Izin Berbelit-belit Masih Hambatan Proyek Migas

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 20 Juli 2026 | 19:12 WIB
Izin Berbelit-belit Masih Hambatan Proyek Migas
Proyek LNG Abadi Blok Masela. [INPEX]
baca 10 detik
  • Wamen ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan penundaan pembangunan Lapangan Gas Abadi Blok Masela selama 28 tahun sejak 1998.
  • Kendala utama meliputi penyelesaian status lahan kawasan hutan, proses perizinan yang panjang, serta pemenuhan ganti rugi masyarakat.
  • Proyek senilai Rp 390 triliun ini ditargetkan meningkatkan pendapatan negara serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.

Suara.com - Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung membeberkan alasan di balik tertundanya pembangunan Lapangan Gas Abadi Blok Masela, Kepulauan Tanimbar, Maluku, selama 28 tahun.

Yuliot mengakui proses realisasi proyek tersebut tidak mudah, hingga akhirnya peletakan batu pertama (groundbreaking) baru dapat dilaksanakan pada 16 Juli lalu.

"Ya, untuk Masela itu ya bagaimana kita bisa menyelesaikan untuk jangka waktu 28 tahun. Ini memang bukan pekerjaan yang gampang, kita harus melihat akar permasalahan terlebih dulu," ujarnya Yuliot di di Istana Negara, Jakarta Senin (20/7/2026). 

Sejumlah tantangan yang dihadapi di antaranya penataan status lahan kawasan hutan hingga proses perizinan yang panjang. 

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan pihaknya telah meminta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama PT Pertamina (Persero) turun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi penyebab gangguan pasokan. Foto Yaumal-Suara.com
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung. Foto Yaumal-Suara.com

"Jadi akar permasalahannya adalah yang pertama penyelesaian status kawasan hutan yang harus dialihkan. Kemudian itu ada masalah perizinan-perizinan yang kita selesaikan," sebutnya. 

Selain kendala perizinan dan tata ruang, Yuliot menegaskan bahwa pemerintah juga memprioritaskan pemenuhan ganti rugi lahan serta keterlibatan masyarakat setempat agar keberadaan investasi tidak merugikan warga sekitar.

"Ya kemudian ada ganti rugi kepada masyarakat, ada keterlibatan masyarakat dalam proses Masela itu kita selesaikan semua. Jadi pada saat itu sudah selesai, maka proses penyelesaiannya itu bisa berjalan sampai diresmikan oleh Presiden untuk pelaksanaan pembangunan," katanya. 

Sebagaimana diketahui Lapangan Gas Abadi Blok Masela mulai digagas sejak 1998. Adapun nilai investasinya diperkirakan mencapai USD 20,95 miliar atau setara dengan Rp 390 triliun.  Lapangan gas tersebut ditargetkan memproduksi 9,5 juta ton LNG per tahun dan 35 ribu barel kondensat per hari. 

Gas yang dihasilkan akan dialokasikan minimal 60 persen untuk kebutuhan domestik, termasuk untuk industri hilirisasi. Sementara maksimal 40 persen sisanya dialokasikan untuk ekspor. 

baca juga

Dari sisi dampak ekonomi, proyek ini diproyeksikan memberikan pendapatan negara langsung sebesar USD 37,8 miliar dan kontribusi PDB nasional mencapai 137,8 miliar dolar AS.

Selain itu, proyek diperkirakan meningkatkan PDB Provinsi Maluku sebesar 95 miliar dolar AS dan PDB Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebesar 92 miliar dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blok Masela Bernilai Rp352 Triliun, Pertamina Didorong Perbesar TKDN dan Industri Lokal

Blok Masela Bernilai Rp352 Triliun, Pertamina Didorong Perbesar TKDN dan Industri Lokal

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 12:38 WIB

Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal

Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:01 WIB

Tensi Geopolitik Timur Tengah Mereda, ICP Juni 2026 Turun ke 83,45 Dolar AS per Barel

Tensi Geopolitik Timur Tengah Mereda, ICP Juni 2026 Turun ke 83,45 Dolar AS per Barel

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 13:45 WIB

Terkini

WIKA Jual Saham Anak Usaha Energi Terbarukan, Kantongi Rp641 Juta

WIKA Jual Saham Anak Usaha Energi Terbarukan, Kantongi Rp641 Juta

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Mendagri Dukung Program 3 Juta Rumah melalui Kemudahan Regulasi bagi MBR

Mendagri Dukung Program 3 Juta Rumah melalui Kemudahan Regulasi bagi MBR

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Beda Watak Scorpio Oktober vs November, Pengaruh Planet Bikin Sifatnya Kontras Banget!

Beda Watak Scorpio Oktober vs November, Pengaruh Planet Bikin Sifatnya Kontras Banget!

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Dalam Persaudaraan, 21.868 Pemotor Rayakan Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa

Dalam Persaudaraan, 21.868 Pemotor Rayakan Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa

Otomotif | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:47 WIB

Urutan Skincare Sariayu Putih Langsat yang Benar untuk Kulit Cerah Maksimal

Urutan Skincare Sariayu Putih Langsat yang Benar untuk Kulit Cerah Maksimal

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Prabowo Bakal Bangun Pacuan Kuda Berstandar Internasional di Sulawesi

Prabowo Bakal Bangun Pacuan Kuda Berstandar Internasional di Sulawesi

Sulsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Ini Strategi Awal Appi Sebagai Ketua Partai Demokrat Sulawesi Selatan

Ini Strategi Awal Appi Sebagai Ketua Partai Demokrat Sulawesi Selatan

Sulsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:27 WIB

Hari Pertama IBL All Indonesian 2026 Langsung Panas! Dewa United Tekuk Pelita Jaya

Hari Pertama IBL All Indonesian 2026 Langsung Panas! Dewa United Tekuk Pelita Jaya

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:19 WIB

Dedi Mulyadi Kunci Gerbang SMA-SMK Negeri di Jabar saat KBM, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Kunci Gerbang SMA-SMK Negeri di Jabar saat KBM, Ini Alasannya

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Desas-desus Hubungan Terlarang Pejabat di Sulsel Viral, Mengapa Warganet Mudah Percaya Isu Medsos

Desas-desus Hubungan Terlarang Pejabat di Sulsel Viral, Mengapa Warganet Mudah Percaya Isu Medsos

Sulsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 06:45 WIB

×