Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.715

Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:17 WIB
Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik
Iustrasi Kilang Minyak [Pexels].
  • Harga minyak mentah Brent dan WTI naik pada Rabu 17 Juni setelah sempat anjlok akibat sentimen pasar.
  • Kenaikan harga dipicu sikap hati-hati investor menanti kepastian kesepakatan damai AS dan Iran terkait Selat Hormuz.
  • Ketidakpastian geopolitik serta data penurunan persediaan minyak mentah AS mempengaruhi fluktuasi harga di pasar global saat ini.

Suara.com - Harga minyak mentah merangkak naik pada perdagangan Rabu 17 Juni, memangkas sebagian kerugian besar dari sesi sebelumnya.

Pergerakan ini dipicu oleh sikap hati-hati investor dalam menilai kepastian berakhirnya perang Iran serta realisasi pembukaan kembali Selat Hormuz.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent naik 47 sen atau 0,6 persen ke level 79,43 dolar AS per barel pada pukul 00.38 GMT (07.38 WIB).

Sejalan dengan itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 48 sen atau 0,6 persen menjadi 76,53 dolar AS per barel.

Sebelumnya pada perdagangan Selasa, kedua instrumen acuan tersebut sempat anjlok hingga 5 persen selama dua sesi berturut-turut ke level terendah dalam tiga bulan terakhir.

Pelemahan itu didorong oleh ekspektasi bahwa kesepakatan damai antara AS dan Iran akan memulihkan kembali arus lalu lintas minyak mentah melalui Selat Hormuz.

ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)
ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)

"Pasar minyak sempat melemah karena ekspektasi pembukaan kembali Selat Hormuz pasca-kesepakatan damai. Namun, para pelaku pasar menahan aksi jual lebih lanjut sembari menunggu detail kesepakatan tersebut," ujar Hiroyuki Kikukawa, Kepala Strategi Nissan Securities Investment.

Ia memproyeksikan harga WTI masih akan berfluktuasi di kisaran 10 dolar AS di atas atau di bawah 80 dolar AS per barel.

Rincian mengenai draf kesepakatan damai sementara mulai terungkap pada Selasa kemarin.

Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa perjanjian tersebut akan menutup ruang bagi Teheran untuk mengembangkan senjata nuklir.

Di sisi lain, pejabat AS membisikkan bahwa Iran akan langsung diizinkan menjual minyaknya setelah nota kesepahaman (MoU) resmi ditandatangani.

Meski teks MoU belum dipublikasikan, dokumen tersebut kabarnya memperpanjang masa gencatan senjata yang sempat diumumkan pada April lalu hingga 60 hari ke depan, guna memberikan ruang bagi negosiasi perdamaian permanen.

Berdasarkan kesepakatan ini, AS berkomitmen mencabut blokade di pelabuhan-pelabuhan Iran.

Sebagai imbalannya, Teheran wajib menjamin keamanan lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz, yang praktis tersumbat sejak serangan AS dan Israel pada 28 Februari lalu.

Namun, pelaku industri memperkirakan pemulihan penuh produksi dan kilang minyak ke level sebelum perang akan memakan waktu mingguan, bulanan, bahkan tahunan.

Di sisi lain, ketidakpastian regional masih membayangi setelah Israel memilih menjaga jarak dari kesepakatan damai ini.

Serangan Israel terhadap Iran (x.com)
Serangan Israel terhadap Iran (x.com)

Ketegangan di lapangan pun belum sepenuhnya mereda; kantor berita Lebanon (NNA) melaporkan serangan pesawat nirawak (drone) Israel menewaskan sedikitnya empat orang di Lebanon selatan pada Selasa.

Insiden ini memicu teguran publik yang jarang terjadi dari Donald Trump terhadap taktik militer Israel.

Dari sisi permintaan, data terbaru menunjukkan bahwa serapan minyak mentah China pada Mei melonjak turun hingga 9,1 persen secara tahunan (year-on-year) ke level terendah dalam hampir empat tahun terakhir.

