Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Permintaan Produk Tembakau Alternatif Naik

Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:10 WIB
Permintaan Produk Tembakau Alternatif Naik
Rokok elektrik Stig di pameran Vape Fair 2019, Sabtu (7/9/2019). [Suara.com/Tivan Rahmat]
baca 10 detik
  • Produk tembakau alternatif dinilai mendukung pendekatan harm reduction.
  • Edukasi berbasis sains dinilai penting bedakan risiko nikotin dan asap rokok.
  • Konsumen diminta memakai produk legal dan hanya untuk usia 21 tahun ke atas.

Suara.com - Meningkatnya minat masyarakat terhadap produk tembakau alternatif dinilai mencerminkan perubahan perilaku konsumen yang semakin memperhatikan aspek kesehatan sekaligus mendorong berkembangnya pendekatan harm reduction atau pengurangan risiko di Indonesia.

Produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan dinilai menjadi pilihan bagi perokok dewasa yang ingin memperoleh asupan nikotin tanpa melalui proses pembakaran tembakau, yang selama ini diketahui menghasilkan berbagai zat berbahaya.

Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), Paido Siahaan, menjelaskan bahwa nikotin memang dapat memicu pelepasan hormon dopamin di otak sehingga memberikan efek fokus dan konsentrasi. Namun, menurutnya, risiko kesehatan terbesar dari rokok konvensional berasal dari proses pembakaran tembakau yang menghasilkan tar, karbon monoksida, serta berbagai zat karsinogenik.

"Nikotin merupakan zat yang menyebabkan ketergantungan, tetapi bukan penyebab utama berbagai penyakit terkait merokok. Sebagian besar bahaya rokok muncul ketika tembakau dibakar, karena proses tersebut menghasilkan asap yang mengandung tar, karbon monoksida, serta berbagai zat karsinogenik," ujar Paido, Minggu (19/7/2026).

Ia mengatakan, mekanisme tanpa pembakaran pada produk tembakau alternatif menghasilkan uap yang mengandung nikotin sehingga berpotensi memberikan tingkat risiko kesehatan yang lebih rendah dibandingkan terus mengonsumsi rokok konvensional.

Meski demikian, Paido menegaskan penggunaan nikotin tetap memiliki risiko sehingga edukasi kepada masyarakat harus mengedepankan fakta ilmiah. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan antara risiko nikotin dan bahaya yang muncul akibat pembakaran tembakau.

"Edukasi berbasis bukti penting agar masyarakat memahami tingkat risiko itu berbeda-beda. Konsumen perlu mengetahui bahwa menggunakan nikotin tetap ada risikonya, meskipun minim, dan yang paling berbahaya adalah munculnya zat-zat berbahaya hasil dari proses pembakaran tembakau," katanya.

Sementara itu, Ketua Gerakan Bebas Tar dan Asap (GEBRAK), Garindra Kartasasmita, menilai meningkatnya penggunaan produk tembakau alternatif sejalan dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan pribadi, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Menurutnya, konsep harm reduction kini menjadi salah satu pertimbangan utama bagi konsumen dalam menentukan pilihan produk tembakau.

baca juga

"Banyaknya masyarakat yang beralih memang karena produk harm reduction. Masyarakat modern saat ini lebih memperhatikan kesehatan dirinya, keluarganya, dan lingkungannya," ujar Garindra.

Ia menambahkan, selain mempertimbangkan kesehatan, faktor kenyamanan bagi masyarakat non-perokok juga menjadi alasan meningkatnya minat terhadap produk tembakau alternatif. Konsumen saat ini juga dinilai lebih kritis dengan mencari berbagai informasi dan melakukan riset sebelum membeli produk.

Garindra mengingatkan agar konsumen hanya menggunakan produk legal yang telah memenuhi ketentuan pemerintah, termasuk memiliki pita cukai, dibeli di toko resmi, serta hanya digunakan oleh orang dewasa berusia di atas 21 tahun.

Ia juga menegaskan perlunya kolaborasi antara industri dan aparat penegak hukum untuk mencegah penyalahgunaan produk vape yang dikaitkan dengan narkotika.

"Gunakan produk legal yang berpita cukai, dengan kemasan yang masih tersegel, lakukan pembelian hanya di toko-toko resmi. Penyalahgunaan vape memang ada oleh segelintir oknum, dan itu merupakan tugas bersama dari penegak hukum dan industri yang legal untuk bersama-sama memerangi narkoba," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Aturan Kemasan Rokok Seragam! Mengapa Industri Khawatir Produk Ilegal Bakal Merajalela?

Aturan Kemasan Rokok Seragam! Mengapa Industri Khawatir Produk Ilegal Bakal Merajalela?

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:10 WIB

Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko

Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:48 WIB

Terkini

Bentrok Pendukung di Gedung DPRD Riau, Dua Anggota Dewan Segera Diperiksa

Bentrok Pendukung di Gedung DPRD Riau, Dua Anggota Dewan Segera Diperiksa

Riau | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:50 WIB

4 HP Kamera OIS di Bawah Rp3 Juta, Hasil Foto Tajam dan Video Lebih Stabil

4 HP Kamera OIS di Bawah Rp3 Juta, Hasil Foto Tajam dan Video Lebih Stabil

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:50 WIB

Xiaomi 18 Series Bakal Debut Lebih Cepat, Ini Bocoran Model dan Jadwal Peluncurannya

Xiaomi 18 Series Bakal Debut Lebih Cepat, Ini Bocoran Model dan Jadwal Peluncurannya

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:46 WIB

Komitmen Menjaga Transparansi ke Media, Gubernur Khofifah Raih Pimred Award 2026 dari Dewan Pers RI

Komitmen Menjaga Transparansi ke Media, Gubernur Khofifah Raih Pimred Award 2026 dari Dewan Pers RI

Jatim | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:44 WIB

115 Napi Kelas Kakap Lapas Surabaya Mendadak Dipindah ke Nusakambangan

115 Napi Kelas Kakap Lapas Surabaya Mendadak Dipindah ke Nusakambangan

Jatim | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:39 WIB

5 Tone Up Sunscreen untuk Kulit Berminyak: Anti Lengket, No White Cast!

5 Tone Up Sunscreen untuk Kulit Berminyak: Anti Lengket, No White Cast!

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:35 WIB

Dunia di Ambang Krisis? Ancaman Blokade Laut Houthi Ancam Pasokan Minyak Global

Dunia di Ambang Krisis? Ancaman Blokade Laut Houthi Ancam Pasokan Minyak Global

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:32 WIB

Berhari-hari Terombang-ambing, Misteri Jasad Anonim di Perairan Kandang Balak

Berhari-hari Terombang-ambing, Misteri Jasad Anonim di Perairan Kandang Balak

Lampung | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:30 WIB

Waspada Kemacetan! Sekitar Kantor BPN Jakarta Pusat dan Gambir Bakal Dipadati Massa

Waspada Kemacetan! Sekitar Kantor BPN Jakarta Pusat dan Gambir Bakal Dipadati Massa

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:29 WIB

4 Jam Tangan Casio Paling Laris yang Stylish, Anti Air, dan Awet Dipakai Bertahun-tahun

4 Jam Tangan Casio Paling Laris yang Stylish, Anti Air, dan Awet Dipakai Bertahun-tahun

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:26 WIB

×