IHSG Terancam Gagal Menembus Resistance di Tengah Kenaikan Harga Minyak

M Nurhadi

Selasa, 21 Juli 2026 | 07:31 WIB
IHSG Terancam Gagal Menembus Resistance di Tengah Kenaikan Harga Minyak
Ilustrasi. [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
baca 10 detik
  • IHSG diprediksi rawan terkoreksi pada perdagangan hari ini karena gagal menembus level resistance di angka 6.300.
  • Analisis BNI Sekuritas menetapkan kisaran level support IHSG berada di rentang 6.100 hingga 6.200 untuk hari ini.
  • Sentimen negatif pasar global akibat lonjakan harga minyak memicu tekanan pada bursa saham Amerika dan Asia.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berada dalam posisi yang rawan koreksi pada perdagangan hari ini. Kendati pada perdagangan kemarin IHSG ditutup menguat sebesar 0,91% dengan catatan aksi beli bersih (net buy) asing mencapai sekitar Rp157 miliar, potensi penguatan lanjutan dinilai masih terbatas. Adapun saham-saham yang paling banyak dibeli oleh pemodal asing pada hari sebelumnya meliputi TPIA, BRPT, BBRI, BNBR, dan CUAN.

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP®, menyoroti batas kritis pergerakan indeks untuk perdagangan hari ini.

"IHSG masih rentan koreksi, sepanjang gagal break resistance di 6300," kata Fanny Suherman, CFP®.

Berdasarkan analisis teknikal BNI Sekuritas, kisaran level support IHSG hari ini berada di rentang 6.100 hingga 6.200. Sementara itu, area resistance kuat diproyeksikan berada pada rentang level 6.300 hingga 6.320.

Sebagai acuan investasi hari ini, BNI Sekuritas merekomendasikan enam ide perdagangan (trading idea) saham yang dapat dicermati:

TINS (Buy on Weakness) Area Beli: 3550–3570 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 3510 Target Terdekat: 3600–3680

PTRO (Buy on Weakness) Area Beli: 4090–4120 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 4050 Target Terdekat: 4140–4200

RAJA (Speculative Buy) Area Beli: 900–915 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 880 Target Terdekat: 925–940

SSIA (Speculative Buy) Area Beli: 1720–1740 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 1710 Target Terdekat: 1750–1790

baca juga

UNVR (Speculative Buy) Area Beli: 1730–1735 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 1710 Target Terdekat: 1760–1780

ELSA (Speculative Buy) Area Beli: 650–655 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 640 Target Terdekat: 670–685

Sentimen Global: Wall Street dan Bursa Asia Tertekan Lonjakan Energi

Kekhawatiran yang membayangi pergerakan IHSG tidak terlepas dari tekanan yang terjadi di pasar keuangan global. Indeks-indeks saham utama di Wall Street kompak ditutup melemah pada perdagangan Senin (20/7).

Kenaikan tajam harga minyak akibat memanasnya konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran menjadi beban utama sentimen investor, meskipun saham-saham sektor semikonduktor mulai menunjukkan sinyal pemulihan (rebound).

Pada penutupan bursa AS, indeks S&P 500 turun 0,19%, Nasdaq Composite terkoreksi tipis 0,05%, dan Dow Jones Industrial Average merosot 0,59%. Pelemahan Dow Jones dipicu oleh anjloknya saham Apple lebih dari 2%.

Sentimen pasar global sempat membaik pada sesi pagi setelah juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menyatakan bahwa saluran diplomasi masih terbuka melalui negara perantara.

Namun, harga minyak kembali melonjak setelah Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa Iran akan "membayar berkali-kali lipat" atas tewasnya tiga personel militer AS dalam serangan terbaru.

Di tengah tekanan tersebut, saham semikonduktor AS bangkit dari aksi jual pekan lalu, dipimpin Micron Technology (naik hampir 2%), Astera Labs (naik 1,9%), Teradyne (melonjak 3,5%), dan AMD (bertambah 1,6%).

