- Unilever Global berinvestasi besar di KEK Sei Mangkei, Sumut. Proyek yang dijadikan hub rantai nilai global ini diresmikan pada Agustus 2026 mendatang.
- Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei akan dikembangkan menjadi pusat rantai nilai global bagi operasional perusahaan Unilever secara dunia.
- Realisasi investasi ini diproyeksikan mampu menyerap ribuan tenaga kerja Indonesia serta akan diresmikan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengatakan proyek hasil investasi Unilever Global di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei yang terletak di Sumatera Utara akan diresmikan Agustus mendatang.
Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengatakan kalau perusahaan global barang konsumen itu siap melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk proyek baru di KEK Sei Mangkei pada Agustus 2026 mendatang.
"Itu di situ Unilever Global membikin investasi yang sangat besar di situ. Bulan depan mereka akan groundbreaking satu program baru, saya lupa angkanya, tapi itu Unilever Global, beda dengan Unilever Indonesia," katanya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Susiwijono mengungkapkan kalau KEK Sei Mangkei bakal dijadikan hub untuk global value chain atau rantai nilai global Unilever.
"Jadi sudah bagus posisinya. Dipercaya oleh grup Unilever Global untuk menjadi salah satu titik global value chain-nya dunia," lanjut dia.
![Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (6/7/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/06/50664-sekretaris-kemenko-perekonomian-susiwijono-moegiarso.jpg)
Sayang Susiwijono tidak menyebutkan besaran nilai investasi dari proyek Unilever Global di KEK Sei Mengkei tersebut. Ia hanya menyebut itu bisa menarik ribuan tenaga kerja Indonesia.
Dia juga memastikan kalau peresmian proyek itu akan dihadiri langsung oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Agustus 2026.
"Oh bulan depan sudah akan groundbreaking. Sudah riil itu, sudah betul-betul investasi, realisasi investasi. Bukan hanya komitmen," jelas Susiwijono.