Penurunan ini mengindikasikan bahwa sejumlah kilang di China mulai menguras cadangan internal mereka selama perang Iran berkecamuk.

Sementara itu, laporan American Petroleum Institute (API) mencatat persediaan minyak mentah AS menyusut tajam hingga 8,3 juta barel untuk pekan yang berakhir pada 12 Juni.

Angka penurunan ini jauh melampaui perkiraan pasar yang semula memprediksi penyusutan sebesar 4,6 juta barel.

Pasar kini tengah menantikan rilis data resmi dari Badan Informasi Energi (EIA) AS pada Rabu siang waktu setempat untuk mengonfirmasi arah pasokan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:56 WIB

Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel

Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:36 WIB

Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis

Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:12 WIB

IHSG-Rupiah Perkasa, Bos Danantara: Investor Mulai Percaya Terhadap Indonesia

IHSG-Rupiah Perkasa, Bos Danantara: Investor Mulai Percaya Terhadap Indonesia

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 18:23 WIB

Rupiah Menguat dan IHSG Terbang, Apakah Damai AS-Iran Jadi Titik Balik Ekonomi RI?

Rupiah Menguat dan IHSG Terbang, Apakah Damai AS-Iran Jadi Titik Balik Ekonomi RI?

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 18:11 WIB

Masih Perkasa, Nilai Tukar Rupiah Naik Paling Tinggi di Asia ke Level Rp17.708

Masih Perkasa, Nilai Tukar Rupiah Naik Paling Tinggi di Asia ke Level Rp17.708

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 16:27 WIB

Terkini

IHSG Masih Dalam Tren Menguat, Pantau Saham BMRI

IHSG Masih Dalam Tren Menguat, Pantau Saham BMRI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:14 WIB

Pertimbangkan Jual, Harga Buyback Emas Antam Naik Tinggi Jadi Rp2.514.000/Gram

Pertimbangkan Jual, Harga Buyback Emas Antam Naik Tinggi Jadi Rp2.514.000/Gram

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:50 WIB

Melonjak 54,37%, BTN Bukukan Laba Bersih Rp1,85 Triliun Hingga Mei

Melonjak 54,37%, BTN Bukukan Laba Bersih Rp1,85 Triliun Hingga Mei

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:44 WIB

Investor Kembali Borong Kripto, Harga Bitcon Tembus USD 65.900

Investor Kembali Borong Kripto, Harga Bitcon Tembus USD 65.900

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:15 WIB

Heboh Struk SPBU Tulis Harga Pertalite Rp18.040 per Liter, Pertamina: Itu Harga Keekonomian

Heboh Struk SPBU Tulis Harga Pertalite Rp18.040 per Liter, Pertamina: Itu Harga Keekonomian

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:11 WIB

Bank of Japan Pilih Lawan Inflasi, Suku Bunga Naik Tertinggi Sejak 1995 di Tengah Pelemahan Yen

Bank of Japan Pilih Lawan Inflasi, Suku Bunga Naik Tertinggi Sejak 1995 di Tengah Pelemahan Yen

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:04 WIB

IHSG Bangkit dari Titik Terendah, Sinyal Pemulihan Makin Kuat Jelang Putusan MSCI

IHSG Bangkit dari Titik Terendah, Sinyal Pemulihan Makin Kuat Jelang Putusan MSCI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:58 WIB

MBMA Rombak Direksi, Eks GoTo hingga Veteran Tambang Masuk Jajaran Pimpinan

MBMA Rombak Direksi, Eks GoTo hingga Veteran Tambang Masuk Jajaran Pimpinan

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:52 WIB

Vape Jadi Alat Bantu Beralih Merokok Paling Populer di Inggris

Vape Jadi Alat Bantu Beralih Merokok Paling Populer di Inggris

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:45 WIB

IHSG Bangkit di Tengah Ketidakpastian Global, Sucor Sekuritas: Peluang ke 6.700 Masih Terbuka

IHSG Bangkit di Tengah Ketidakpastian Global, Sucor Sekuritas: Peluang ke 6.700 Masih Terbuka

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:39 WIB