Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

AS - Iran Sepakat Damai: Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Dunia Anjlok

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 15 Juni 2026 | 08:48 WIB
AS - Iran Sepakat Damai: Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Dunia Anjlok
Ilustrasi gencatan senjata antara AS dan Iran. (Dok. Suara.com)
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah dunia anjlok drastis pada 15 Juni 2026 akibat kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
  • Kesepakatan tersebut mencakup pembukaan kembali jalur pelayaran Selat Hormuz untuk memulihkan pasokan energi global yang sempat terhenti.
  • Investor kini memantau pemulihan kapasitas produksi minyak serta proses negosiasi lanjutan terkait isu nuklir dalam dua bulan mendatang.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia anjlok ke level terendah sejak Maret pada perdagangan Senin, 15 Juni 2026.

Penurunan tajam ini dipicu oleh pernyataan resmi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Wakil Menteri Luar Negeri Iran, mengenai tercapainya kesepakatan awal untuk mengakhiri konflik dan membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Mengutip dari Reuters, minyak mentah Brent merosot 3,58 dolar AS atau 4,10 persen ke posisi 83,75 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS jatuh 4,01 dolar AS atau 4,72 persen menjadi 80,87 per barel.

Tren negatif ini melanjutkan pelemahan pada hari Jumat pekan lalu di mana kedua kontrak minyak tersebut sudah turun lebih dari 3 persen

Perdana Menteri Pakistan, yang bertindak sebagai mediator konflik, menyatakan bahwa AS dan Iran dijadwalkan menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Swiss pada Jumat mendatang.

Presiden Trump juga menegaskan bahwa Selat Hormuz akan kembali dibuka secara bebas tanpa biaya, bersamaan dengan dicabutnya blokade angkatan laut AS di pelabuhan-pelabuhan Iran.

Iran memperingatkan bahwa harga minyak dunia akan mencapai 200 dolar AS per barel dalam waktu dekat akibat perang berkepanjangan dengan Amerika Serikat dengan Israel. Foto: Selat Hormuz yang berada di antara Iran, Qatar dan Uni Emirat Arab. [Google Maps]
Selat Hormuz yang berada di antara Iran, Qatar dan Uni Emirat Arab. [Google Maps]

Kantor berita Iran, Mehr, melaporkan bahwa draf kesepakatan tersebut mengamanatkan pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu 30 days di bawah pengaturan otoritas Iran.

"Premi risiko geopolitik yang sebelumnya melambungkan harga minyak mentah kini terkoreksi secara agresif. Pelaku pasar mulai memperhitungkan potensi pulihnya kembali aliran pasokan minyak global," ujar Tim Waterer, Kepala Analis Pasar KCM Trade.

Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi seperlima pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia. Akibat penutupan jalur ini selama lebih dari tiga bulan akibat perang, pasar global sempat kehilangan jutaan barel pasokan energi.

baca juga

Kini, perhatian investor tertuju pada seberapa cepat produsen minyak di Timur Tengah dapat memulihkan kapasitas produksi dan ekspor mereka pascakerusakan perang, serta kesiapan kapal-kapal tanker untuk kembali memasuki kawasan tersebut.

Strategis Komoditas Commonwealth Bank of Australia, Vivek Dhar, menilai pasar berpotensi mengalami kelebihan pasokan (oversupply) kembali seperti sebelum perang jika arus minyak di Selat Hormuz pulih setidaknya 60 persen hingga 70 persen.

Di sisi lain, Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, mengonfirmasi bahwa kesepakatan yang lebih komprehensif akan dinegosiasikan selama masa gencatan senjata yang berlangsung 60 hari.

Merespons perkembangan positif ini, blok negara E4 (Inggris, Prancis Jerman, dan Italia) menyatakan kesiapan mereka untuk mencabut sanksi ekonomi terhadap Iran, dengan syarat Teheran mengambil langkah nyata terkait program nuklirnya.

Kendati demikian, sejumlah analis memperkirakan penurunan harga minyak tidak akan merosot terlalu jauh dalam waktu dekat.

Analis Pasar IG, Tony Sycamore, menyebut faktor ketidakpastian dalam negosiasi lanjutan selama 60 hari ke depan, khususnya terkait isu nuklir, akan menjadi penahan koreksi harga minyak mentah di pasar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Lesu Setelah Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Harga Minyak Dunia Lesu Setelah Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:28 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Merosot ke Level Rp17.928

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Merosot ke Level Rp17.928

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:34 WIB

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:44 WIB

Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS

Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:22 WIB

Rupiah Nyaris Kembali ke Level Rp18.000 per Dolar AS, BI Sudah Siap-siap

Rupiah Nyaris Kembali ke Level Rp18.000 per Dolar AS, BI Sudah Siap-siap

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:37 WIB

Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!

Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:45 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×