Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah melemah ke Rp17.859 per dolar AS pada penutupan perdagangan.
  • Sentimen kenaikan suku bunga global tekan mata uang Asia.
  • Investor menanti keputusan MSCI soal status Emerging Market Indonesia.

Suara.com - Nilai tukar rupiah kembali meriang dengan menutup perdagangan di zona merah pada Selasa (22/6/2026). Mata uang Garuda masih belum mampu keluar dari tekanan dolar Amerika Serikat (AS) dan bertahan di kisaran Rp17.800 per dolar AS di tengah meningkatnya sentimen kehati-hatian investor global.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup melemah 16 poin atau 0,09% ke level Rp17.859 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.845 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan tekanan terhadap rupiah terjadi seiring menguatnya dolar AS yang didorong oleh meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap prospek kenaikan suku bunga. Kondisi tersebut memicu aksi jual di sejumlah aset berisiko, terutama sektor teknologi, sehingga mendorong investor beralih ke aset yang dianggap lebih aman.

"Rupiah dan mata uang regional maupun utama umumnya melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off global yang dipicu oleh kekhawatiran prospek kenaikan suku bunga dan sell off di sektor teknologi," ujar Lukman.

Meski demikian, ia menilai pelemahan rupiah masih relatif terbatas dibandingkan sejumlah mata uang regional lainnya. Menurutnya, pasar masih menaruh harapan pada keputusan MSCI terkait status pasar modal Indonesia.

"Rupiah sendiri tidak melemah terlalu besar, dengan investor masih berharap dan mengantisipasi pengumuman MSCI yang diperkirakan akan mempertahankan status Emerging Market pasar ekuitas Indonesia," katanya.

Tekanan terhadap mata uang di kawasan Asia juga terlihat cukup merata. Baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,71%, disusul peso Filipina yang merosot 0,37%.

Sementara itu, won Korea Selatan terkoreksi 0,18%, dolar Singapura melemah 0,17%, yuan China turun 0,16%, dan rupee India terdepresiasi 0,14% terhadap dolar AS.

Di sisi lain, ringgit Malaysia justru menjadi mata uang dengan kinerja terbaik di Asia setelah menguat 0,12%. Penguatan juga terjadi pada yen Jepang yang naik 0,06%, dolar Taiwan yang menguat 0,009%, serta dolar Hong Kong yang ditutup menguat tipis pada perdagangan hari ini.

baca juga

Pergerakan rupiah dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan bahwa faktor eksternal masih menjadi penentu utama arah pasar keuangan domestik. Selain menanti kepastian kebijakan suku bunga global, pelaku pasar juga mencermati keputusan MSCI yang dinilai berpotensi memengaruhi aliran dana asing ke pasar saham Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855

Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:36 WIB

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:00 WIB

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:12 WIB

Terkini

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:52 WIB

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:42 WIB

Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya

Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:34 WIB

Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan

Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:17 WIB

Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang

Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:17 WIB

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:59 WIB

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:46 WIB

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:36 WIB

Teknologi AI Bikin Purbaya Lebih Cepat Endus Pakaian Bekas Impor Ilegal

Teknologi AI Bikin Purbaya Lebih Cepat Endus Pakaian Bekas Impor Ilegal

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:36 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp393 Miliar dari Pasar Saham di Sesi I

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp393 Miliar dari Pasar Saham di Sesi I

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:09 WIB