AS dan Iran Saling Gempur 8 Malam Berturut-turut, Harga Minyak Melonjak Tajam!

M Nurhadi

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:40 WIB
AS dan Iran Saling Gempur 8 Malam Berturut-turut, Harga Minyak Melonjak Tajam!
Ledakan di pelabuhan Dayyer, Bushehr [Ist/AryJeay]
baca 10 detik
  • Amerika Serikat meluncurkan serangan militer ke Iran sejak Sabtu setelah insiden tewasnya dua personel militer di Yordania.
  • Konflik dipicu kegagalan gencatan senjata dan perebutan kendali Selat Hormuz yang mengancam stabilitas pasokan energi dunia.
  • Iran membalas serangan dengan drone ke pangkalan AS di Kuwait serta memicu lonjakan harga minyak mentah global.

Suara.com - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali berada di titik didih. Amerika Serikat (AS) melaporkan telah merampungkan gelombang serangan malam kedelapan secara berturut-turut terhadap sejumlah target di Iran.

Gempuran ini dilakukan sesaat setelah Washington mengumumkan tewasnya dua personel militer AS di Yordania. Di saat yang bersamaan, negara-negara sekutu AS di kawasan tersebut juga melaporkan adanya serangan balasan dari pihak Iran pada hari Minggu.

Intensitas baku tembak antara AS dan Iran ini semakin memburuk menyusul gagalnya kesepakatan gencatan senjata sementara yang ditandatangani sebulan lalu.

Perebutan kendali atas Selat Hormuz—jalur perairan vital yang menangani seperlima pasokan minyak global—kian memperdalam krisis, sehingga memunculkan kekhawatiran akan kembalinya perang terbuka secara menyeluruh (all-out hostilities).

Krisis bersenjata ini sendiri bermula pada 28 Februari lalu, ketika AS dan Israel melancarkan operasi militer dengan target melumpuhkan program nuklir, misil, dan jaringan proksi Iran di wilayah tersebut.

Terkait rangkaian gempuran terbaru yang dimulai pada Sabtu pukul 18.00 ET (22.00 GMT), Komando Pusat AS (US Central Command) memberikan pernyataan resminya. Serangan ini secara spesifik menargetkan fasilitas pengawasan pantai militer Iran dan sistem pertahanan udara.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali berada di titik didih. Amerika Serikat (AS) melaporkan telah merampungkan gelombang serangan malam kedelapan secara berturut-turut terhadap sejumlah target di Iran.

Gempuran ini dilakukan sesaat setelah Washington mengumumkan tewasnya dua personel militer AS di Yordania. Di saat yang bersamaan, negara-negara sekutu AS di kawasan tersebut juga melaporkan adanya serangan balasan dari pihak Iran pada hari Minggu.

Intensitas baku tembak antara AS dan Iran ini semakin memburuk menyusul gagalnya kesepakatan gencatan senjata sementara yang ditandatangani sebulan lalu.

baca juga

Perebutan kendali atas Selat Hormuz—jalur perairan vital yang menangani seperlima pasokan minyak global—kian memperdalam krisis, sehingga memunculkan kekhawatiran akan kembalinya perang terbuka secara menyeluruh (all-out hostilities).

Krisis bersenjata ini sendiri bermula pada 28 Februari lalu, ketika AS dan Israel melancarkan operasi militer dengan target melumpuhkan program nuklir, misil, dan jaringan proksi Iran di wilayah tersebut.

Operasi Militer AS dan Persiapan Israel

Terkait rangkaian gempuran terbaru yang dimulai pada Sabtu pukul 18.00 ET (22.00 GMT), Komando Pusat AS (US Central Command) memberikan pernyataan resminya. Serangan ini secara spesifik menargetkan fasilitas pengawasan pantai militer Iran dan sistem pertahanan udara.

Komando Pusat AS menyatakan bahwa serangan tersebut dirancang "untuk lebih melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam pelayaran komersial di Selat Hormuz dan secara cepat menghukum pasukan Korps Garda Revolusi Islam yang melancarkan serangan terhadap anggota layanan militer Amerika di Yordania."

