RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 27 Juli 2026 | 19:33 WIB
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah secara khusus meminta agar komoditas sawit memperoleh pengecualian dari kebijakan tarif tersebut. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • RI lobi AS agar minyak sawit dibebaskan dari tarif Section 301.
  • Indonesia dinilai lebih patuh soal isu forced labor dibanding banyak negara.
  • Pemerintah juga usulkan tarif nol persen untuk komoditas SDA RI ke AS.

Suara.com - Pemerintah Indonesia terus mengintensifkan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) agar produk minyak sawit nasional tidak terkena tambahan tarif impor dalam investigasi Section 301. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya saing ekspor sawit Indonesia ke pasar AS di tengah penyelidikan yang masih berlangsung.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah secara khusus meminta agar komoditas sawit memperoleh pengecualian dari kebijakan tarif tersebut.

"Sawit, itu kita sedang minta supaya dikecualikan," ujar Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (27/7/2026).

Menurut Airlangga, investigasi Section 301 yang dilakukan pemerintah AS mencakup sejumlah isu, mulai dari dugaan praktik forced labor hingga persoalan excess capacity. Namun, Indonesia dinilai memiliki tingkat kepatuhan yang lebih baik dibandingkan banyak negara lain, khususnya terkait isu tenaga kerja.

Ia menjelaskan, sebelumnya Indonesia masuk dalam kelompok enam negara yang menjadi perhatian. Namun, cakupan negara yang diawasi kini bertambah menjadi 17 negara.

"Untuk forced labor memang sudah diumumkan bahwa Indonesia relatif dibandingkan negara lain compliance. Semula Indonesia menjadi bagian enam dari 60 negara," katanya.

Meski demikian, pemerintah masih harus menghadapi investigasi lain terkait dugaan kelebihan kapasitas produksi (excess capacity). Airlangga memastikan Indonesia telah memberikan klarifikasi kepada otoritas AS mengenai isu tersebut.

"Excess kapasitas masih diinvestigasi dan kita sudah menjawab hal-hal yang terkait dengan excess kapasitas," ujarnya.

Pemerintah pun masih menunggu keputusan final dari Amerika Serikat mengenai besaran tarif yang nantinya akan diterapkan kepada Indonesia.

baca juga

"Kita tunggu, kan ini sedang diproses di sana secara bertahap," kata Airlangga.

Tak hanya memperjuangkan sawit, pemerintah juga mengusulkan agar berbagai komoditas berbasis sumber daya alam Indonesia mendapatkan fasilitas tarif nol persen saat memasuki pasar Amerika Serikat.

"Ada cukup banyak, terutama yang berbasis kepada sumber daya alam Indonesia," ucapnya.

Keputusan akhir, lanjut Airlangga, sepenuhnya bergantung pada hasil investigasi Section 301 yang saat ini masih berlangsung di Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Spekulasi Perry Warjiyo Mundur karena Purbaya, Airlangga: Saya Nggak Paham

Spekulasi Perry Warjiyo Mundur karena Purbaya, Airlangga: Saya Nggak Paham

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 18:20 WIB

Isu Kerja Paksa! Trump Berlakukan Tarif 10 Persen Untuk Produk RI, Lapangan Banteng Buka Suara

Isu Kerja Paksa! Trump Berlakukan Tarif 10 Persen Untuk Produk RI, Lapangan Banteng Buka Suara

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 14:42 WIB

Purbaya Ungkap 4 Negara Bebas Aturan DHE SDA, Ada AS hingga China

Purbaya Ungkap 4 Negara Bebas Aturan DHE SDA, Ada AS hingga China

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:12 WIB

Terkini

Polisi Ungkap 5 Kasus Penyalahgunaan BBM di Sumut, 6 Jadi Tersangka

Polisi Ungkap 5 Kasus Penyalahgunaan BBM di Sumut, 6 Jadi Tersangka

Sumut | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Review Film Sierra Madre: Teror Mencekam Kartel Narkoba yang Sangat Kejam!

Review Film Sierra Madre: Teror Mencekam Kartel Narkoba yang Sangat Kejam!

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Enzim Bakteri Bisa Urai Plastik, Ilmuwan Kembangkan Material Biodegradable

Enzim Bakteri Bisa Urai Plastik, Ilmuwan Kembangkan Material Biodegradable

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:26 WIB

Gercep! Singapura Temukan Energi Panas Bumi Melimpah untuk Listrik Selama 60 Tahun

Gercep! Singapura Temukan Energi Panas Bumi Melimpah untuk Listrik Selama 60 Tahun

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:23 WIB

Pemerintah China Siapkan Aturan Ketat untuk Layar Besar dan Fitur Mobil Modern

Pemerintah China Siapkan Aturan Ketat untuk Layar Besar dan Fitur Mobil Modern

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:22 WIB

CCTV Hotel Madiun Ungkap Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak, Ini Sosoknya

CCTV Hotel Madiun Ungkap Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak, Ini Sosoknya

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:22 WIB

Kabut Asap Karhutla Ancam Asia Tenggara, WMO Dorong ASEAN Berbagi Sumber Daya

Kabut Asap Karhutla Ancam Asia Tenggara, WMO Dorong ASEAN Berbagi Sumber Daya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Tampil Gemilang, Skateboard Kota Solo Raih Juara Umum di Porprov Jateng 2026

Tampil Gemilang, Skateboard Kota Solo Raih Juara Umum di Porprov Jateng 2026

Surakarta | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Cuan Tanpa Drama: Mudahnya Investasi Bersama New BIONS by BNI Sekuritas

Cuan Tanpa Drama: Mudahnya Investasi Bersama New BIONS by BNI Sekuritas

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Kenapa Harga Emas Turun Terus? Jangan Panik, Ini Langkah yang Bisa Dilakukan

Kenapa Harga Emas Turun Terus? Jangan Panik, Ini Langkah yang Bisa Dilakukan

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:15 WIB

×