IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

M Nurhadi

Kamis, 09 Juli 2026 | 13:30 WIB
IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor
ARSIP-Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]
baca 10 detik
  • IHSG ditutup menguat 0,21 persen ke level 5.885,70 pada perdagangan Kamis, 9 Juli 2026 di Bursa Efek Indonesia.
  • Penguatan indeks didorong kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi domestik meskipun terdapat guncangan geopolitik di wilayah Timur Tengah.
  • Sektor energi dan komoditas menjadi penggerak utama pasar, sementara sektor perbankan dan otomotif mengalami tekanan jual pada sesi pertama.

Suara.com - Pasar modal Indonesia menunjukkan daya tahan tinggi di tengah guncangan geopolitik global. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses membalikkan keadaan dengan bergerak ke zona hijau pada penutupan paruh pertama perdagangan, Kamis (9/7/2026).

Kepercayaan pelaku pasar terhadap fundamental ekonomi domestik yang kokoh menjadi katalis utama yang meredam sentimen negatif dari Timur Tengah.

Menutup sesi pertama, indeks acuan nasional tersebut menguat tipis 12,32 poin atau setara 0,21 persen ke posisi 5.885,70. Sepanjang paruh waktu tersebut, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 5,904,39 setelah dibuka pada batas bawah harian di 5,839,67.

Apresiasi yang dibukukan bursa domestik ini terbilang menarik lantaran terjadi saat pasar saham regional Asia bergerak volatil.

Berdasarkan ulasan dari Pilarmas Investindo Sekuritas, kecemasan investor global memuncak setelah konfirmasi serangan udara susulan oleh militer Amerika Serikat ke basis pertahanan Iran.

Teheran pun langsung merespons dengan ancaman balasan berskala besar terhadap aset-aset militer Washington di kawasan tersebut.

Ketegangan bersenjata ini langsung mengerek harga minyak mentah Brent ke level 78,83 dolar AS per barel. Kondisi ini memicu kekhawatiran baru terkait potensi lonjakan inflasi global, yang berisiko memaksa bank-bank sentral dunia mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.

Di sisi lain, investor juga tengah mencermati dinamika moneter dari Negeri Paman Sam. Dokumen risalah pertemuan bank sentral AS (The Fed) bulan Juni mengindikasikan mayoritas pejabat mulai menahan diri untuk tidak menaikkan suku bunga secara agresif.

Kendati demikian, pasar masih mengantisipasi setidaknya satu kali penyesuaian suku bunga acuan menjelang pengujung tahun 2026.

baca juga

Fokus perhatian kini beralih pada rilis data klaim pengangguran dan angka penjualan residensial di AS sebagai kompas arah kebijakan berikutnya.

Saham Paling Banyak Diborong dan Dijual

Aktivitas perdagangan di lantai bursa sepanjang sesi pertama mencatatkan volume transaksi mencapai 16,67 miliar lembar saham.

Akumulasi nilai transaksi menembus Rp6,72 triliun, di mana pasar reguler mendominasi sebesar Rp5,66 triliun dan pasar negosiasi membukukan Rp1,06 triliun. Bersamaan dengan itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bertengger di posisi Rp18.079.

Dari lini sektoral, saham-saham berbasis komoditas dan energi tampil sebagai penggerak utama (leading movers) yang menjaga indeks tetap di zona hijau.

Saham Amman Mineral Internasional (AMMN) memimpin penguatan dengan kenaikan 2,99 persen ke level Rp3.450, disusul oleh Bumi Resources (BUMI) yang melonjak 5,15 persen ke Rp143, serta Bumi Resources Minerals (BRMS) yang menguat 4,20 persen ke posisi Rp496. Emiten lain seperti VKTR dan Bank Mandiri (BMRI) juga turut menyumbang poin penting bagi indeks.

Sebaliknya, tekanan jual melanda sektor perbankan berkapitalisasi besar dan otomotif yang berperan sebagai penahan laju indeks (lagging movers). Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) terkoreksi 1,08 persen ke Rp2,760, Astra International (ASII) melemah 1,64 persen ke Rp4.810, dan Bank Central Asia (BBCA) turun tipis 0,40 persen ke posisi Rp6.150.

