Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah melemah ke Rp17.859 per dolar AS pada penutupan perdagangan.
  • Sentimen kenaikan suku bunga global tekan mata uang Asia.
  • Investor menanti keputusan MSCI soal status Emerging Market Indonesia.

Suara.com - Nilai tukar rupiah kembali meriang dengan menutup perdagangan di zona merah pada Selasa (22/6/2026). Mata uang Garuda masih belum mampu keluar dari tekanan dolar Amerika Serikat (AS) dan bertahan di kisaran Rp17.800 per dolar AS di tengah meningkatnya sentimen kehati-hatian investor global.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup melemah 16 poin atau 0,09% ke level Rp17.859 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.845 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan tekanan terhadap rupiah terjadi seiring menguatnya dolar AS yang didorong oleh meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap prospek kenaikan suku bunga. Kondisi tersebut memicu aksi jual di sejumlah aset berisiko, terutama sektor teknologi, sehingga mendorong investor beralih ke aset yang dianggap lebih aman.

"Rupiah dan mata uang regional maupun utama umumnya melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off global yang dipicu oleh kekhawatiran prospek kenaikan suku bunga dan sell off di sektor teknologi," ujar Lukman.

Meski demikian, ia menilai pelemahan rupiah masih relatif terbatas dibandingkan sejumlah mata uang regional lainnya. Menurutnya, pasar masih menaruh harapan pada keputusan MSCI terkait status pasar modal Indonesia.

"Rupiah sendiri tidak melemah terlalu besar, dengan investor masih berharap dan mengantisipasi pengumuman MSCI yang diperkirakan akan mempertahankan status Emerging Market pasar ekuitas Indonesia," katanya.

Tekanan terhadap mata uang di kawasan Asia juga terlihat cukup merata. Baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,71%, disusul peso Filipina yang merosot 0,37%.

Sementara itu, won Korea Selatan terkoreksi 0,18%, dolar Singapura melemah 0,17%, yuan China turun 0,16%, dan rupee India terdepresiasi 0,14% terhadap dolar AS.

Di sisi lain, ringgit Malaysia justru menjadi mata uang dengan kinerja terbaik di Asia setelah menguat 0,12%. Penguatan juga terjadi pada yen Jepang yang naik 0,06%, dolar Taiwan yang menguat 0,009%, serta dolar Hong Kong yang ditutup menguat tipis pada perdagangan hari ini.

baca juga

Pergerakan rupiah dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan bahwa faktor eksternal masih menjadi penentu utama arah pasar keuangan domestik. Selain menanti kepastian kebijakan suku bunga global, pelaku pasar juga mencermati keputusan MSCI yang dinilai berpotensi memengaruhi aliran dana asing ke pasar saham Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855

Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:36 WIB

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:00 WIB

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:12 WIB

Terkini

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Video | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

×