Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
PT KRAKATAU POSCO (PTKP) melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM).
baca 10 detik
  • PT Krakatau Posco didirikan pada 26 Agustus 2010 sebagai perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel dan POSCO Korea.
  • Perusahaan mengoperasikan pabrik baja terpadu berteknologi tanur tinggi untuk mendukung kebutuhan industri konstruksi serta manufaktur di Indonesia.
  • Asisten pribadi Raffi Ahmad, Mufli Budi Ananda, resmi ditunjuk menjadi komisaris perusahaan dan memicu perhatian publik luas.

Suara.com - Penunjukan asisten pribadi Raffi Ahmad, Mufli Budi Ananda sebagai Komisaris PT Krakatau Posco memunculkan perhatian publik terhadap struktur kepemimpinan perusahaan tersebut.

Seiring ramainya pembahasan mengenai sosok Mufli Budi Ananda, banyak masyarakat juga mulai mempertanyakan siapa sebenarnya pemilik PT Krakatau Posco dan bagaimana perusahaan itu berdiri.

Sebagai salah satu produsen baja terpadu terbesar di Indonesia, PT Krakatau Posco memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan industri nasional melalui produksi baja berkualitas tinggi.

Lantas, Krakatau Posco milik siapa, bagaimana sejarah pendiriannya, dan siapa sosok Mufli Budi Ananda yang kini dipercaya menduduki kursi komisaris? Berikut ulasan selengkapnya.

Siapa Pemilik Krakatau Posco?

PT Krakatau Posco bukan merupakan perusahaan yang dimiliki oleh satu individu maupun satu perusahaan tunggal.

Perusahaan ini berdiri sebagai perusahaan patungan (joint venture) antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dari Indonesia dengan POSCO, perusahaan baja asal Korea Selatan yang dikenal sebagai salah satu produsen baja terbesar di dunia.

Kerja sama tersebut resmi diwujudkan melalui pendirian PT Krakatau Posco pada 26 Agustus 2010. Kolaborasi dua perusahaan besar itu bertujuan memperkuat industri baja nasional sekaligus meningkatkan kapasitas produksi baja dalam negeri agar mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun regional.

Pembangunan fasilitas produksi dimulai pada 2011 dan diselesaikan dalam kurun waktu sekitar tiga tahun. Setelah melalui tahap konstruksi dan pengujian, pabrik mulai memasuki masa produksi komersial pada awal 2014.

Keberadaan PT Krakatau Posco menjadi tonggak penting bagi industri baja nasional karena perusahaan ini mengoperasikan pabrik baja terpadu pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi Blast Furnace atau tanur tinggi.

baca juga

Teknologi tersebut memungkinkan proses produksi baja dalam skala besar dengan efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan metode konvensional.

Melalui teknologi tersebut, perusahaan memproduksi berbagai produk baja yang menjadi bahan baku bagi sektor konstruksi, otomotif, galangan kapal, energi, hingga manufaktur.

Pada tahap awal operasionalnya, pabrik memiliki kapasitas produksi mencapai sekitar 3 juta ton baja per tahun.

Kapasitas tersebut dirancang untuk terus dikembangkan hingga sekitar 6 juta ton per tahun pada fase berikutnya sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan baja di Indonesia maupun kawasan Asia.

Investasi pembangunan tahap pertama mencapai sekitar 2,66 miliar dolar Amerika Serikat. Dana tersebut digunakan untuk membangun berbagai fasilitas utama, termasuk Blast Furnace, Basic Oxygen Furnace, Continuous Casting Machine, Plate Mill, serta infrastruktur pendukung lainnya yang menunjang keseluruhan proses produksi.

Selain membangun fasilitas produksi, proyek ini juga didukung infrastruktur milik kelompok usaha PT Krakatau Steel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:58 WIB

Intip Jajaran Direksi RANS Entertainment yang Segera IPO, Ini Jabatan Nagita Slavina

Intip Jajaran Direksi RANS Entertainment yang Segera IPO, Ini Jabatan Nagita Slavina

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:19 WIB

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:33 WIB

Terkini

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

×