Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
Infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara milik PLN. ANTARA/HO-PLN.
baca 10 detik
  • Dua PLTU Cilacap sempat gangguan, picu pemadaman bergilir di Jawa.
  • ESDM sebut PLTU Cilacap 1 dan 4 kini sudah kembali beroperasi.
  • Defisit batu bara PLN masih 20 juta ton dari kebutuhan 2026.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkap penyebab di balik pemadaman listrik bergilir yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Selain dipicu menipisnya pasokan batu bara, gangguan operasional pada dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas besar turut menjadi penyebab terganggunya pasokan listrik.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menyebut dua pembangkit yang mengalami gangguan tersebut adalah PLTU Cilacap 1 berkapasitas 300 Megawatt (MW) dan PLTU Cilacap 4 dengan kapasitas mencapai 1.000 MW.

Menurut Tri, kedua pembangkit tersebut kini telah kembali beroperasi normal sehingga diharapkan tidak lagi menimbulkan gangguan terhadap sistem kelistrikan Jawa.

"PLTU itu PLTU Cilacap 1 dan 4. Gitu. Insyaallah sudah enggak ada masalah kira-kira," kata Tri di Kementerian ESDM, Selasa (23/6/2026).

Meski demikian, Tri tidak membeberkan secara rinci gangguan teknis yang sempat terjadi. Ia hanya menjelaskan bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan kegiatan pemeliharaan atau maintenance pembangkit.

"Sebenarnya maintenance sih, maintenance," ujarnya singkat.

Sebelumnya, PLN terpaksa melakukan pemadaman listrik bergilir di sejumlah daerah di Pulau Jawa. Langkah tersebut diambil untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan di tengah menurunnya pasokan energi primer dan terganggunya operasional beberapa pembangkit utama.

Di sisi lain, kondisi pasokan batu bara untuk pembangkit listrik mulai menunjukkan perbaikan. Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memastikan distribusi medium rank coal atau batu bara kalori menengah telah kembali berjalan dan mulai memasok kebutuhan sejumlah PLTU di Pulau Jawa.

Perbaikan pasokan batu bara menjadi krusial mengingat sebelumnya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkap adanya defisit pasokan batu bara untuk pembangkit PLN sepanjang tahun ini.

baca juga

Bahlil menjelaskan kebutuhan batu bara PLN pada 2026 ditetapkan sebesar 154 juta ton. Namun hingga saat ini realisasi pasokan baru mencapai 134 juta ton. Artinya, masih terdapat kekurangan sekitar 20 juta ton yang perlu dipenuhi agar operasional pembangkit listrik tetap terjaga.

Dengan kembali beroperasinya dua PLTU besar di Cilacap serta membaiknya distribusi batu bara, pemerintah berharap pasokan listrik di Pulau Jawa dapat kembali stabil dan risiko pemadaman bergilir tidak kembali terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Sufmi Dasco Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Akan Terulang, Intinya Kompak!

Sufmi Dasco Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Akan Terulang, Intinya Kompak!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:05 WIB

5 Lampu Emergency yang Awet saat Pemadaman Listrik, Ada yang Nyala Terang Hingga 50 Jam

5 Lampu Emergency yang Awet saat Pemadaman Listrik, Ada yang Nyala Terang Hingga 50 Jam

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:27 WIB

Terkini

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:52 WIB

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:42 WIB

Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya

Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:34 WIB