S&P Pertahankan Rating Indonesia, Pemerintah Sebut Jadi Sinyal Positif bagi Ekonomi

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 14 Juli 2026 | 14:07 WIB
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Pemerintah Sebut Jadi Sinyal Positif bagi Ekonomi
Pemerintah menyambut positif keputusan lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat utang (sovereign rating) Indonesia pada level investment grade BBB dengan prospek stabil. Foto Antara.
baca 10 detik
  • S&P pertahankan rating Indonesia BBB dengan outlook stabil.
  • Pemerintah nilai keputusan itu perkuat kepercayaan investor.
  • Reformasi DHE SDA dinilai dukung transparansi dan tata kelola.

Suara.com - Pemerintah menyambut positif keputusan lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat utang (sovereign rating) Indonesia pada level investment grade BBB dengan prospek stabil. Penilaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa fundamental ekonomi nasional tetap dipercaya di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ferry Irawan mengatakan, hasil penilaian S&P menjadi momentum penting yang harus dijaga agar kepercayaan investor terhadap Indonesia tetap kuat.

"Kalau kami di Kantor Menko mudah-mudahan momentum ini, termasuk kemarin yang kita baru dapat juga rilis dari S&P. Ini juga jadi satu hal momentum yang mudah-mudahan bisa kita terus dorong untuk aspek positif dari ekonomi kita," kata Ferry saat mewakili Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Risk and Governance Summit (RGS) 2026 di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Menurut Ferry, Indonesia masih berada dalam kategori negara yang layak investasi atau investment grade. Status tersebut tidak hanya dipertahankan oleh S&P, tetapi juga oleh dua lembaga pemeringkat internasional lainnya, yakni Moody's dan Fitch Ratings.

Ia menilai, keputusan S&P bahkan memberikan sinyal yang lebih positif karena tetap mempertahankan peringkat BBB dengan prospek stabil.

"Indonesia itu masih berada di peringkat layak investasi atau investment grade. Status ini dipertahankan baik oleh Moody's, Fitch, juga terakhir S&P. Bahkan kalau kita lihat S&P itu lebih baik dari Fitch dan Moody's yang sebelumnya rilis, dengan tetap di peringkat sovereign rating BBB dengan prospek yang stabil," ujarnya.

Ferry mengatakan, konsistensi lembaga pemeringkat global dalam mempertahankan status investasi Indonesia menunjukkan tingkat kepercayaan terhadap daya tahan perekonomian nasional di tengah tekanan global.

"Ini mudah-mudahan sekali lagi mencerminkan trust yang diberikan oleh lembaga rating terhadap ketahanan ekonomi kita. Ini momentum yang kita perlu terus jaga," katanya.

Selain menyoroti peringkat kredit Indonesia, Ferry juga menekankan pentingnya reformasi tata kelola yang terus dilakukan pemerintah. Menurutnya, sejumlah lembaga internasional memberikan perhatian terhadap peningkatan efektivitas kelembagaan, kepastian kebijakan (policy predictability), kemudahan akses pasar, transparansi, hingga efisiensi infrastruktur pasar keuangan.

baca juga

Ia menambahkan, pemerintah juga terus memperkuat reformasi di sektor sumber daya alam melalui penyempurnaan kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA). Kebijakan tersebut ditujukan untuk meningkatkan transparansi, memperkuat tata kelola, serta menekan praktik under invoicing dan transfer pricing.

Menurut Ferry, langkah reformasi tersebut menjadi salah satu aspek yang turut mendapat perhatian dalam penilaian S&P terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Pemerintah berharap berbagai reformasi yang terus dijalankan, dikombinasikan dengan terjaganya stabilitas ekonomi makro, dapat memperkuat kepercayaan investor serta menjaga arus investasi ke Indonesia di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Permintaan Naik, Bagaimana Meningkatkan Produksi Kopi Tanpa Merusak Hutan dan Keanekaragaman Hayati?

Permintaan Naik, Bagaimana Meningkatkan Produksi Kopi Tanpa Merusak Hutan dan Keanekaragaman Hayati?

Lifestyle | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:58 WIB

Bertahan atau Resign? Dilema yang Menghantui Pekerja di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Bertahan atau Resign? Dilema yang Menghantui Pekerja di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:00 WIB

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

Terkini

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

×