Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

M Nurhadi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 16 Juni 2026 | 10:00 WIB
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berencana memberikan relaksasi kuota produksi batu bara pada RKAB tahun 2026. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengusulkan pagu indikatif anggaran kementerian tahun 2027 sebesar Rp27,33 triliun dalam RDP bersama DPR RI.
  • Sebesar 82 persen dari total anggaran dialokasikan untuk membiayai berbagai program strategis serta pembangunan infrastruktur fisik di Indonesia.
  • Direktorat Jenderal Migas dan Ketenagalistrikan menerima alokasi dana terbesar guna mendukung perluasan akses listrik dan kemandirian energi nasional.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, resmi mengajukan usulan pagu indikatif anggaran kementeriannya untuk tahun anggaran 2027 sebesar Rp 27,33 triliun. Rancangan tersebut disampaikan dalam agenda pemaparan resmi pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI.

Bahlil menguraikan bahwa sebagian besar dari total komposisi finansial yang diusulkan tersebut, yakni berkisar 82 persen atau setara dengan Rp 22,48 triliun, secara khusus dialokasikan untuk mendanai berbagai program strategis serta pembangunan infrastruktur fisik.

"Dari Pagu Indikatif sebesar Rp 27,33 triliun, yang kita bagi ke dalam program strategis infrastruktur sebesar 82 persen (Rp 22,48 triliun), publik nonfisik sekitar 5 persen atau setara dengan Rp 1,3 triliun, kemudian belanja operasional itu sebesar Rp 3,56 triliun atau sekitar 13 persen," urai Bahlil di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6).

Dalam dokumen usulan yang dipaparkan di depan legislatif, seluruh pos keuangan tersebut nantinya disalurkan ke berbagai unit kerja, direktorat jenderal, serta badan teknis di bawah naungan internal Kementerian ESDM dengan rincian sebagai berikut:

  • Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi: Rp 11,325 triliun
  • Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan: Rp 10,460 triliun
  • Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE): Rp 1,813 triliun
  • Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) ESDM: Rp 881,43 miliar
  • Badan Geologi: Rp 749,49 miliar
  • Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara: Rp 702,53 miliar
  • Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM: Rp 532,75 billion
  • Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas): Rp 474,43 miliar
  • Inspektorat Jenderal ESDM: Rp 124,46 miliar
  • Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA): Rp 105,31 miliar
  • Direktorat Jenderal Penegakan Hukum: Rp 86,38 miliar
  • Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN): Rp 78,60 miliar

Berdasarkan pemetaan angka di atas, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) menempati posisi teratas sebagai unit kerja dengan serapan anggaran terbesar, yang kemudian disusul oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan di peringkat kedua.

Bahlil mengungkapkan bahwa besarnya pagu dana untuk Ditjen Ketenagalistrikan sengaja disusun guna merespons serta mengakomodasi  pentingnya perluasan program kerja yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat, seperti program listrik pedesaan, fasilitas pemasangan sambungan listrik gratis, hingga pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga.

Sementara itu, untuk pos anggaran Ditjen Migas, pemanfaatannya difokuskan pada akselerasi kemandirian energi dan pemangkasan beban subsidi.

Beberapa program utama di antaranya adalah pengadaan paket converter kit untuk kelompok petani senilai Rp 158,50 miliar, serta proyek masif perluasan jargas nasional sebesar Rp 5,212 triliun yang ditargetkan mampu meminimalkan ketergantungan impor terhadap komoditas LPG.

Selain jargas lokal, dana berskala jumbo tersebut juga diarahkan guna menyelesaikan proyek infrastruktur jaringan pipa gas bumi strategis. Salah satunya yakni pendanaan untuk proyek tahun jamak (multiyears) Pipa Gas Bumi Dusem di wilayah pulau Sumatera yang menguras dana senilai Rp 3,998 triliun.

baca juga

"Maka kami sebagai pemerintah, khususnya saya sebagai Menteri ESDM mencoba untuk mengadopsi, memahami dari apa yang disampaikan oleh teman-teman anggota Komisi XII. Maka kemudian kita alihkan 80% lebih kita alokasikan untuk rakyat," tegas Bahlil

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:40 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Bahlil Sebut Indonesia Tetap Lanjutkan Kontrak Impor Minyak

Selat Hormuz Dibuka, Bahlil Sebut Indonesia Tetap Lanjutkan Kontrak Impor Minyak

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB

Bahlil Ungkap Kontrak Batu Bara PLN Kurang 20 Juta Ton, Listrik Bisa Terganggu?

Bahlil Ungkap Kontrak Batu Bara PLN Kurang 20 Juta Ton, Listrik Bisa Terganggu?

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 20:06 WIB

Tolak Kelola Dapur MBG Demi Etika, Wali Murid di Sleman Bongkar Sisi Buruk Makan Bergizi Gratis

Tolak Kelola Dapur MBG Demi Etika, Wali Murid di Sleman Bongkar Sisi Buruk Makan Bergizi Gratis

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:00 WIB

Biaya Kuliah Meroket, Mahasiswa Minta Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG

Biaya Kuliah Meroket, Mahasiswa Minta Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:59 WIB

BGN Siapkan Efisiensi Besar-Besaran, 8 Juta Penerima MBG Terancam Dicoret

BGN Siapkan Efisiensi Besar-Besaran, 8 Juta Penerima MBG Terancam Dicoret

News | Senin, 15 Juni 2026 | 19:41 WIB

Terkini

Promo Cashback Hingga Diskon 35 % Ramaikan BRI Wellness Experience

Promo Cashback Hingga Diskon 35 % Ramaikan BRI Wellness Experience

Malang | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:39 WIB

BRI Wellness Experience Angkat Potensi Sports and Wellness Tourism Indonesia

BRI Wellness Experience Angkat Potensi Sports and Wellness Tourism Indonesia

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:35 WIB

Bahlil Ungkap Alasan IAS Jadi Calon Tunggal, Sekaligus Singgung Appi yang Absen

Bahlil Ungkap Alasan IAS Jadi Calon Tunggal, Sekaligus Singgung Appi yang Absen

Sulsel | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:31 WIB

Cekcok Dua Anggota DPRD Riau Berujung Bentrok, Golkar Pusat Minta Maaf

Cekcok Dua Anggota DPRD Riau Berujung Bentrok, Golkar Pusat Minta Maaf

Riau | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:24 WIB

Bedak Tabur Viva Face Powder untuk Kulit Sawo Matang No Berapa? Ini Pilihan Shade yang Paling Cocok

Bedak Tabur Viva Face Powder untuk Kulit Sawo Matang No Berapa? Ini Pilihan Shade yang Paling Cocok

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:15 WIB

Bahlil soal Antrean BBM di Sumatera: Bukan Minyak Habis, tapi Sopir Tangki Mogok

Bahlil soal Antrean BBM di Sumatera: Bukan Minyak Habis, tapi Sopir Tangki Mogok

Sulsel | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:06 WIB

DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?

DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:05 WIB

Kematian Dokter PPDS di Siak Masih Misteri, 4 Orang Diperiksa

Kematian Dokter PPDS di Siak Masih Misteri, 4 Orang Diperiksa

Riau | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:52 WIB

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:34 WIB

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:30 WIB

×