hadirkan 4 Fitur Baru, Pengguna Bisa Kirim Riwayat Chat ke Anggota Grup,

WhatsApp Hadirkan 4 Fitur Baru, Pengguna Bisa Kirim Riwayat Chat ke Anggota Grup,

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Drama Kalung Berlian Rp300 Juta Jatuh di Bandara Soetta yang Berakhir Manis

Drama Kalung Berlian Rp300 Juta Jatuh di Bandara Soetta yang Berakhir Manis

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:30 WIB

×