Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

AS-Iran Damai: Pasar Melesat, Harga Minyak Diprediksi Terus Turun ke Level 70 Dolar

M Nurhadi

Senin, 15 Juni 2026 | 11:59 WIB
AS-Iran Damai: Pasar Melesat, Harga Minyak Diprediksi Terus Turun ke Level 70 Dolar
Kapal tanker milik Pertamina untuk distribusi BBM dan LPG ke wilayah pelosok. [Dokumentasi Pertamina].
  • Amerika Serikat dan Iran menyepakati draf perdamaian untuk membuka kembali Selat Hormuz serta mengakhiri blokade laut pada Jumat mendatang.
  • Sentimen positif tersebut memicu kenaikan indeks saham Asia serta menurunkan harga minyak mentah dan nilai tukar dolar Amerika.
  • Analisis pasar memprediksi kebijakan bank sentral akan melunak, meski normalisasi distribusi energi global diperkirakan membutuhkan waktu cukup lama.

Suara.com - Pasar keuangan global bergerak responsif dan menyambut gembira draf rencana kesepakatan awal antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik bersenjata.

Sentimen positif ini memicu lonjakan pada pasar ekuitas dan obligasi di zona Asia, yang dibarengi dengan kejatuhan nilai tukar dolar AS serta koreksi tajam pada harga komoditas energi.

Dalam sesi perdagangan harian, harga kontrak berjangka minyak mentah AS dilaporkan anjlok hingga lebih dari 4 persen. Sebaliknya, kontrak berjangka indeks S&P 500 merangkak naik sekitar 0,8 persen, sementara indeks dolar AS terperosok ke level terendahnya dalam jangka waktu 10 hari terakhir di hadapan sejumlah mata uang utama dunia.

Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa Selat Hormuz, yang merupakan urat nadi distribusi gas dan minyak global yang sempat dilumpuhkan Iran selama beberapa bulan terakhir, dijadwalkan akan dibuka kembali secara resmi pada hari Jumat mendatang.

Sebagai langkah timbal balik, Trump menyatakan telah menginstruksikan penghentian total blokade armada laut AS atas pelabuhan-pelabuhan dagang milik Iran.

Walaupun draf poin perjanjian secara terperinci belum dipublikasikan secara transparan, seorang pejabat senior jajaran pemerintah Iran membocorkan kepada Reuters bahwa draf final memorandum kesepahaman (MoU) tersebut mencakup sejumlah klausul krusial.

Iran berkomitmen untuk langsung membuka kembali akses Selat Hormuz bagi seluruh kapal komersial internasional. Sementara itu, draf pencabutan blokade laut oleh militer AS akan langsung diaktifkan pasca-penandatanganan dokumen dan ditargetkan rampung sepenuhnya dalam kurun waktu 30 hari.

Sejumlah analis strategis dari berbagai lembaga keuangan dunia memberikan draf pandangan dan catatan kritis mereka mengenai dinamika pasar terbaru ini:

Kerangka Damai dan Faktor Geopolitik Pendukung

Charu Chanana, Chief Investment Strategis di Saxo Singapura, menilai kerangka perdamaian ini menjadi indikator paling kuat bahwa Washington dan Teheran menginginkan jalur de-eskalasi konflik. Namun, ia mengingatkan bahwa draf ini baru berupa kerangka kerja preliminer, bukan draf perjanjian akhir. U

jian sesungguhnya terletak pada momen penandatanganan hari Jumat terkait konsesi nuklir dan sanksi ekonomi, serta kepatuhan Israel terhadap seruan Trump untuk menyetop perselisihan militer di Lebanon.

Pandangan senada datang dari Imre Speizer, Pakar Strategi Pasar di Westpac Auckland, yang menilai bahwa potensi friksi antara Israel dan Lebanon masih membayangi pasar, dan durasi penantian hingga hari Jumat berisiko memicu volatilitas di tengah iklim yang sensitif.

Implikasi Terhadap Kebijakan Bank Sentral (The Fed & BOJ)

Dari perspektif moneter AS, Brian Jacobsen, Chief Economic Strategist di Annex Wealth Management Wisconsin, berpendapat bahwa kejatuhan harga minyak dan bensin ini akan sangat mempermudah draf pengambilan keputusan bagi Bank Sentral AS (The Fed).