Di kawasan regional, bursa saham Asia mayoritas bergerak melemah pada perdagangan Senin (20/7) setelah lonjakan harga minyak mentah menembus level US$ 90 per barel, yang memicu kembali kekhawatiran inflasi.

Minyak mentah Brent ditutup di level US$ 89,22 per barel, sementara jenis WTI berada di posisi US$ 83,23 per barel. Escalasi militer AS yang melancarkan serangan hari kesembilan secara berturut-turut serta balasan dari Iran turut mengganggu lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz.

Di tengah kondisi bursa Jepang yang tutup karena libur nasional, indeks Kospi Korea Selatan anjlok 4,5%, Kosdaq menurun 5,3%, dan ASX 200 Australia berkurang 0,06%. Berbeda dengan tren kawasan, pasar saham China justru menguat 1,5% dan Hang Seng Hong Kong melesat 2,36%.

Desclaimer: Artikel ini disajikan murni sebagai produk informasi jurnalistik dan edukasi pasar modal berdasarkan rilis riset resmi BNI Sekuritas serta data pasar global. Seluruh data keuangan, angka indeks, dan rekomendasi saham bersifat dinamis serta dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti fluktuasi riil di pasar saham. Aktivitas investasi dan perdagangan saham mengandung risiko kerugian finansial yang tinggi. Pembaca diharapkan bijak serta melakukan analisis mandiri secara mendalam (Due Diligence) sebelum mengambil tindakan transaksi keuangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Bom Iran, Rupiah Tersungkur

Amerika Bom Iran, Rupiah Tersungkur

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 17:46 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Begitu Iran Nyatakan Siap Negosiasi dengan Syarat

Harga Minyak Dunia Turun Begitu Iran Nyatakan Siap Negosiasi dengan Syarat

News | Senin, 20 Juli 2026 | 17:18 WIB

IHSG Tetap Menghijau Hingga Akhir Perdagangan, TPIA dan BNBR Diserok

IHSG Tetap Menghijau Hingga Akhir Perdagangan, TPIA dan BNBR Diserok

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 17:02 WIB

Fakta BBM B50: Tidak Direkomendasikan untuk Semua Jenis Mobil Diesel

Fakta BBM B50: Tidak Direkomendasikan untuk Semua Jenis Mobil Diesel

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 14:08 WIB

Astra (ASII) Kantongi Restu Buyback Saham Senilai Rp8 Triliun

Astra (ASII) Kantongi Restu Buyback Saham Senilai Rp8 Triliun

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 14:08 WIB

Asing Borong BBRI, Segini Target Harga Sahamnya

Asing Borong BBRI, Segini Target Harga Sahamnya

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 14:05 WIB

Terkini

Penyidikan Rampung, Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Penyidikan Rampung, Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:32 WIB

Anak Buah Terjaring OTT KPK di Bogor, Wamen ATR/BPN Minta Publik Tak Berspekulasi

Anak Buah Terjaring OTT KPK di Bogor, Wamen ATR/BPN Minta Publik Tak Berspekulasi

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:28 WIB

Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026

Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:28 WIB

Duh! Gunungkidul Sampai Ajukan Tambahan Stok BBM, Pemda DIY Lakukan Efisiensi Transportasi

Duh! Gunungkidul Sampai Ajukan Tambahan Stok BBM, Pemda DIY Lakukan Efisiensi Transportasi

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 17:28 WIB

Ekonom Ungkap Baik Buruk harga Pertalite Naik

Ekonom Ungkap Baik Buruk harga Pertalite Naik

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:25 WIB

15.722 Gempa Susulan Terjadi Usai Flores Diguncang M7,7, BMKG Ungkap Kondisi Terkini

15.722 Gempa Susulan Terjadi Usai Flores Diguncang M7,7, BMKG Ungkap Kondisi Terkini

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:23 WIB

Jadi Takut Makan karena Tayangan di Media Sosial? Waspadai Konten Kesehatan yang Menakut-nakuti

Jadi Takut Makan karena Tayangan di Media Sosial? Waspadai Konten Kesehatan yang Menakut-nakuti

Health | Selasa, 15 September 2026 | 17:20 WIB

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:18 WIB

×