- IHSG di BEI ditutup menguat tipis 0,11 persen ke level 5.930,84 pada perdagangan sesi pertama, Senin (13/7/2026).
- Penguatan IHSG didorong oleh sektor konsumer siklikal dan material dasar di tengah volatilitas pasar yang cukup tinggi.
- Performa indeks tertekan akibat pelemahan saham berkapitalisasi besar seperti BBCA serta depresiasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar.
Deretan Saham Pencetak Keuntungan dan Kerugian Tertinggi
Berdasarkan data perdagangan yang dirilis oleh BNI Sekuritas, sejumlah saham lapis ketiga berhasil mencatatkan lonjakan harga yang signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers pada jeda siang ini. Posisi pertama ditempati oleh BKDP yang meroket 33,01 persen ke level Rp137.
Diikuti oleh TAMA yang melonjak 27,10 persen ke Rp197, PRDL yang melesat 24,77 persen ke level Rp272, serta ATAP yang menguat 24,44 persen ke posisi Rp555.
Sebaliknya, kelompok saham yang mengalami koreksi paling dalam (top losers) pada perdagangan sesi pertama ini dipimpin oleh JELI yang ambles 14,72 persen ke harga Rp1,275.
Tren penurunan tajam ini juga dialami oleh saham RBMS yang jatuh 10,61 persen ke level Rp59, SOSS merosot 9,95 persen ke Rp995, SINI turun 9,81 persen ke Rp7.125, dan VISi yang melemah 7,73 persen ke level Rp895.
Disclaimer: Perkembangan instrumen pasar modal dan harga saham bersifat sangat dinamis serta fluktuatif dari waktu ke waktu. Artikel ini ditulis berdasarkan rangkuman data perdagangan resmi harian dan ditujukan sebagai media informasi serta edukasi publik, bukan merupakan bentuk rekomendasi, arahan hukum, atau ajakan mutlak untuk melakukan transaksi beli maupun jual terhadap aset investasi pribadi Anda.