Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.373,849
LQ45 633,840
Srikehati 307,576
JII 383,471
USD/IDR 17.871

Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun

Dicky Prastya

Selasa, 30 Juni 2026 | 14:15 WIB
Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat media briefing di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (26/6/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa belum menerima usulan resmi anggaran empat triliun rupiah dari Kementerian Perhubungan terkait pembangunan proyek perlintasan kereta.
  • Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pembangunan fly over dan perbaikan 1.800 titik perlintasan kereta di Pulau Jawa demi meningkatkan aspek keselamatan.
  • Kementerian Keuangan akan memprioritaskan anggaran tersebut setelah usulan resmi diterima guna menindaklanjuti instruksi Presiden terkait proyek perlintasan kereta api.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima usulan anggaran Rp 4 triliun dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk membangun proyek perlintasan kereta api Rp 4 triliun yang sempat diusulkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Hal itu diungkapkan Menkeu Purbaya saat melakukan Rapat Kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI. Anggaran ini sempat dipertanyakan oleh anggota DPR dalam rapat tersebut.

"Sampai sekarang belum ada pengusulan dari Kementerian Perhubungan ke kami pak. Jadi kalau ada kami follow up segera," katanya, dikutip Selasa (30/6/2026).

Menanggapi itu, Anggota Komisi V DPR RI Hamka B Kady menyatakan kalau surat dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk penambahan anggaran proyek tersebut sudah diusulkan melalui Kementerian Keuangan dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

"Oke pak kami akan cek, kami akan follow up. Kalau kata staf saya untuk tahun depan itu. Tapi kalau bisa percepat, kita percepat. Tapi sampai sekarang saya belum terima masukan yang jelas dari Perhubungan," jawab Purbaya.

Bendahara Negara lalu mengeluhkan kalau beberapa kementerian kerap mengklaim sudah mengusulkan anggaran, namun suratnya baru sampai di hari yang sama.

Ilustrasi kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. [Suara.com/Syahda]
Ilustrasi kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. [Suara.com/Syahda]

"Oke pokoknya kalau sampai ke kita, kita akan tindaklanjuti dengan cepat. Kadang-kadang kementerian begitu pak, bilang ke semua orang sudah kirim, tahunya kirimnya tadi pagi. Jadi saya belum bisa jawab sekarang pak. Tapi saya akan pastikan pak," timpal dia.

Lebih lanjut Purbaya menegaskan kalau pengadaan anggaran proyek perlintasan kereta api Rp 4 triliun imbas tragedi Stasiun Bekasi Timur akan menjadi prioritas Kemenkeu.

"Kami akan perhatikan masukan tersebut dan tahun depan akan kita anggarkan mungkin. Tapi saya belum tahu berapa yang diusulkan, yang jelas kami akan buat ini menjadi prioritas kita," jelas Purbaya.

baca juga

Sekadar informasi, Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan investigasi serta pembangunan fly over buntut kecelakaan KRL. Pembangunan fly over yang dimaksud adalah di atas perlintasan kereta, yang mana Prabowo menyorot banyaknya perlintasan tanpa penjagaan.

"Tapi secara garis besar, kita perhatikan lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga. Kita akan segera atasi, pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan dibuat fly over karena bekasi juga padat dan keperluan kereta api sangat penting, sangat mendesak, jadi saya sudah setuju segera dibangun fly over langsung oleh bantuan presiden," kata Prabowo usai menjenguk warga korban kecelakaan di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Tidak hanya untuk daerah Bekasi, Prabowo meminta ada perbaikan serupa terhadap titik-titik perlintasan lain di Pulau Jawa.

"Kemudian, di jawa ada 1800 titik yang juga lintasan seperti ini dari zaman belanda beberapa puluh tahun sekarang sudah kita selesaikan segera. Saya juga sudah memerintahkan segera kita akan perbaiki semua, lintasan tersebut dengan apakah dengan dilakukan pos jaga atau dengan fly over," beber dia.

Prabowo juga menyampaikan anggaran yang disiapkan guna memperbaiki perihal perlintasan kereta tersebut.

"Nanti pelaksanaannya kita tunjuk, kita perhitungkan sekitar hampir Rp4 T, demi keselamatan dan demi karena kita sangat penting, kita sangat perlu kereta api, ya kita harus keluarkan itu, sekarang saatnya, sudah berapa puluh tahun tidak dilakukan, kita sekarang lakukan," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

31 Perlintasan Liar Ditutup, Namun Kecelakaan Kereta di Daop 1 Jakarta Tetap Meningkat

31 Perlintasan Liar Ditutup, Namun Kecelakaan Kereta di Daop 1 Jakarta Tetap Meningkat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:44 WIB

TB Hasanuddin Sebut Biaya Latsarmil KDMP Rp30 Juta per Orang, Total Hampir Rp1 Triliun

TB Hasanuddin Sebut Biaya Latsarmil KDMP Rp30 Juta per Orang, Total Hampir Rp1 Triliun

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:09 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Purbaya Mulai Kaji Anggaran Pemerintah untuk Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun

Purbaya Mulai Kaji Anggaran Pemerintah untuk Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:02 WIB

Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China

Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:44 WIB

Purbaya Endus Pegawai DJP Kongkalikong dengan Pengusaha soal Restitusi Pajak

Purbaya Endus Pegawai DJP Kongkalikong dengan Pengusaha soal Restitusi Pajak

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:22 WIB

Terkini

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:14 WIB

×