Stok Melimpah dan Pasar Lesu, Harga Minyak WTI Tergelincir ke Level 86 Dolar AS

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:52 WIB
Stok Melimpah dan Pasar Lesu, Harga Minyak WTI Tergelincir ke Level 86 Dolar AS
Ilustrasi harga minyak dunia. [Unsplash]
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah WTI melemah ke level 68,47 dolar AS per barel pada perdagangan Jumat, 3 Juli 2026.
  • Penyebab utama penurunan adalah membaiknya pasokan fisik dari kawasan Teluk dan indikasi kelebihan pasokan di pasar global.
  • Investor tetap mewaspadai risiko geopolitik akibat ketidakpastian negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran terkait Selat Hormuz.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia bergerak melemah pada perdagangan Jumat 3 Juli 2026, seiring membaiknya pasokan fisik dan adanya indikasi kelebihan pasokan (oversupply) dalam jangka pendek. 

Meski demikian, penurunan harga sedikit tertahan karena para investor mulai mengurangi posisi bearish mereka menjelang libur panjang akhir pekan di Amerika Serikat (AS).

Mengutip dari Investing.com, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS terpantau turun 0,32 persen ke level 68,47 dolar AS per barel pada pukul 01.19 GMT (08:19 WIB). Sementara itu, minyak mentah Brent belum memulai perdagangan.

Tren penurunan harga ini berlanjut setelah para pelaku pasar terus menghapus premi risiko geopolitik yang sempat melonjak selama konflik Iran. 

Membaiknya arus pengiriman minyak mentah dari kawasan Teluk memperkuat proyeksi bahwa pasokan jangka pendek akan tetap melimpah.

Di sisi lain, rilis data lapangan pekerjaan AS yang lebih rendah dari perkiraan turut meredam spekulasi kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Sentral AS (The Fed). 

Kondisi ini membuat indeks dolar AS bergerak stabil, sehingga mampu menahan kejatuhan harga yang lebih dalam di pasar komoditas.

Para investor juga terus memantau perkembangan negosiasi antara Washington dan Teheran. Presiden AS Donald Trump, menyatakan optimismenya bahwa diskusi berjalan ke arah yang benar dan meyakini Iran telah menyetujui hampir semua poin yang diajukan AS.

Namun, laporan dari Wall Street Journal menunjukkan dinamika yang berbeda. Teheran dikabarkan menolak proposal untuk melepaskan klaim mereka atas Selat Hormuz. 

baca juga

Padahal, AS telah menawarkan insentif berupa pelonggaran sanksi ekonomi dan pencairan dana Iran senilai miliaran dolar yang selama ini dibekukan, demi menjamin kelancaran jalur pelayaran di selat strategis tersebut.

Sinyal yang saling bertolak belakang ini membuat risiko geopolitik tetap diwaspadai oleh para pelaku pasar, meskipun kekhawatiran akan adanya gangguan pasokan minyak dari Teluk mulai mereda.

Lembaga keuangan ANZ mencatat bahwa penumpukan posisi short (kontrak jual) menjadi pemicu utama melemahnya harga minyak berjangka belakangan ini. 

ANZ juga menyoroti bahwa kurva berjangka Brent saat ini berada dalam kondisi contango—sebuah situasi di mana harga spot (saat ini) lebih rendah daripada harga kontrak jangka panjang. 

Kondisi ini menjadi indikasi kuat bahwa pasar sedang mengantisipasi terjadinya kelebihan pasokan dalam waktu dekat.

Pandangan tersebut diperkuat oleh pulihnya arus lalu lintas minyak melalui Selat Hormuz, serta volume ekspor Arab Saudi yang kini telah kembali ke level 90 persen dibanding tingkat ekspor sebelum Februari lalu.

Penurunan harga minyak ini pada akhirnya merangsang aksi beli dari sejumlah kilang independen di China, yang juga didukung oleh kebijakan harga yang lebih fleksibel dari Arab Saudi dan Kuwait. 

