- Sebanyak 1.095 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di Jakarta Pusat pada Selasa, 21 Juli.
- Massa dari Forum Komunikasi Warga KWINI 8 Bersatu melakukan demonstrasi di Kantor BPN serta wilayah Gambir.
- Kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional dan mengimbau masyarakat untuk menghindari area yang terdampak oleh demonstrasi.
Suara.com - Kawasan Jakarta Pusat dipastikan akan mendapat pengawalan lebih pada Selasa (21/7).
Sebanyak 1.095 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga jajaran Polsek dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa yang digelar oleh sejumlah elemen massa.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengonfirmasi bahwa aksi kali ini akan digerakkan oleh Forum Komunikasi Warga KWINI 8 Bersatu dan beberapa elemen lainnya.
"Pengamanan aksi unjuk rasa dari Forum Komunikasi Warga KWINI 8 Bersatu dan beberapa elemen massa di Kantor BPN Jakarta Pusat, dengan rencana giat pukul 09.00 WIB," kata Erlyn dalam keterangan tertulisnya, Selasa.
Tak berhenti di situ, massa dijadwalkan akan melanjutkan pergerakan mereka menuju wilayah Gambir pada pukul 11.00 WIB.
Untuk mengantisipasi kepadatan, petugas di lapangan telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di titik-titik demonstrasi. Namun, penerapan pengalihan arus ini bersifat situasional, bergantung pada kondisi dan jumlah massa di lapangan.
Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk sementara waktu menghindari kawasan terdampak guna menghindari jebakan kemacetan. (Antara)