Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

CASH Siap Rights Issue Hampir Rp237,2 Miliar, Perkuat Modal Bisnis

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:34 WIB
CASH Siap Rights Issue Hampir Rp237,2 Miliar, Perkuat Modal Bisnis
PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk [CASH]
baca 10 detik
  • PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk menerbitkan 996,67 juta saham baru melalui rights issue dengan total potensi dana Rp237,2 miliar.
  • Pemegang saham per 10 Juli 2026 berhak atas HMETD untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung pengembangan bisnis pembayaran digital.
  • Dana hasil aksi korporasi digunakan untuk pelunasan utang afiliasi, kebutuhan modal kerja operasional, serta investasi belanja modal perusahaan.

Suara.com - PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) resmi menerbitkan Prospektus Penawaran Umum Terbatas I (PUT I) dalam rangka Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) setelah memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 30 Juni 2026. 

Rights issue CASH, HMETD Cashlez, dan penguatan modal perusahaan fintech menjadi langkah strategis perseroan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung pengembangan bisnis pembayaran digital di Indonesia.

Melalui aksi korporasi tersebut, Perseroan menawarkan sebanyak 996.676.699 saham baru atau setara dengan 41,05 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PUT I. 

Rights issue PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk ini dilakukan dengan nilai nominal Rp12 per saham dan harga pelaksanaan sebesar Rp238 per saham. 

Apabila seluruh HMETD dilaksanakan oleh pemegang saham, Perseroan berpotensi menghimpun dana sekitar Rp237,2 miliar.

Berdasarkan prospektus, setiap pemegang 168 saham lama yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 10 Juli 2026 pukul 16.00 WIB berhak memperoleh 117 HMETD. 

Setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru dengan harga pelaksanaan yang telah ditetapkan.

Dua pemegang saham utama Perseroan, yakni Andri Wijono Sutiono dan Hasim Sutiono, juga menyatakan komitmennya untuk melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi hak mereka. 

Keduanya sekaligus bertindak sebagai pembeli siaga atas sisa saham yang tidak diambil pemegang saham lainnya dengan total komitmen pembelian hingga sekitar Rp77,2 miliar.

baca juga

Manajemen Perseroan menegaskan bahwa aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi bisnis sekaligus membuka peluang pertumbuhan yang lebih besar.

"Penawaran Umum Terbatas I ini dilakukan untuk memperkuat permodalan, mempercepat pelunasan sebagian utang, dan membuka ruang pengembangan layanan teknologi finansial dan pembayaran digital bagi merchant serta pelaku UMKM di seluruh Indonesia," ujar manajemen CASH dalam siaran pers, Jumat (3/7/2026).

Perseroan menjelaskan dana bersih hasil PUT I akan dimanfaatkan untuk memperkuat struktur keuangan dan mendukung ekspansi operasional. 

Sekitar 45,44 persen dialokasikan untuk pelunasan sebagian kewajiban pokok, bunga, serta denda utang kepada PT Bara Alam Utama. Transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi sekaligus transaksi material.

Selanjutnya, sekitar 41,32 persen dana akan digunakan sebagai modal kerja untuk mendukung kebutuhan operasional Perseroan selama 12 bulan ke depan. 

Alokasi tersebut mencakup biaya operasional bisnis utama, pemasaran dan pengembangan merchant, pengembangan teknologi informasi, infrastruktur operasional, hingga beban umum dan administrasi.

Sementara itu, sekitar 13,24 persen sisanya akan digunakan sebagai belanja modal (capital expenditure/capex) melalui investasi pada aset tetap guna meningkatkan kapasitas layanan serta memperkuat infrastruktur pendukung perusahaan.

Cashlez Worldwide Indonesia (CASH). [Cashup]
Cashlez Worldwide Indonesia (CASH). [Cashup]

Melalui rights issue CASH ini, Perseroan berharap memiliki struktur permodalan yang lebih sehat sehingga mampu mempercepat ekspansi layanan teknologi finansial, pembayaran digital, dan solusi transaksi bagi merchant serta UMKM di Indonesia. 

Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi CASH di tengah pertumbuhan industri pembayaran digital nasional yang terus berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GMFI Siap Gelar Right Issue Sekaligus Inbreng Lahan dari API Rp 5,66 Triliun

GMFI Siap Gelar Right Issue Sekaligus Inbreng Lahan dari API Rp 5,66 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 18:19 WIB

PANI Siap Raup Rp16,7 Triliun dari Rights Issue

PANI Siap Raup Rp16,7 Triliun dari Rights Issue

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 19:19 WIB

INET Umumkan Rights Issue Jumbo Rp1,78 Triliun, Untuk Apa Saja Dananya?

INET Umumkan Rights Issue Jumbo Rp1,78 Triliun, Untuk Apa Saja Dananya?

Bisnis | Minggu, 28 September 2025 | 18:24 WIB

Transaksi COD Justru Meningkat di Era Digital, Ini Alasannya!

Transaksi COD Justru Meningkat di Era Digital, Ini Alasannya!

Bisnis | Kamis, 04 September 2025 | 18:59 WIB

PANI Siapkan Rp16,1 Triliun Borong 44,1 Persen Saham CBDK

PANI Siapkan Rp16,1 Triliun Borong 44,1 Persen Saham CBDK

Bisnis | Kamis, 04 September 2025 | 13:18 WIB

Gelar RUPSLB, Emiten TRON Berencana Tambah Modal dari Right Issue

Gelar RUPSLB, Emiten TRON Berencana Tambah Modal dari Right Issue

Bisnis | Rabu, 25 Juni 2025 | 17:08 WIB

Terkini

Stok Melimpah dan Pasar Lesu, Harga Minyak WTI Tergelincir ke Level 86 Dolar AS

Stok Melimpah dan Pasar Lesu, Harga Minyak WTI Tergelincir ke Level 86 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:52 WIB

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.952

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.952

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:39 WIB

Jangan Borong, Harga Emas Antam Terus Meroket Jadi Rp2.651.000/Gram

Jangan Borong, Harga Emas Antam Terus Meroket Jadi Rp2.651.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:31 WIB

IHSG Mulai Betah di Zona Hijau, Pagi Bergerak di Level 5.800-an

IHSG Mulai Betah di Zona Hijau, Pagi Bergerak di Level 5.800-an

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:18 WIB

Dari Ratusan Perusahaan, Mengapa Danantara Hanya Buka Kinerja 11 BUMN?

Dari Ratusan Perusahaan, Mengapa Danantara Hanya Buka Kinerja 11 BUMN?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:48 WIB

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri 24 Bisa Diborong!

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri 24 Bisa Diborong!

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:35 WIB

Bukan Sekadar Dipangkas, Ini Alasan 240 BUMN Dikonsolidasikan

Bukan Sekadar Dipangkas, Ini Alasan 240 BUMN Dikonsolidasikan

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:31 WIB

Minyak Dunia Stabil, Ekspor Minyak Arab Saudi Pulih: Harga BBM Bakal Turun Lagi?

Minyak Dunia Stabil, Ekspor Minyak Arab Saudi Pulih: Harga BBM Bakal Turun Lagi?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:28 WIB

CIMB Niaga Bidik Nasabah Keluarga untuk Perluas Layanan Keuangan Digital

CIMB Niaga Bidik Nasabah Keluarga untuk Perluas Layanan Keuangan Digital

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:21 WIB

Tekanan Pasar Tenaga Kerja AS Mereda, Investor Saham Bisa Lebih Tenang?

Tekanan Pasar Tenaga Kerja AS Mereda, Investor Saham Bisa Lebih Tenang?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:10 WIB

×