Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

PANI Siap Raup Rp16,7 Triliun dari Rights Issue

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 17 Oktober 2025 | 19:19 WIB
PANI Siap Raup Rp16,7 Triliun dari Rights Issue
PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mendapatkan dukungan penuh dari pemegang saham untuk melancarkan aksi korporasi jumbo. Foto ist.
  • Pemegang saham PANI sepakat bulat memberi lampu hijau bagi pelaksanaan Rights Issue III dengan target penghimpunan dana hingga Rp16,7 triliun.
  • PANI berencana menerbitkan hingga 1,21 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp15.000 per saham.
  • Dana segar yang diperoleh akan digunakan untuk langkah konsolidasi besar-besaran.

Suara.com - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mendapatkan dukungan penuh dari pemegang saham untuk melancarkan aksi korporasi jumbo.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 9 Oktober 2025, pemegang saham sepakat bulat memberi lampu hijau bagi pelaksanaan Rights Issue III dengan target penghimpunan dana hingga Rp16,7 triliun.

Partisipasi pemegang saham yang mencapai 96,86 persen suara dalam rapat di Agung Sedayu Group Tower mencerminkan keyakinan tinggi terhadap arah strategis PANI untuk menjadi motor utama pengembangan kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2).

PANI berencana menerbitkan hingga 1,21 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp15.000 per saham. Dana segar yang diperoleh akan digunakan untuk langkah konsolidasi besar-besaran, terutama memperbesar kepemilikan pada PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), pengelola kawasan Central Business District (CBD) PIK2. 

Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, menyebut dukungan pemegang saham ini sebagai sinyal positif. Ia menegaskan bahwa aksi korporasi ini lebih dari sekadar penambahan modal, melainkan konsolidasi nilai bisnis yang terintegrasi.

“Kami memandang momen ini sebagai langkah signifikan dalam menciptakan sinergi bisnis yang optimal, mengingat CBDK memiliki properti investasi seperti Nusantara International Convention Exhibition (NICE) dan Hotel Hilton PIK2 Jakarta yang akan menjadi sumber recurring income bagi PANI,” ujar Sugianto.

Dengan target peningkatan kepemilikan hingga 90 persen di CBDK, PANI bertujuan menguasai porsi laba komprehensif yang lebih besar. Sisa dana rights issue juga akan disuntikkan ke entitas anak lainnya untuk mempercepat pengembangan sejumlah proyek ikonik di PIK2, termasuk The Golf Signature, SOHO Miami, Rukan Lau Pa Sat, dan Padma.

Langkah agresif ini mengokohkan posisi PANI sebagai pengembang properti terdepan di kawasan barat Jakarta. Dalam dua tahun terakhir, serangkaian aksi korporasi telah berhasil mengantarkan PANI mengelola bank tanah seluas 1.823 hektar di PIK2, menjadikannya kunci utama pertumbuhan kawasan metropolitan baru tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Direksi Garuda Dirombak dan Orang Asing Jadi Pejabat, Bos Danantara Singgung soal Korupsi

Direksi Garuda Dirombak dan Orang Asing Jadi Pejabat, Bos Danantara Singgung soal Korupsi

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 10:51 WIB

Unilever Indonesia Tunjuk Hendri Widiarta sebagai Direktur HR, Ini Profilnya!

Unilever Indonesia Tunjuk Hendri Widiarta sebagai Direktur HR, Ini Profilnya!

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2025 | 17:30 WIB

Sah! Garuda Indonesia Tunjuk eks Petinggi Singapore Airlines jadi Direktur Keuangan

Sah! Garuda Indonesia Tunjuk eks Petinggi Singapore Airlines jadi Direktur Keuangan

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2025 | 17:18 WIB

Terkini

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:20 WIB

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:09 WIB

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:06 WIB

Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah

Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:54 WIB

Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu

Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:20 WIB

Pasar Sambut Positif Rumor Chatib Basri Jadi Menkeu, tapi Ada Catatannya

Pasar Sambut Positif Rumor Chatib Basri Jadi Menkeu, tapi Ada Catatannya

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:08 WIB

Kepercayaan Pasar Jadi Taruhan, Isu Pergantian Menkeu Bisa Guncang Rupiah

Kepercayaan Pasar Jadi Taruhan, Isu Pergantian Menkeu Bisa Guncang Rupiah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:52 WIB

Panas Bumi Indonesia Melesat, PGE Dapat Suntikan Dana Rp7,8 Triliun untuk 3 Proyek Strategis

Panas Bumi Indonesia Melesat, PGE Dapat Suntikan Dana Rp7,8 Triliun untuk 3 Proyek Strategis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:14 WIB

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:42 WIB

Bekas Klinik Peninggalan Belanda Dimanfaatkan Jadi Kebun Lidah Buaya, Nyiramnya Bisa Lewat HP

Bekas Klinik Peninggalan Belanda Dimanfaatkan Jadi Kebun Lidah Buaya, Nyiramnya Bisa Lewat HP

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:24 WIB