Ilustrasi fasilitas minyak mentah di mana harga mulai melonjak kembali. [Pexels].
Ilustrasi fasilitas minyak mentah. [Pexels].

Kendati demikian, ANZ menambahkan bahwa Iran masih kesulitan memasarkan minyak mentahnya. 

Berdasarkan data dari Vortexa, lebih dari 58 juta barel minyak Iran saat ini masih tertahan di tangki penyimpanan terapung (floating storage), dan 90 persen di antaranya belum mendapatkan pembeli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel

Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:36 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Harga Pertamax Turun?

Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Harga Pertamax Turun?

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 14:11 WIB

AS-Iran Damai: Pasar Melesat, Harga Minyak Diprediksi Terus Turun ke Level 70 Dolar

AS-Iran Damai: Pasar Melesat, Harga Minyak Diprediksi Terus Turun ke Level 70 Dolar

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:59 WIB

AS - Iran Sepakat Damai: Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Dunia Anjlok

AS - Iran Sepakat Damai: Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Dunia Anjlok

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 08:48 WIB

BBM di AS Turun Imbas Minyak Dunia Anjlok, Gimana Harga Pertamax?

BBM di AS Turun Imbas Minyak Dunia Anjlok, Gimana Harga Pertamax?

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 08:44 WIB

Harga Minyak Mentah Terjun Bebas ke Level Terendah, Analis: Ekspektasi Oversupply

Harga Minyak Mentah Terjun Bebas ke Level Terendah, Analis: Ekspektasi Oversupply

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 07:23 WIB

Terkini

Self Reward dan Budaya Boros yang Diam-diam Dinormalisasi Gen Z

Self Reward dan Budaya Boros yang Diam-diam Dinormalisasi Gen Z

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Kualitas Udara Sekitar TPA Jatibarang Tak Memenuhi Syarat, SO Tembus 258,26 g/m

Kualitas Udara Sekitar TPA Jatibarang Tak Memenuhi Syarat, SO Tembus 258,26 g/m

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:31 WIB

DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya

DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya

Kalbar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:19 WIB

13 Kode Redeem FF Hari Ini 3 Oktober 2026: Klaim Skin SG2 dan Hadiah Naruto Sekarang!

13 Kode Redeem FF Hari Ini 3 Oktober 2026: Klaim Skin SG2 dan Hadiah Naruto Sekarang!

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Ngaku Bawa MBG, Dua Pikap di Tulang Bawang Ternyata Selundupkan Rokok Ilegal Senilai Rp1,2 Miliar

Ngaku Bawa MBG, Dua Pikap di Tulang Bawang Ternyata Selundupkan Rokok Ilegal Senilai Rp1,2 Miliar

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Saat Kekuatan Super Bertemu dengan Masalah Finansial: Dilema Kocak Lee Jun-ho di Drama Cashero

Saat Kekuatan Super Bertemu dengan Masalah Finansial: Dilema Kocak Lee Jun-ho di Drama Cashero

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Bolehkah Mencampur Serum Niacinamide dengan Serum Centella Asiatica?

Bolehkah Mencampur Serum Niacinamide dengan Serum Centella Asiatica?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Bukan Cuma Lembaga Keuangan, Luthfi Dorong Ekonomi Syariah Jateng Masuk ke UMKM

Bukan Cuma Lembaga Keuangan, Luthfi Dorong Ekonomi Syariah Jateng Masuk ke UMKM

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Mulai Rp50 Ribuan! Rekomendasi Serum Bebas Pewangi agar Jerawat Minggat Tanpa Bikin Kering

Mulai Rp50 Ribuan! Rekomendasi Serum Bebas Pewangi agar Jerawat Minggat Tanpa Bikin Kering

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Lindungi Anak-Anak, Wali Kota Surabaya Stop Izin Diskotek Baru

Lindungi Anak-Anak, Wali Kota Surabaya Stop Izin Diskotek Baru

Jatim | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:53 WIB

×