Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 17 Juni 2026 | 17:51 WIB
Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan harga BBM non subsidi berpeluang turun dalam waktu mendatang seiring melemahnya harga minyak mentah dunia. Foto Antara.
baca 10 detik
  • ESDM pastikan BBM non subsidi bisa turun jika harga minyak dunia melemah.
  • Harga Pertamax Cs mengikuti mekanisme pasar dan harga keekonomian.
  • Sinyal damai AS-Iran dan Selat Hormuz tekan harga minyak global.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan harga BBM non subsidi berpeluang turun dalam waktu mendatang seiring melemahnya harga minyak mentah dunia.

Peluang penurunan harga itu muncul setelah ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai mereda. Salah satu pemicunya adalah rencana pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi urat nadi distribusi minyak mentah global.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menegaskan bahwa harga BBM non subsidi pada prinsipnya mengikuti pergerakan harga minyak dunia. Karena itu, jika harga minyak global turun, maka harga BBM non subsidi di dalam negeri juga berpotensi mengalami penyesuaian ke bawah.

"Apakah bisa turun? Pasti. Ketika harga minyak dunia turun sudah dipastikan harga BBM non-subsidi akan turun. Begitu juga sebaliknya ketika harga minyak dunia naik, mau tidak mau tidak terhindarkan dia akan sesuaikan harga keekonomiannya," ujar Anggia di Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Menurut dia, mekanisme tersebut berlaku untuk seluruh BBM non subsidi yang dipasarkan oleh PT Pertamina (Persero) maupun badan usaha swasta lainnya. Penentuan harga mengacu pada formula keekonomian yang telah diatur pemerintah.

"BBM non subsidi tidak hanya Pertamax tapi juga BBM lainnya yang dijual badan usaha, memang mengikuti mekanisme harga pasar. Minyak mentah dunia naik atau turun, mau tak mau BBM non subsidi akan mengikuti harga keekonomiannya. Ada aturannya di Kepmen," katanya.

Anggia menjelaskan, kenaikan harga BBM non subsidi yang dilakukan pada 10 Juni 2026 lalu merupakan langkah untuk mengejar harga keekonomian yang sempat tertahan.

Saat itu, pemerintah memilih menahan harga pada April meski tren harga minyak global sedang meningkat. Sementara sejumlah negara tetangga telah lebih dahulu melakukan penyesuaian harga BBM.

Karena itu, ketika harga minyak dunia mulai bergerak turun, pemerintah membuka peluang adanya koreksi harga BBM non subsidi.

baca juga

"Kalau ditanya harga minyak dunia akan turun enggak? Pasti nanti akan ada penyesuaian juga harga BBM non subsidi," ujarnya.

Penurunan harga minyak dunia terjadi setelah muncul sinyal meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Pasar juga merespons positif rencana dibukanya kembali Selat Hormuz yang sempat terganggu sejak akhir Februari lalu.

Kondisi tersebut mengurangi kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan minyak global yang sebelumnya sempat mendorong harga energi melonjak.

Berdasarkan laporan Reuters, harga minyak Brent pada perdagangan Rabu (17/6/2026) turun ke level USD79,43 per barel. Sementara minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat berada di posisi USD76,53 per barel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rombak Besar-Besaran, Kementerian ESDM Lantik 107 Pejabat Administrator dan Pengawas

Rombak Besar-Besaran, Kementerian ESDM Lantik 107 Pejabat Administrator dan Pengawas

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:03 WIB

Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:17 WIB

PDIP Sentil Seskab Teddy Soal Penyataan Harga Pertamax, Tak Berani Sebut Malaysia

PDIP Sentil Seskab Teddy Soal Penyataan Harga Pertamax, Tak Berani Sebut Malaysia

Video | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×