Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Investor Asing Antre Beli Saham EMAS, 50 Persen Jatah IPO Hong Kong Langsung Ludes

Achmad Fauzi

Kamis, 18 Juni 2026 | 08:09 WIB
Investor Asing Antre Beli Saham EMAS, 50 Persen Jatah IPO Hong Kong Langsung Ludes
Ilustrasi para pekerja di pertambangan emas milik EMAS. (Dok: MDKA)
  • PT Merdeka Gold Resources Tbk menarik minat investor global untuk pencatatan saham perdana di Bursa Efek Hong Kong.
  • Investor berkomitmen menyerap 50 persen saham penawaran dasar guna mendukung pengembangan operasional Tambang Emas Pani di Gorontalo.
  • Perusahaan melaksanakan masa penawaran institusi internasional mulai 17 Juni hingga 23 Juni 2026 untuk modal perusahaan.

Suara.com - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengungkapkan investor asing mulai antre membeli jelang pencatatan saham perseroan di Bursa Efek Hong Kong (Hong Kong Stock Exchange/HKEX).

Perseroan menyebut, investor utama atau cornerstone investors telah berkomitmen menyerap 50 persen dari jumlah saham yang ditawarkan dalam penawaran dasar, yang merupakan batas maksimum sesuai ketentuan pencatatan di HKEX.

Dukungan investor tersebut datang dari berbagai kalangan, mulai dari perusahaan pertambangan, perdagangan komoditas, hingga investor keuangan global.

Beberapa nama besar yang tercatat sebagai cornerstone investors antara lain Wanguo Gold Group Limited, CNGR (Hong Kong Material Science & Technology) Co. Limited, Mercuria Holdings (Singapore) Pte. Ltd., Trafigura Pte. Ltd., Glencore International AG, hingga Intera Mining Investment Limited yang merupakan anak usaha JCHX Mining Management Co Ltd. Sementara dari sektor keuangan terdapat Ping An of China Asset Management, GF Fund Management, Eurus Holdings SPC (ORIX), Dymon Asia Multi-Strategy Investment Master Fund, dan Wind Sabre Fund SPC.

Tambang Emas Pani (Dokumentasi MDKA)
Tambang Emas Pani (Dokumentasi MDKA)

Masuknya investor-investor kelas dunia tersebut dinilai menjadi sinyal kuat atas kepercayaan pasar internasional terhadap prospek bisnis Merdeka Gold Resources, terutama pengembangan Tambang Emas Pani di Gorontalo.

Presiden Direktur, Merdeka Gold Resources, Boyke P Abidin mengatakan dukungan investor global merupakan pengakuan terhadap kualitas aset dan kemampuan eksekusi perusahaan.

"Komitmen investor global dalam transaksi ini mencerminkan kepercayaan terhadap kualitas Tambang Emas Pani, kemampuan eksekusi Perseroan, serta prospek pertumbuhan jangka panjang yang kami miliki," ujar Boyke di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Perseroan memulai masa penawaran kepada investor institusi internasional atau bookbuilding mulai 17 Juni hingga 23 Juni 2026. Secara keseluruhan, penawaran global tersebut mewakili sekitar 7 persen modal ditempatkan perusahaan setelah pelaksanaan opsi greenshoe.

Seluruh saham yang ditawarkan merupakan saham sekunder yang dijual oleh pemegang saham minoritas.

Sementara PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebagai pemegang saham pengendali tidak akan menjual sahamnya dan tetap mempertahankan seluruh kepemilikan strategisnya di Merdeka Gold Resources.

Tingginya minat investor tidak lepas dari prospek Tambang Emas Pani yang saat ini memasuki fase pertumbuhan produksi. Sejak melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2025, perusahaan telah mencapai sejumlah tonggak penting, termasuk first gold pour pada Februari 2026 dan penjualan emas perdana pada Maret 2026.

Hingga akhir 2025, Tambang Emas Pani memiliki sumber daya mineral sebesar 7 juta ounce emas dan cadangan bijih sebesar 5,2 juta ounce emas. Setelah adanya tambahan sekitar 445 ribu ounce emas dari Prospek Kolokoa, total estimasi sumber daya mineral Tambang Emas Pani meningkat menjadi 7,4 juta ounce emas.

Ke depan, Merdeka Gold Resources menargetkan kapasitas pengolahan Tambang Emas Pani meningkat menjadi 22 juta ton per tahun pada 2028. Dengan pengembangan tersebut, produksi emas tahunan puncak diproyeksikan mencapai sekitar 545 ribu ounce per tahun, memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu produsen emas utama di kawasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Pengumuman MSCI, Simak Saham-saham yang Layak Dilirik Hari Ini

Jelang Pengumuman MSCI, Simak Saham-saham yang Layak Dilirik Hari Ini

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 07:39 WIB

IHSG Mulai Melemah Kembali Tapi Masih di level 6.200, Saham BBCA Gacor

IHSG Mulai Melemah Kembali Tapi Masih di level 6.200, Saham BBCA Gacor

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 12:54 WIB

IHSG Masih Dalam Tren Menguat, Pantau Saham BMRI

IHSG Masih Dalam Tren Menguat, Pantau Saham BMRI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:14 WIB

Terkini

Tak Hanya Listrik, Limbah Panas Bumi Disulap Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Tak Hanya Listrik, Limbah Panas Bumi Disulap Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 07:59 WIB

BI Diprediksi Tahan Suku Bunga di Level 5,50 Persen, Apa Pertimbangannya?

BI Diprediksi Tahan Suku Bunga di Level 5,50 Persen, Apa Pertimbangannya?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 07:40 WIB

Jelang Pengumuman MSCI, Simak Saham-saham yang Layak Dilirik Hari Ini

Jelang Pengumuman MSCI, Simak Saham-saham yang Layak Dilirik Hari Ini

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 07:39 WIB

OJK Minta Investor Lakukan Ini Jelang Pengumuman Baru MSCI

OJK Minta Investor Lakukan Ini Jelang Pengumuman Baru MSCI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 07:19 WIB

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:34 WIB

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:31 WIB

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:21 WIB

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:15 WIB

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:51 WIB

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:47 WIB