Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Kabar Baik untuk Emiten Batu Bara, PNBP Minerba Sudah Tembus 60% dari Target

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:43 WIB
Kabar Baik untuk Emiten Batu Bara, PNBP Minerba Sudah Tembus 60% dari Target
KFoto udara kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (21/7/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/sgd]
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan PNBP minerba semester I 2026 melampaui 60 persen target Rp 134 triliun di Jakarta.
  • Capaian positif tersebut ditopang oleh kinerja ekspor batu bara serta strategi pengendalian pasokan dan permintaan global yang efektif.
  • Pemerintah sebelumnya telah memangkas kuota produksi batu bara dan nikel dalam RKAB 2026 guna menjaga stabilitas harga.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor mineral dan batu bara (minerba) pada semester I 2026 telah melampaui 60 persen dari target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp 134 triliun. 

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa capaian tersebut ditopang kinerja ekspor batu bara, serta strategi menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan (supply and demand) di tengah ketidakpastian kondisi global.

"Pendapatan PNBP kita sampai dengan semester pertama sudah mencapai lebih dari 60 persen. Kemudian juga devisa kita ekspor batu bara yang sudah mencapai kurang lebih sekitar 14 miliar dolar AS sampai 15 miliar dolar AS," ujar Bahlil di Jakarta yang dikutip pada Rabu (22/7/2026). 

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia meresmikan pembangunan proyek Lapangan Gas Abadi Blok Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku. [Tangkapan Layar].
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. [Tangkapan Layar].

Bahlil menjelaskan, perbaikan penerimaan negara ini menunjukkan bahwa kebijakan pengendalian harga komoditas yang diterapkan pemerintah mulai membuahkan hasil.

Pengaturan pasokan dinilai berhasil menjaga stabilitas harga komoditas minerba di pasar internasional.

"Ini menunjukkan bahwa di tengah dinamika global yang tidak menentu, tapi desain kita terhadap menjaga supply and demand agar harga komoditas kita tetap terjaga.  Itu sudah mulai ada tanda-tanda yang membaik dengan melihat PNBP kita naik dan devisa hasil penjualan yang makin membaik," bebernya.

Sebagaimana diketahui, Kementerian ESDM memangkas kuota produksi batu bara dan nikel dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026.

Target produksi batu bara ditekan menjadi 600 juta ton, turun signifikan dibanding realisasi 2025 yang mencapai 790 juta ton. Sementara itu, produksi nikel dibatasi di kisaran 250–260 juta ton, melandai dari realisasi tahun lalu yang mencatatkan angka 379 juta ton.

Meski demikian, Kementerian ESDM belakangan membuka peluang untuk memberikan relaksasi kuota produksi bagi kedua komoditas tersebut. Kendati begitu, pemerintah hingga kini belum merinci besaran penambahan yang akan diizinkan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru

Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:44 WIB

Tepis Isu Dibawa ke Jawa, ESDM Tegaskan Gas Blok Andaman Prioritas untuk Aceh

Tepis Isu Dibawa ke Jawa, ESDM Tegaskan Gas Blok Andaman Prioritas untuk Aceh

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:32 WIB

Mulai 2027 Bensin Wajib Dicampur Etanol, Demi Kurangi Impor BBM

Mulai 2027 Bensin Wajib Dicampur Etanol, Demi Kurangi Impor BBM

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:17 WIB

Terkini

Kredit Nganggur Masih Numpuk di Bank

Kredit Nganggur Masih Numpuk di Bank

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:42 WIB

Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK Hampir 1.500 Buruh

Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK Hampir 1.500 Buruh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:42 WIB

Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?

Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:40 WIB

Buku Kisah-Kisah Nyesek saat KKN: Dari Lele Kuning hingga Begal Kampung

Buku Kisah-Kisah Nyesek saat KKN: Dari Lele Kuning hingga Begal Kampung

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:40 WIB

Tinggalkan Kerja di Luar Negeri, Eks PMI Justru Cuan dari Makanan Sehat

Tinggalkan Kerja di Luar Negeri, Eks PMI Justru Cuan dari Makanan Sehat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:37 WIB

Honda NS150LA Menantang Dominasi Skutik Retro Andalkan Rangka Tubular dan Fitur Kamera Bawaan

Honda NS150LA Menantang Dominasi Skutik Retro Andalkan Rangka Tubular dan Fitur Kamera Bawaan

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:35 WIB

Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar

Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar

Jawa Tengah | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:31 WIB

DFSK E5 Plus Kantongi 1.100 Pemesanan Sebelum Resmi Meluncur di GIIAS 2026

DFSK E5 Plus Kantongi 1.100 Pemesanan Sebelum Resmi Meluncur di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:31 WIB

5 Hair Mask untuk Merawat Rambut Diwarnai agar Tetap Sehat dan Cerah

5 Hair Mask untuk Merawat Rambut Diwarnai agar Tetap Sehat dan Cerah

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:30 WIB

Pesan Sahroni ke Kuntadi Usai Jadi Jampidsus: Jangan Main Mata Terkait Kasus Febrie

Pesan Sahroni ke Kuntadi Usai Jadi Jampidsus: Jangan Main Mata Terkait Kasus Febrie

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:29 WIB

×