Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO

M Nurhadi

Selasa, 23 Juni 2026 | 08:34 WIB
Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO
PT Bach Multi Global Tbk (BACH) [Ist]
baca 10 detik
  • PT Bach Multi Global Tbk, bagian dari Grup Djarum, melakukan penawaran umum perdana saham untuk mendapatkan modal kerja.
  • Perusahaan melepas 615 juta lembar saham dengan rentang harga Rp400 hingga Rp500 untuk meraih dana Rp307,5 miliar.
  • Proses penawaran awal berlangsung pada 22–24 Juni 2026 dan saham dijadwalkan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 7 Juli.

Suara.com - Pasar modal Indonesia kembali bersiap kedatangan calon emiten baru di sektor infrastruktur pendukung telekomunikasi dan ketenagalistrikan.

Jaringan bisnis Grup Djarum, PT Bach Multi Global Tbk, secara resmi menggelar aksi korporasi berupa Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO) dengan menggunakan kode saham BACH.

Dalam rilis prospektus awal Perseroan, perusahaan yang telah didirikan sejak tahun 2006 ini menetapkan harga penawaran awal (bookbuilding) dalam rentang nilai Rp400 hingga Rp500 per lembar saham. Ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter) dalam aksi korporasi ini adalah PT Erdikha Elit Sekuritas.

Melalui gelaran IPO ini, BACH siap melepas sebanyak 615 juta lembar saham baru dengan nilai nominal Rp50 per lembar. Jumlah saham yang disodorkan kepada publik tersebut setara dengan 15,06% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan pasca-IPO.

Dari hasil penjualan saham perdana tersebut, BACH diproyeksikan bakal meraup aliran dana segar sekurang-kurangnya Rp246 miliar hingga sebanyak-banyaknya mencapai Rp307,5 miliar.

Berdasarkan rencana strategis perusahaan, mayoritas dana hasil IPO atau sekitar Rp231,48 giga/miliar akan langsung dialokasikan untuk kebutuhan modal kerja. Dana tersebut difokuskan untuk membiayai pembelian sekitar 44 unit genset baru yang nantinya akan dijual atau disewakan kembali kepada jajaran klien korporasi perseroan.

Dua Lini Bisnis Utama dan Rapor Finansial

PT Bach Multi Global Tbk saat ini bergerak di bawah payung dua lini bisnis utama yang melayani pemenuhan kebutuhan klien di seluruh wilayah Indonesia:

  • Sistem Ketenagalistrikan (Power Generation): BACH bertindak sebagai agen tunggal dan distributor eksklusif untuk genset premium merek Himoinsa asal Spanyol, serta memasarkan unit Austin Power System. Produk yang ditawarkan meliputi genset berbahan bakar diesel, bensin, maupun gas dengan rentang kapasitas mulai dari 7 kVA hingga 3.000 kVA. Lini ini melayani penjualan, instalasi, hingga penyewaan untuk kebutuhan sektor komersial, telekomunikasi, dan PLTD.
  • Konstruksi dan Pemeliharaan Telekomunikasi: Bertindak sebagai kontraktor end-to-end untuk pembangunan menara BTS, instalasi jaringan kabel fiber optik, hingga jasa pemeliharaan (Operation & Maintenance). Lini bisnis ini tercatat telah mengelola sekitar 41.000 site di berbagai wilayah Indonesia.

Kombinasi kedua lini bisnis ini berhasil membawa hubungan kemitraan dengan deretan klien kakap. Di sektor perbankan dan telekomunikasi, klien BACH mencakup BUMN seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), hingga perusahaan swasta seperti PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

baca juga

Sementara untuk lini menara dan fiber optik, BACH disokong penuh oleh internal emiten Grup Djarum seperti Protelindo Group, PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR), dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), serta bermitra dengan PT Link Net Tbk (LINK).

Kendati demikian, perseroan menegaskan masih memiliki ketergantungan pada pemasok luar negeri untuk komponen utama, yakni Himoinsa Asia Pacific Pte. Ltd. dan Guangdong Westinpower Co. Ltd.

