IHSG Meloyo Pada Jumat Pagi, Tapi Masih di Level 6.000

Achmad Fauzi

Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:16 WIB
IHSG Meloyo Pada Jumat Pagi, Tapi Masih di Level 6.000
Pekerja mengamati layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.[ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
baca 10 detik
  • IHSG melemah ke level 6.088 pada perdagangan Jumat, 17 Juli 2026, setelah sempat dibuka menguat di level 6.112.
  • Sebanyak 242 saham mengalami penurunan nilai saat total transaksi pasar mencapai angka Rp 777,02 miliar pagi itu.
  • PT Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG berpeluang menguat di rentang support 6.057 dan resistance 6.162 meski bursa Asia melemah.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meloyo pada awal perdagangan, Jumat, 17 Juli 2026. Padahal, IHSG dibuka menguat ke level 6.112.

Mengutip data Stockbit, hingga pukul 09.05 WIB, IHSG justru berbalik melemh 19,78 poin atau 0,32 persen ke level 6.088.

Pada perdagangan waktu itu sebanyak 1,88 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp 777,02 miliar serta frekuensi sebesar 165.020 kali.

Di waktu itu, terdapat 201 saham menghijau, sedangkan, 242 saham merosot. Sisanya, 522 saham masih belum bergerak alias stagnan.

IHSG merosot tajam pada perdagangan sesi I hari ini. [ANTARA].
IHSG melemah pada awal perdagangan. [ANTARA].

Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:

Top Gainer

  • AGAR
  • RONY
  • TNCA
  • KBLV
  • BPTR

Top Loser

  • BAPA
  • CTTH
  • BBLD
  • PSDN
  • RMKE

Proyeksi IHSG

PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang bergerak menguat pada perdagangan Jumat, 17 Juli 2026. 

baca juga

Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran support 6.057 dan resistance 6.162, seiring mulai membaiknya sentimen pasar meski bursa saham Asia pada pembukaan perdagangan mayoritas berada di zona merah.

Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk Reza Priyambada mengatakan, peluang penguatan IHSG masih terbuka dengan tetap mencermati dinamika pasar global yang masih membebani pergerakan indeks regional.

"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak pada kisaran support di level 6.057 dan resistance di level 6.162 dengan kecenderungan menguat. Meski mayoritas bursa Asia pada pagi ini melemah, peluang penguatan IHSG masih terbuka didukung sejumlah saham yang menunjukkan sinyal teknikal positif," ujar Reza Priyambada saat dihubungi Suara.com, Jumat (17/7/2026).

Pada perdagangan pagi, mayoritas indeks saham Asia mengalami pelemahan. Salah satunya Indeks Nikkei 225 yang turun sekitar tiga koma nol lima persen.

Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Berpeluang Menguat ke 6.162, Reliance Sekuritas Unggulkan BBCA hingga SCMA

IHSG Berpeluang Menguat ke 6.162, Reliance Sekuritas Unggulkan BBCA hingga SCMA

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:50 WIB

IHSG Berisiko Terkoreksi Hari Ini, Waspadai Saham-saham Berikut!

IHSG Berisiko Terkoreksi Hari Ini, Waspadai Saham-saham Berikut!

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:19 WIB

Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik

Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:42 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×