- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Badan Gizi Nasional akan melakukan efisiensi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis.
- Kemenkeu akan ikut mengawasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di daerah untuk mencegah penyelewengan dana melalui kerja sama pengawasan.
- Purbaya menegaskan Kemenkeu siap mendukung sumber daya manusia dan mempererat koordinasi dengan Badan Gizi Nasional ke depannya.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku kalau Badan Gizi Nasional bakal kembali melakukan efisiensi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal ini terungkap usai Purbaya melakukan pertemuan dengan para petinggi BGN seperti Kepala BGN Nanik S Deyang, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari, dan Wakil Kepala BGN Mayjen Trenggono.
"Kemarin saya ketemu kepala BGN. Sudah ke sini dia melaporkan bahwa akan ada penghematan lebih lanjut dari program BGN," katanya dalam media briefing di Kantor Kemenkeu, Jumat (26/6/2026).
Purbaya tidak menjelaskan lebih lanjut berapa efisiensi anggaran BGN, khususnya program MBG. Dia hanya menyerahkan pengumuman itu disampaikan langsung oleh BGN.
"Saya pikir cukup signifikan, tapi nanti biar kepala BGN yang mengumumkan," lanjutnya.
Tak hanya itu, Purbaya juga mengungkapkan kalau masalah lain yang dialami BGN. Lembaga itu disebutnya susah melakukan pengawasan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya di daerah.
Maka dari itu, Purbaya mengizinkan pegawai Kemenkeu untuk ikut mengawasi SPPG di daerah secara berkala. Bahkan BGN merestuinya untuk menutup SPPG apabila melakukan penyelewengan.
"Jadi saya punya alat dan saya bisa kontrol ke anggarannya. Mereka juga setuju, 'kalau enggak benar boleh tutup saja Pak', kita diskusikan seperti itu. Jadi kerja sama dengan BGN sudah semakin baik," imbuh dia.
Lebih lanjut Purbaya blak-blakan kalau Kemenkeu sebelumnya sempat sulit melakukan koordinasi dengan BGN. Berbeda dengan sekarang, yang mana Purbaya berharap kerja sama itu semakin bagus ke depan.
"Kalau dulu kan saya masuk pada ribut tuh. Sekarang kan enggak. Jadi saya harapkan akan semakin bagus ke depan. SDM-nya juga kita bantu kalau perlu orang finansial, keuangan, Departemen Keuangan akan membantu. Harusnya ke depan akan lebih bagus," tegas Purbaya.