Untuk jajaran saham yang mencatatkan keuntungan tertinggi (top gainers), JELI berada di posisi teratas dengan lonjakan mencapai 24,91 persen ke Rp1,755, diikuti oleh JAST yang melesat 22,08 persen. Sementara itu, kelompok saham yang berkinerja paling anjlok (top losers) dipimpin oleh JECX yang merosot hingga 14,87 persen ke level Rp1.660.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cheers..! Happy Hapsoro Suami Puan Maharani Borong Saham Emiten Diskotik SCBD

Cheers..! Happy Hapsoro Suami Puan Maharani Borong Saham Emiten Diskotik SCBD

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:42 WIB

Harga Anjlok, Direksi AMMN Malah Serok Saham Rp17 Miliar, Ada Apa?

Harga Anjlok, Direksi AMMN Malah Serok Saham Rp17 Miliar, Ada Apa?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:49 WIB

IHSG Terkoreksi di Tengah Isu Turun Kelas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi

IHSG Terkoreksi di Tengah Isu Turun Kelas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:32 WIB

IHSG Berpotensi Koreksi ke Level 5.850 Usai Trump Singgung Perang Berlanjut

IHSG Berpotensi Koreksi ke Level 5.850 Usai Trump Singgung Perang Berlanjut

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 06:57 WIB

Rupiah Kembali Rp18.000, Mata Uang RI Melemah Akibat Kasta IHSG Turun?

Rupiah Kembali Rp18.000, Mata Uang RI Melemah Akibat Kasta IHSG Turun?

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:46 WIB

Emiten Pertahankan Posisi FTSE Russell ESG Rating, Saham AVIA di Zona Hijau

Emiten Pertahankan Posisi FTSE Russell ESG Rating, Saham AVIA di Zona Hijau

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:40 WIB

Terkini

Di Balik Putusan MK soal Gibran, Rakyat Cuma Penonton dalam Konflik Elite

Di Balik Putusan MK soal Gibran, Rakyat Cuma Penonton dalam Konflik Elite

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Memutus Lingkaran Setan Pungli: Negara Bukan Tempat yang Layanannya Ditentukan Isi Dompet

Memutus Lingkaran Setan Pungli: Negara Bukan Tempat yang Layanannya Ditentukan Isi Dompet

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:14 WIB

7 Pilihan HP Murah Layar AMOLED 120 Hz, Scrolling Mulus dan Baterai Awet

7 Pilihan HP Murah Layar AMOLED 120 Hz, Scrolling Mulus dan Baterai Awet

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:12 WIB

PLN Journalist Awards 2026 Hadir Lagi, Angkat Tema Energi Mandiri untuk Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Hadir Lagi, Angkat Tema Energi Mandiri untuk Indonesia Berdaya

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:12 WIB

Indonesia Tidak Lagi Dijajah Belanda, Lalu Mengapa Gerpolek Masih Relevan?

Indonesia Tidak Lagi Dijajah Belanda, Lalu Mengapa Gerpolek Masih Relevan?

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Wamensesneg Soroti Temuan MK Soal Ijazah Gibran: Bukan Tidak Ada, Tapi Belum Diketemukan

Wamensesneg Soroti Temuan MK Soal Ijazah Gibran: Bukan Tidak Ada, Tapi Belum Diketemukan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Beredar Daftar Patokan Sumbangan ASN, PMI DKI Jakarta Bakal Telusuri Aliran Bulan Dana

Beredar Daftar Patokan Sumbangan ASN, PMI DKI Jakarta Bakal Telusuri Aliran Bulan Dana

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Masih Negosiasi dengan AFC, I.League Kejar Slot Asia untuk Juara League Cup 2026/2027

Masih Negosiasi dengan AFC, I.League Kejar Slot Asia untuk Juara League Cup 2026/2027

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Cara Memakai Viva Milk Cleanser dan Face Tonic yang Benar, Ternyata Ada 4 Langkah

Cara Memakai Viva Milk Cleanser dan Face Tonic yang Benar, Ternyata Ada 4 Langkah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Hilirisasi Nikel Digenjot, 11 Proyek Rp180 Triliun Resmi Diluncurkan

Hilirisasi Nikel Digenjot, 11 Proyek Rp180 Triliun Resmi Diluncurkan

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02 WIB

×