IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!
Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]
baca 10 detik
  • IHSG diprediksi bergerak bervariasi dengan penguatan terbatas pada perdagangan awal pekan, Senin, 22 Juni 2026 di Bursa Efek Indonesia.
  • Ketidakpastian geopolitik AS-Iran dan penguatan indeks dolar AS memicu kekhawatiran pelaku pasar akan potensi keluarnya arus modal asing.
  • Investor domestik menyeimbangkan pasar melalui aksi beli saham berdividen tinggi di tengah analisis teknikal yang menunjukkan sinyal bervariasi.

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin (22/6/2026), diperkirakan akan mengalami dinamika yang cukup menantang.

Pelaku pasar modal di Indonesia saat ini tengah mencermati pergerakan indeks yang diproyeksikan bergerak mixed atau bervariasi, namun masih menyimpan kecenderungan untuk menguat dalam rentang yang terbatas.

Dinamika ini sangat erat kaitannya dengan tarik-menarik antara sentimen makroekonomi internasional dan perburuan momentum korporasi di dalam negeri.

Bagi investor ritel maupun institusi di kota-kota besar yang aktif memantau portofolio mereka, faktor eksternal menjadi sorotan utama pekan ini.

Ketidakpastian geopolitik global kembali menyeruak ke permukaan, berpotensi memengaruhi arah arus modal asing (capital flow) yang selama ini menjadi salah satu motor penggerak likuiditas di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Salah satu variabel makro yang paling menyita perhatian bursa saham adalah perkembangan diplomasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Rencana penandatanganan kesepakatan damai yang sedianya dilangsungkan di Swiss dikabarkan mengalami penundaan. Hal ini memicu kecemasan di kalangan pelaku pasar global mengenai stabilitas kawasan Timur Tengah, khususnya potensi penutupan kembali Selat Hormuz yang merupakan jalur perlintasan vital bagi suplai minyak mentah dunia.

Kecemasan ini diperparah oleh melambungnya indeks dolar AS (DXY). Mata uang paman sam tersebut mencatatkan reli penguatan yang tajam hingga menyentuh level tertingginya dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Menguatnya dolar AS secara historis sering kali memicu capital outflow atau keluarnya dana investor asing dari pasar negara berkembang (emerging markets), termasuk Indonesia, karena aset berdenominasi dolar dianggap lebih menjanjikan dan aman (safe haven).

baca juga

Meski dihantam sentimen negatif dari luar negeri, pasar saham domestik masih memiliki daya tarik penyeimbang. Awal pekan ini bertepatan dengan momentum memasuki periode ex-date untuk pembagian dividen dengan imbal hasil (dividend yield) yang tinggi dari sejumlah emiten berfundamental kuat.

Fenomena ini biasanya memicu aksi beli oleh investor lokal yang mengincar pendapatan pasif dari pembagian laba perusahaan.

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, membedah kondisi ini dari sudut pandang analisis teknikal.

Menurutnya, meskipun indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih memancarkan sinyal penguatan tren, indikator Relative Strength Index (RSI) justru memperlihatkan kecenderungan pelemahan momentum beli.

"Kami memperkirakan IHSG bergerak mixed cenderung menguat terbatas dalam rentang support 6.000 dan resistance 6.260. Indikator MACD menunjukkan penguatan tren, sementara RSI cenderung bergerak turun," ujar dia, dalam keterangan yang diterima Redaksi Suara.com, Minggu (21/6/2026).

Lebih lanjut, Audi menekankan pentingnya bagi investor untuk memantau berita internasional secara real-time karena sensitivitas bursa terhadap isu geopolitik saat ini berada pada tingkat yang tinggi.

"Kami melihat pasar berpotensi bereaksi negatif apabila penandatanganan kesepakatan AS-Iran gagal dan Selat Hormuz kembali ditutup. Di sisi lain, penguatan indeks dolar AS berpotensi mendorong aksi investor asing, sementara saham-saham dengan dividend yield tinggi dapat menjadi perhatian pasar,"

Rekomendasi Saham Kiwoom Sekuritas

Menghadapi pergerakan pasar yang fluktuatif, Kiwoom Sekuritas Indonesia memberikan sejumlah rekomendasi saham pilihan berdasarkan kalkulasi teknikal bagi para trader dan investor.

Strategi yang disarankan cenderung memanfaatkan momentum penembusan level resistensi (breakout) dan pembelian spekulatif pada area support:

WIFI: Direkomendasikan dengan strategi buy on break apabila pergerakan harga saham berhasil menembus dan bertahan di level 1.735.

HMSP: Direkomendasikan untuk speculative buy, memanfaatkan potensi pantulan teknikal dari emiten barang konsumsi ini.

LSIP: Direkomendasikan dengan strategi buy on break jika harga mampu melewati level 1.315 secara solid.

Disclaimer: Artikel ini memuat informasi, proyeksi, dan analisis pasar saham yang disajikan murni untuk tujuan edukasi serta referensi informasi finansial. Segala bentuk rekomendasi saham, analisis teknikal, maupun sentimen geopolitik yang dijabarkan bukan merupakan instruksi atau paksaan untuk melakukan transaksi jual-beli. Keputusan investasi saham dan kripto mengandung risiko kerugian finansial yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:25 WIB

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Anak Muda Ramai Investasi tapi Tak Paham Cara Kerjanya, IPOT Ungkap Penyebabnya

Anak Muda Ramai Investasi tapi Tak Paham Cara Kerjanya, IPOT Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:16 WIB

Meski Pasar Saham RI Tak turun Kelas, Investor Asing Tetap Bawa Kabur Rp1,39 T

Meski Pasar Saham RI Tak turun Kelas, Investor Asing Tetap Bawa Kabur Rp1,39 T

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:29 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×