Seiring dengan meningkatnya ekskalasi serangan ini, para pejabat Israel menyatakan bahwa militer mereka tengah bersiap untuk menerima lebih banyak armada pesawat pengisi bahan bakar (refuelling aircraft) dari AS guna mengantisipasi kemungkinan perluasan operasi militer terhadap Teheran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Perang Donald Trump Blunder, Bikin Iran Makin Ngamuk Lalu AS Kesulitan Menghadapi

Strategi Perang Donald Trump Blunder, Bikin Iran Makin Ngamuk Lalu AS Kesulitan Menghadapi

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 14:57 WIB

Krisis Air Mengintai Timur Tengah Setelah Pasukan Iran Sasar Pembangkit Desalinasi Air Kuwait

Krisis Air Mengintai Timur Tengah Setelah Pasukan Iran Sasar Pembangkit Desalinasi Air Kuwait

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 14:37 WIB

Pensiunan AU: Iran Akan Lebih Suka Pakai Rudal Jarak Jauh Serang Amerika

Pensiunan AU: Iran Akan Lebih Suka Pakai Rudal Jarak Jauh Serang Amerika

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 13:24 WIB

Trump Luncurkan Serangan Udara, Iran Tebar Ancaman: AS Akan Rasakan Akibatnya

Trump Luncurkan Serangan Udara, Iran Tebar Ancaman: AS Akan Rasakan Akibatnya

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 11:59 WIB

Perang AS-Iran Memanas, Mojtaba Khamenei Ancam Beri Pelajaran Pahit yang Tak Terlupakan

Perang AS-Iran Memanas, Mojtaba Khamenei Ancam Beri Pelajaran Pahit yang Tak Terlupakan

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 11:43 WIB

Korban Tewas Berjatuhan, Iran Tak Berpikir Buat Damai dengan Amerika

Korban Tewas Berjatuhan, Iran Tak Berpikir Buat Damai dengan Amerika

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 11:15 WIB

Terkini

Tampil Muda! 5 Lifting Eye Cream Pilihan untuk Mata Bebas Kerutan

Tampil Muda! 5 Lifting Eye Cream Pilihan untuk Mata Bebas Kerutan

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Danantara Getol Serok Saham saat IHSG Diguncang MSCI

Danantara Getol Serok Saham saat IHSG Diguncang MSCI

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Minat Saham AS Tertokenisasi Melonjak, Investor Ritel Makin Aktif

Minat Saham AS Tertokenisasi Melonjak, Investor Ritel Makin Aktif

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:55 WIB

BLiSPI Youth Cup V Dibuka, Ketua DPD RI Apresiasi Keikutsertaan 74 Tim dari Berbagai Daerah

BLiSPI Youth Cup V Dibuka, Ketua DPD RI Apresiasi Keikutsertaan 74 Tim dari Berbagai Daerah

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Dari Lapangan ke Destinasi Wisata, Sport Tourism Punya Peluang Ekonomi Baru

Dari Lapangan ke Destinasi Wisata, Sport Tourism Punya Peluang Ekonomi Baru

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan

Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Sandiwara Rumah Keluarga Miskin di Surabaya: Megah 3 Lantai, Sekap 10 Calon PRT

Sandiwara Rumah Keluarga Miskin di Surabaya: Megah 3 Lantai, Sekap 10 Calon PRT

Jatim | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Link Resmi Download Logo Hari Sumpah Pemuda 2026 Sesuai Aturan Pemerintah

Link Resmi Download Logo Hari Sumpah Pemuda 2026 Sesuai Aturan Pemerintah

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Dino Patti Djalal Bantah Isu Temui Dubes Singapura, Ungkap Sedang Berada di Australia

Dino Patti Djalal Bantah Isu Temui Dubes Singapura, Ungkap Sedang Berada di Australia

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:43 WIB

Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat

Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:37 WIB

×