Pada pertemuan mendatang, The Fed diproyeksikan akan menghapus draf retorika mengenai bias pelonggaran (easing bias), namun hampir dipastikan tidak akan memasukkan draf bahasa yang mengarah pada pengetatan atau kenaikan suku bunga (hiking bias).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! Timnas Iran Injak Kaki di Los Angeles, Tembus Visa AS Siap Hadapi Selandia Baru

Resmi! Timnas Iran Injak Kaki di Los Angeles, Tembus Visa AS Siap Hadapi Selandia Baru

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:57 WIB

Fakta-fakta Kesepakatan Damai Amerika Serikat - Iran

Fakta-fakta Kesepakatan Damai Amerika Serikat - Iran

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:14 WIB

Selat Hormuz Dibuka Jumat Besok Setelah Amerika Serikat dan Iran Damai

Selat Hormuz Dibuka Jumat Besok Setelah Amerika Serikat dan Iran Damai

News | Senin, 15 Juni 2026 | 10:56 WIB

Iran: Cabut Semua Saksi Terhadap Kami!

Iran: Cabut Semua Saksi Terhadap Kami!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 10:38 WIB

Pasar Saham Asia Langsung Gacor Usai AS dan Iran Damai

Pasar Saham Asia Langsung Gacor Usai AS dan Iran Damai

News | Senin, 15 Juni 2026 | 10:22 WIB

Rupiah Paling Perkasa di Asia, Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.726

Rupiah Paling Perkasa di Asia, Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.726

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:56 WIB

Terkini

Utang Luar Negeri Membengkak Tembus Rp7.784 Triliun, Pemerintah Fokus Biayai 3 Sektor Ini

Utang Luar Negeri Membengkak Tembus Rp7.784 Triliun, Pemerintah Fokus Biayai 3 Sektor Ini

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:47 WIB

Bapanas Ultimatum Pedagang Beras, Stok Tembus Rekor 5,3 Juta Ton: Jangan Mainkan Harga!

Bapanas Ultimatum Pedagang Beras, Stok Tembus Rekor 5,3 Juta Ton: Jangan Mainkan Harga!

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:18 WIB

PIK2 Jadi Magnet Investor, PANI Bukukan Laba Rp578 Miliar dan Tebar Dividen

PIK2 Jadi Magnet Investor, PANI Bukukan Laba Rp578 Miliar dan Tebar Dividen

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:02 WIB

BRI Perluas Akses Investasi Global melalui BRImo, Hadirkan Reksa Dana USD Batavia

BRI Perluas Akses Investasi Global melalui BRImo, Hadirkan Reksa Dana USD Batavia

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 10:28 WIB

Rupiah Paling Perkasa di Asia, Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.726

Rupiah Paling Perkasa di Asia, Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.726

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:56 WIB

Kabar Baik bagi Konsumen, Harga Cabai dan Ayam Turun di Awal Pekan!

Kabar Baik bagi Konsumen, Harga Cabai dan Ayam Turun di Awal Pekan!

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:38 WIB

Diikuti 45.000 Peserta, BTN Jakim 2026 Dorong Jakarta Menuju Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Diikuti 45.000 Peserta, BTN Jakim 2026 Dorong Jakarta Menuju Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:33 WIB

Investor Tahan Dulu, Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi Jadi Rp 2.729.000/Gram

Investor Tahan Dulu, Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi Jadi Rp 2.729.000/Gram

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:29 WIB

Penguatan Kenaikan IHSG Cerminkan Kepercayaan Investor terhadap Kekuatan Ekonomi Indonesia

Penguatan Kenaikan IHSG Cerminkan Kepercayaan Investor terhadap Kekuatan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:23 WIB

IHSG Terbang Pagi Ini Setelah Perang AS-Usai, Pantau Saham AMMN dan DEWA

IHSG Terbang Pagi Ini Setelah Perang AS-Usai, Pantau Saham AMMN dan DEWA

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:17 WIB