Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Purbaya Ungkap Alasan Utang ke China lewat Panda Bond, Lebih Murah dari Amerika

Dicky Prastya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:00 WIB
Purbaya Ungkap Alasan Utang ke China lewat Panda Bond, Lebih Murah dari Amerika
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. [Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia menerbitkan obligasi Panda Bond di China senilai Rp18,5 triliun pada 23 Juli 2026.
  • Penerbitan surat utang berdenominasi Yuan ini bertujuan mendiversifikasi sumber pendanaan luar negeri dan menekan rupiah.
  • Langkah tersebut berhasil memperoleh tingkat imbal hasil lebih rendah dengan sambutan positif dari investor Tiongkok.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan alasan Pemerintah untuk mencari pendanaan utang baru lewat penerbitan obligasi Panda Bond di China beberapa waktu lalu.

Bagi yang belum tahu, Panda Bond adalah surat utang atau obligasi yang diterbitkan oleh entitas asing, dalam hal ini Pemerintah Indonesia. Surat utang ini diterbitkan di pasar domestik China dengan denominasi mata uang Yuan atau Renminbi (RMB).

Menkeu Purbaya menjelaskan kalau sebelum Panda Bond diumumkan, rating utang Pemerintah Indonesia mesti dinilai dulu oleh lembaga pemeringkat kredit China. Hasilnya, RI mendapatkan nilai AAA yang diklaim peringkat tertinggi.

"Kalau diibaratkan main ML (Mobile Legends) rata kanan," katanya dalam acara GIIAS 2026 di ICE BSD, Tangerang, dikutip Rabu (5/8/2026).

Purbaya mengklaim, penilaian itu membuktikan kalau kondisi dan manajemen Pemerintah RI bagus. Maka dari itu, mereka merekomendasikan investor Tiongkok untuk membeli Panda Bond milik Pemerintah.

Bendahara Negara kemudian memaparkan dua keuntungan utang lewat penerbitan Panda Bond China. Pertama ia bisa mendiversifikasi sumber pendanaan agar tidak hanya bergantung pada Dolar AS.

"Hal ini jelas mengurangi tekanan terhadap nilai tukar Rupiah kita," imbuhnya.

Kedua, tingkat bunga Panda Bond lebih rendah, begitu pula imbal hasil (yield). Jika dibandingkan Amerika Serikat, yield obligasi mencapai sekitar 4,5 persen. Sementara untuk Panda Bond China, yield hanya sekitar 1,9 persen hingga 2,19 persen.

"Jadi, biayanya jauh lebih murah. Caranya pun mudah," jelas Purbaya.

baca juga

Sekadar informasi, Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan Panda Bond untuk pertama kalinya. Surat Utang Negara (SUN) dalam valuta asing berdenominasi Yuan Tiongkok ini mencapai CNY7 miliar atau setara Rp 18,5 triliun.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mengungkapkan kalau Panda Bond ini diterbitkan dalam dua seri tenor mencakup RICNY0729 dan RICNY0731.

Seri RICNY0729 memiliki tenor tiga tahun dengan tanggal jatuh tempo 30 Juli 2029. Nominal penerbitan seri ini mencapai CNY5,6 miliar (setara Rp 14,8 triliun) dengan yield (imbal hasil) kupon 1,90 persen.

Sedangkan seri RICNY0731 memiliki tenor lima tahun dengan tanggal jatuh tempo 30 Juli 2031. Nominal penerbitannya mencapai CNY1,4 miliar (setara Rp 3,7 triliun) dengan yield kupon 2,19 persen.

"Dengan mengoptimalkan momentum positif di pasar obligasi domestik Tiongkok, Pemerintah melaksanakan penerbitan perdana Panda Bonds pada tanggal 23 Juli 2026," kata DJPPR, dikutip dari siaran pers, Jumat (24/7/2026).

Pemerintah juga memamerkan kalau transaksi Panda Bond perdana ini mendapat sambutan amat baik dari investor China dengan total peak order book mencapai sekitar CNY17,0 miliar (setara Rp 45 triliun) atau bid-to-cover ratio sebesar 2,4 kali.

Menurutnya, besarnya permintaan investor memungkinkan Pemerintah memperoleh biaya pendanaan yang efisien melalui penetapan tingkat imbal hasil (yield) yang kompetitif.

"Tingginya order book dan pricing yang kompetitif mencerminkan kuatnya kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi dan kredibilitas pengelolaan fiskal Indonesia, komunikasi yang efektif dengan investor di Tiongkok, serta pemanfaatan momentum pasar yang tepat," tulis DJPPR.

Nantinya, hasil penerbitan Panda Bond ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN Tahun Anggaran 2026.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Curhat Gagal Beli Harley-Davidson Gegara Gratifikasi

Purbaya Curhat Gagal Beli Harley-Davidson Gegara Gratifikasi

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:37 WIB

Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang

Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Purbaya Akui Masih Deg-degan Meski Industri Otomotif RI Tumbuh per Juni 2026

Purbaya Akui Masih Deg-degan Meski Industri Otomotif RI Tumbuh per Juni 2026

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun

Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:18 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Terkini

Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2026: Garuda di Ujung Tanduk!

Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2026: Garuda di Ujung Tanduk!

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Skin Tint Apa yang Bagus untuk Kulit Kusam? Ini 4 Rekomendasi Terbaik

Skin Tint Apa yang Bagus untuk Kulit Kusam? Ini 4 Rekomendasi Terbaik

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Utang ke China lewat Panda Bond, Lebih Murah dari Amerika

Purbaya Ungkap Alasan Utang ke China lewat Panda Bond, Lebih Murah dari Amerika

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Ruang Healing Versi Perempuan Modern: Saat Olahraga Bukan Cuma Soal Fisik

Ruang Healing Versi Perempuan Modern: Saat Olahraga Bukan Cuma Soal Fisik

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Gunungan Sampah Bantargebang Ditutup Geomembran

Gunungan Sampah Bantargebang Ditutup Geomembran

Foto | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Gelombang Pemakzulan Makin Kencang, PSSI: Kami Bersama Gianni Infantino!

Gelombang Pemakzulan Makin Kencang, PSSI: Kami Bersama Gianni Infantino!

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:59 WIB

Resmi Dibuka, Ini Link Daftar Peserta Upacara HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka

Resmi Dibuka, Ini Link Daftar Peserta Upacara HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Bareskrim Ungkap Perkembangan Kasus Emas Ilegal PT SPEM, Berkas Tiga Tersangka P-21

Bareskrim Ungkap Perkembangan Kasus Emas Ilegal PT SPEM, Berkas Tiga Tersangka P-21

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Media Asing Ramai-ramai Sorot Kondisi Indonesia Jelang HUT ke-81, Singgung soal Krisis

Media Asing Ramai-ramai Sorot Kondisi Indonesia Jelang HUT ke-81, Singgung soal Krisis

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:57 WIB

'Mulutnya Tidak Beretika!' Irma Suryani Semprot Oknum Nakes yang Hina Pasien BPJS Meninggal

'Mulutnya Tidak Beretika!' Irma Suryani Semprot Oknum Nakes yang Hina Pasien BPJS Meninggal

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:56 WIB

×