Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.186,363
LQ45 618,857
Srikehati 301,720
JII 368,583
USD/IDR 18.073

Ekonomi Amerika Anjlok, Rupiah Bangkit ke Rp18.055 per Dolar AS,

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:48 WIB
Ekonomi Amerika Anjlok, Rupiah Bangkit ke Rp18.055 per Dolar AS,
Rupiah menguat pada perdagangan akhir pekan, Jumat (31/7/2026), seiring anjloknya dolar Amerika Serikat (AS) setelah rilis data inflasi dan pertumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam yang berada di bawah ekspektasi pasar. Foto ANTARA.
baca 10 detik
  • Rupiah menguat 56 poin ke Rp18.055 per dolar AS.
  • Dolar AS melemah usai data ekonomi Amerika di bawah ekspektasi.
  • Harga minyak dan sentimen domestik masih membatasi penguatan rupiah.

Suara.com - Rupiah menguat pada perdagangan akhir pekan, Jumat (31/7/2026), seiring anjloknya dolar Amerika Serikat (AS) setelah rilis data inflasi dan pertumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam yang berada di bawah ekspektasi pasar. Meski demikian, penguatan mata uang Garuda diperkirakan masih dibayangi risiko dari kenaikan harga minyak dunia dan sentimen domestik.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka menguat ke level Rp18.055 per dolar AS, naik 56 poin atau 0,31% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di Rp18.111 per dolar AS.

Penguatan rupiah terjadi di tengah tekanan terhadap dolar AS setelah pelaku pasar merespons data ekonomi Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan dolar AS menjadi faktor utama yang mendorong penguatan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

"Rupiah menguat terhadap dolar AS yang melemah tajam setelah data inflasi dan pertumbuhan ekonomi AS yang jauh lebih lemah dari perkiraan," ujar Lukman kepada Suara.com, Jumat (31/7/2026).

Meski demikian, Lukman menilai ruang penguatan rupiah masih terbatas. Pasalnya, meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah memicu kenaikan harga minyak mentah dunia yang berpotensi menekan nilai tukar rupiah. Di sisi lain, sentimen domestik juga dinilai belum cukup kuat untuk menopang penguatan lebih lanjut.

"Kenaikan harga minyak mentah dunia serta sentimen domestik yang lemah memberikan tekanan pada rupiah. Range di kisaran Rp18.000-Rp18.050," jelasnya.
Sementara itu, mayoritas mata uang Asia juga bergerak menguat terhadap dolar AS pada perdagangan pagi ini. Won Korea Selatan memimpin penguatan dengan kenaikan 0,67%, diikuti dolar Taiwan 0,49%.

Selanjutnya, dolar Singapura naik 0,11%, yuan China 0,08%, yen Jepang 0,06%, baht Thailand 0,02%, peso Filipina 0,02%, serta dolar Hong Kong yang menguat tipis 0,001% terhadap dolar AS.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Destry Singgung Independensi BI Usai Perry Warjiyo Mundur

Destry Singgung Independensi BI Usai Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:38 WIB

Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T

Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:52 WIB

Pajak Ada di Mana-mana, Kapan Manfaatnya Benar-benar Dirasakan Kita Semua?

Pajak Ada di Mana-mana, Kapan Manfaatnya Benar-benar Dirasakan Kita Semua?

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Ekonomi Amerika Anjlok, Rupiah Bangkit ke Rp18.055 per Dolar AS,

Ekonomi Amerika Anjlok, Rupiah Bangkit ke Rp18.055 per Dolar AS,

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:48 WIB

Eks La Liga Sebut Timnas Indonesia Layak Jadi Juara Piala AFF 2026

Eks La Liga Sebut Timnas Indonesia Layak Jadi Juara Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:48 WIB

Bawa Garnacho dan Abraham, Aston Villa Siap Uji Mental Indonesia All Stars

Bawa Garnacho dan Abraham, Aston Villa Siap Uji Mental Indonesia All Stars

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:45 WIB

Bersama Danantara, BTN Jadi Penyalur Terbesar dalam Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi

Bersama Danantara, BTN Jadi Penyalur Terbesar dalam Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:41 WIB

Destry Singgung Independensi BI Usai Perry Warjiyo Mundur

Destry Singgung Independensi BI Usai Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:38 WIB

Awal Tak Mulus, Penonton Ransom Canyon Season 2 Turun 43% di Pekan Perdana

Awal Tak Mulus, Penonton Ransom Canyon Season 2 Turun 43% di Pekan Perdana

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:34 WIB

Apakah Mobil Listrik Bebas Pajak Tahunan dan Ganjil Genap? Ini 5 Opsi Termurahnya

Apakah Mobil Listrik Bebas Pajak Tahunan dan Ganjil Genap? Ini 5 Opsi Termurahnya

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:33 WIB

Fenomena Fun Run: Gaya Hidup Sehat atau Sekadar Ajang Konten Media Sosial?

Fenomena Fun Run: Gaya Hidup Sehat atau Sekadar Ajang Konten Media Sosial?

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:30 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Daily Run

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Daily Run

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:26 WIB

Bedak Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Pilihan agar Makeup Halus dan Tidak Dempul

Bedak Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Pilihan agar Makeup Halus dan Tidak Dempul

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:25 WIB

×