Peringatan dari Bappenas: SDM RI Kalah Jauh dari Tetangga, Kelas Menengah Banyak Turun Kasta

Dicky Prastya

Rabu, 01 Juli 2026 | 15:39 WIB
Peringatan dari Bappenas: SDM RI Kalah Jauh dari Tetangga, Kelas Menengah Banyak Turun Kasta
Ilustrasi kelas menengah (Unsplash/Andy Al Mesura)
baca 10 detik
  • Kementerian PPN/Bappenas menyoroti tantangan struktural ekonomi dan sosial dalam mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045 pada Rabu (1/7/2026).
  • Kualitas SDM Indonesia masih tertinggal dari negara tetangga berdasarkan data Human Capital Index Plus dan kesenjangan pendidikan antar daerah.
  • Tingkat pengangguran Indonesia relatif tinggi serta terjadi penurunan jumlah kelas menengah yang beralih menjadi kelompok masyarakat rentan ekonomi.

Suara.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) menyoroti sejumlah tantangan yang terjadi di Indonesia saat ini.

Direktur Perencanaan Ekonomi Makro dan Pengembangan Model Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas, Ibnu Yahya mengungkapkan kalau tantangan struktural menuju Visi Indonesia Emas 2045 masih sangat menumpuk, terutama di kategori sosial maupun ekonomi.

"Contoh saja, kalau kita melihat tantangan-tantangan yang harus dicapai menuju visi Indonesia Emas. Di bidang sosial, kualitas SDM relatif rendah," katanya dalam diskusi bertajuk Sustainable Human-Centred Economic Development dan Visi Baru Pembangunan Indonesia yang disiarkan virtual, Rabu (1/7/2026).

Mengutip data dari World Bank dan Human Capital Index Plus (HCI Plus), posisi SDM Indonesia kalah jauh dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, hingga Singapura.

Indonesia memiliki skor 0,54 untuk Indeks Modal Manusia dan 175 untuk HCI+. Berbeda dengan negara tetangga seperti Malaysia (0,61 dan 201), Thailand (0,61 dan 202), Vietnam (0,69 dan 216), serta Singapura (0,88 dan 282).

"Maka standar Indonesia masih sangat rendah untuk kualitas modal manusia,"lanjutnya.

Sedangkan di bidang pendidikan, Ibnu mengungkapkan masih adanya kesenjangan antar daerah. Rata-rata lama sekolah di beberapa daerah masih di bawah rata-rata nasional dengan angka 9,07 tahun atau setara kelas 9 SMP/sederajat.

Sebagai perbandingan, DKI Jakarta memiliki rata-rata hampir 12 tahun untuk waktu lama sekolah. Berbanding jauh dengan Papua Pegunungan yang mencatatkan angka rata-rata lama sekolah hanya empat tahun.

"Ini PR-nya sangat luar biasa, dengan melihat Indonesia yang dari Sabang sampai Merauke, ternyata permasalahannya memang juga tantangannya sangat besar," papar dia.

baca juga

Sementara di bidang ekonomi, tingkat pengangguran di Indonesia masih relatif tinggi dibandingkan dengan negara-negara peers. Tingkat pengangguran Indonesia mencapai 4,75 persen, lebih tinggi dari Vietnam (2,24 persen), Malaysia (3 persen), Thailand (0,89 persen), dan Singapura (2,1 persen).

"Ini sangat jauh, apalagi tingkat pengangguran ini hitungannya hanya berapa jam kerja penghasilan, misalnya 1 atau 2 minggu terakhir. Sudah sangat loose (longgar) ukuran untuk perhitungan orang yang bekerja. Tapi ternyata perhitungan yang sangat loose saja masih relatif lebih tinggi atau banyak," beber dia.

Tak hanya itu, Ibnu juga menyoroti banyaknya kelas menengah di Indonesia yang turun kasta. Dalam enam tahun terakhir, kelas menengah Indonesia mengalami penurunan di mana masyarakat rentan semakin bertambah.

"Tapi ketika bicara kelas menengah yang terus menurun, yang berpindah, turun kelas menjadi vulnerable poor, ini juga menjadi tantangan. Yang penurunannya ini terus menerus. Nah ini juga salah satu PR," jelas Ibnu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Didesak Rombak Kebijakan Ekonomi RI Berbasis Manusia

Pemerintah Didesak Rombak Kebijakan Ekonomi RI Berbasis Manusia

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:39 WIB

Piala Dunia, Pemerasan Ekonomi, Judi dan Nyawa yang Dipertaruhkan

Piala Dunia, Pemerasan Ekonomi, Judi dan Nyawa yang Dipertaruhkan

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:11 WIB

Berapa Gaji Petugas Sensus Ekonomi 2026? Segini Estimasi Per Bulannya

Berapa Gaji Petugas Sensus Ekonomi 2026? Segini Estimasi Per Bulannya

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:20 WIB

Media Lokal Kunci Percepatan Edukasi Ekonomi Sirkular di Daerah

Media Lokal Kunci Percepatan Edukasi Ekonomi Sirkular di Daerah

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:09 WIB

Segelas Es Kopi dan Stigma Boros yang Melekat pada Anak Muda

Segelas Es Kopi dan Stigma Boros yang Melekat pada Anak Muda

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:20 WIB

Misbakhun Sebut Sentimen Negatif Jadi Penyebab IHSG Anjlok Meski Fundamental Ekonomi Kuat

Misbakhun Sebut Sentimen Negatif Jadi Penyebab IHSG Anjlok Meski Fundamental Ekonomi Kuat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:17 WIB

Terkini

Tidur Nyaman Makin Personal, Pilihan Kasur Pun Tak Lagi Seragam

Tidur Nyaman Makin Personal, Pilihan Kasur Pun Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 09:31 WIB

Kecewa John Herdman, Suporter Teriak Shin Tae-yong, Erick Thohir Buka Suara: Saya Rasa ya Kembali

Kecewa John Herdman, Suporter Teriak Shin Tae-yong, Erick Thohir Buka Suara: Saya Rasa ya Kembali

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 09:30 WIB

4 Low pH Cleanser Pentavitin, Bersihkan Kotoran Kulit Kering dan Sensitif

4 Low pH Cleanser Pentavitin, Bersihkan Kotoran Kulit Kering dan Sensitif

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 09:30 WIB

Apa Itu G30S PKI secara Singkat? Ini Sejarah Peristiwa Kelamnya

Apa Itu G30S PKI secara Singkat? Ini Sejarah Peristiwa Kelamnya

News | Rabu, 30 September 2026 | 09:20 WIB

Urutan Shio yang Paling Gampang Membuat Orang Lain Jatuh Cinta

Urutan Shio yang Paling Gampang Membuat Orang Lain Jatuh Cinta

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 09:19 WIB

IHSG Mulai Menghijau Pada Awal perdagangan, GOTO Masih Merah

IHSG Mulai Menghijau Pada Awal perdagangan, GOTO Masih Merah

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:16 WIB

Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan

Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan

Jogja | Rabu, 30 September 2026 | 09:11 WIB

Askrindo Siapkan Rp1 Triliun untuk Jamin Proyek Infrastruktur Kalsel

Askrindo Siapkan Rp1 Triliun untuk Jamin Proyek Infrastruktur Kalsel

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:10 WIB

Atasi Kekeringan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan 75 Juta Liter Air Bersih ke 33 Daerah

Atasi Kekeringan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan 75 Juta Liter Air Bersih ke 33 Daerah

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 09:02 WIB

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 09:00 WIB

×