Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Terkoreksi di Tengah Isu Turun Kelas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi

M Nurhadi

Kamis, 09 Juli 2026 | 07:32 WIB
IHSG Terkoreksi di Tengah Isu Turun Kelas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi
ARSIP-Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG anjlok 1,89 persen pada 8 Juli 2026 akibat aksi jual asing dan potensi penurunan status pasar modal.
  • Pernyataan geopolitik Presiden Trump memicu volatilitas Wall Street serta kekhawatiran kenaikan inflasi akibat lonjakan harga minyak mentah.
  • Bursa saham Asia bergerak bervariasi dengan indeks Kospi Korea Selatan anjlok signifikan, sementara indeks Hang Seng mencatatkan penguatan.

Suara.com - Kombinasi dari memanasnya tensi geopolitik global dan sentimen negatif domestik sukses menekan pasar saham Indonesia. Pada penutupan perdagangan Rabu (8/7/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok signifikan sebesar 1,89 persen atau terpangkas 113,12 poin ke level 5.873,37.

Kejatuhan indeks saham domestik ini dipicu oleh aksi jual investor asing yang diperparah oleh kekhawatiran pasar terkait potensi penurunan status (downgrade) pasar modal Indonesia oleh S&P Dow Jones Indices dari kategori pasar berkembang (emerging market) menjadi pasar perintis (frontier market).

Sinyal Membingungkan Trump Guncang Wall Street

Bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) bergerak fluktuatif setelah Presiden Donald Trump memberikan pernyataan yang membingungkan terkait status perang dengan Iran.

Indeks S&P 500 sempat merosot hingga 1,1 persen setelah Trump menyatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata sementara telah "berakhir".

Namun, indeks berhasil memangkas pelemahan menjadi 0,3 persen di akhir perdagangan setelah Trump mengklarifikasi bahwa pertempuran baru-baru ini bukan berarti kembalinya perang skala penuh.

Secara kumulatif, indeks Dow Jones Industrial Average merosot hingga 576 poin atau jatuh 1,1 persen. Sebaliknya, indeks Nasdaq yang padat teknologi berhasil membalikkan keadaan dari zona merah dan ditutup menguat tipis 0,2 persen.

Retorika Trump ini dinilai menjadi ancaman baru bagi perekonomian dunia. Jika perang terus berlanjut, terdapat risiko pemblokiran Selat Hormuz yang merupakan jalur urat nadi pengiriman minyak mentah dari Teluk Persia ke seluruh dunia.

Hal ini dikhawatirkan dapat memicu kembali lonjakan inflasi global, yang pada gilirannya akan memaksa Bank Sentral AS (The Fed) dan bank sentral dunia lainnya untuk menaikkan suku bunga acuan. Suku bunga yang tinggi berisiko memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menekan harga aset investasi.

baca juga

Lonjakan Harga Minyak dan Saham yang Terdampak

Sektor komoditas energi merespons keras situasi ini. Harga minyak mentah jenis Brent meroket 5,2 persen ke level USD 78,02 per barel dan sempat menyentuh angka USD 80.

Lonjakan ini dinilai mencemaskan karena harga minyak baru saja mendingin ke level sebelum perang, meski posisinya masih di bawah puncaknya yang sempat menyentuh USD 120 per barel.

Di Wall Street, saham-saham sektor perumahan menjadi industri yang memimpin kejatuhan akibat kekhawatiran kenaikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (Treasury) yang akan mengerek bunga KPR. Saham Builders FirstSource terjun 5.4 persen, diikuti PulteGroup yang turun 5,4 persen, dan D.R. Horton yang merosot 4,6 persen.

Emiten dengan beban biaya bahan bakar tinggi juga berguguran, seperti American Airlines yang jatuh 4 persen dan operator kapal pesiar Carnival yang terkoreksi 3,9 persen. Penurunan bursa saham AS ini sedikit tertahan oleh stabilitas saham-saham raksasa di industri kecerdasan buatan (AI) yang berhasil bangkit dari tekanan aksi jual dalam beberapa pekan terakhir.

Pergerakan Kontras Bursa Saham Asia

Di kawasan Asia, bursa saham bergerak bervariasi dengan volatilitas tinggi:

Korea Selatan: Indeks Kospi ditutup anjlok 5,3 persen, melanjutkan tren fluktuasi tajam akibat pergeseran sentimen pasar terhadap saham-saham sektor AI yang mendominasi bursa Seoul.

Hong Kong: Indeks Hang Seng tampil anomali dengan melonjak 3 persen. Penguatan ini dipimpin oleh startup AI asal China, Zhipu (Z.ai / Knowledge Atlas Technology), yang sahamnya melesat 13,4 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Berpotensi Koreksi ke Level 5.850 Usai Trump Singgung Perang Berlanjut

IHSG Berpotensi Koreksi ke Level 5.850 Usai Trump Singgung Perang Berlanjut

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 06:57 WIB

Rupiah Kembali Rp18.000, Mata Uang RI Melemah Akibat Kasta IHSG Turun?

Rupiah Kembali Rp18.000, Mata Uang RI Melemah Akibat Kasta IHSG Turun?

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:46 WIB

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:32 WIB

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:13 WIB

Investor Asing Masih Jual Saham Rp365 Miliar di Sesi I, Tapi BBCA Tetap Diserok

Investor Asing Masih Jual Saham Rp365 Miliar di Sesi I, Tapi BBCA Tetap Diserok

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:20 WIB

Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900

Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:15 WIB

Terkini

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:57 WIB

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:44 WIB

×