Kemitraan strategis ini tecermin dari kinerja keuangan yang melonjak tajam. Hingga akhir Desember 2025, BACH sukses membukukan tren kenaikan pendapatan yang konsisten selama tiga tahun berturut-turut hingga menyentuh angka Rp1,73 triliun.

Lompatan ini didorong oleh lini bisnis penyediaan genset yang melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi Rp977,96 miliar di tahun 2025.

Dari sisi profitabilitas (bottom line), laba tahun berjalan perusahaan ikut terkerek naik hampir dua kali lipat secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp155,5 miliar per Desember 2025. Posisi aset perseroan berada di angka Rp1,23 triliun dengan total kewajiban (liabilitas) sebesar Rp696,68 miliar.

Peta Pemegang Saham dan Hak Opsi Grup Djarum

Struktur kepemilikan saham dalam tubuh BACH saat ini diisi oleh kombinasi perusahaan investasi dan perorangan dengan rincian sebagai berikut:

PT Bach Multi Sukses Investama (BMSI) – 61,55%
PT Global Telekomunikasi Prima (GTP) – 30%
Budi Kurniawan – 2,01%
Hartanto Rahardja – 1,8%
Edy Surianto – 1,59%
Zulfahmi Fithri – 1,53%
Hasby Jap – 1,52%

Sebagai catatan penting bagi investor, pemegang saham entitas GTP merupakan anak usaha langsung dari lini bisnis iForte (PT iForte Solusi Infotek) yang berada di bawah kendali Grup Djarum, di mana iForte telah mengakuisisi 98,21% saham GTP pada Juli 2023 lalu.

Prospektus awal mengonfirmasi adanya perjanjian hak opsi yang ditandatangani oleh BMSI dan GTP pada 7 Januari 2026. Perjanjian tersebut mewajibkan BMSI menjual kepemilikan sahamnya kepada GTP. Pada 13 Januari 2026, GTP secara resmi menyatakan bakal mengeksekusi hak opsi atas 1,04 miliar lembar saham milik BMSI tersebut.

Eksekusi hak opsi ini dijadwalkan berlangsung paling lambat 5 hari setelah BACH mencatatkan sahamnya di bursa, yang otomatis akan mengerek porsi kepemilikan saham GTP di dalam BACH melonjak drastis menjadi 51% sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai pemegang saham pengendali utama.

Jadwal Penting Pelaksanaan IPO BACH

Bagi para pelaku pasar dan investor yang tertarik untuk mengoleksi saham ini, berikut adalah rincian jadwal lengkap proses pelaksanaan IPO PT Bach Multi Global Tbk:

Masa Penawaran Awal (Bookbuilding): 22 – 24 Juni 2026
Masa Penawaran Umum: 1 – 3 Juli 2026
Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia (BEI): 7 Juli 2026

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Tertekan! Asing Lepas Saham Blue Chip Senilai Rp1,1 Triliun

IHSG Tertekan! Asing Lepas Saham Blue Chip Senilai Rp1,1 Triliun

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:44 WIB

IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat

IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 06:05 WIB

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:18 WIB

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 15:19 WIB

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:26 WIB

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:35 WIB

Terkini

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:42 WIB

Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP

Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:41 WIB

SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP

SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat

Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Daftar Mobil yang Wajib Dicoba Langsung Para Perempuan di Area Test Drive GIIAS 2026

Daftar Mobil yang Wajib Dicoba Langsung Para Perempuan di Area Test Drive GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Beda dari Biasanya, Sidang Tahunan MPR 2026 Tak Undang Perwakilan Negara Sahabat

Beda dari Biasanya, Sidang Tahunan MPR 2026 Tak Undang Perwakilan Negara Sahabat

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:28 WIB

Nekat Banget! 990 Besi di Atas Trailer Digondol Pakai Mobil Crane

Nekat Banget! 990 Besi di Atas Trailer Digondol Pakai Mobil Crane

Banten | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:28 WIB

×