- Indeks Dow Jones di Wall Street mencetak rekor tertinggi baru pada perdagangan Rabu akibat sentimen positif Timur Tengah.
- Bursa saham Asia mayoritas mengalami lonjakan signifikan yang didorong oleh musim laporan keuangan emiten teknologi yang solid.
- IHSG ditutup menguat 0,5 persen meskipun diwarnai aksi jual bersih investor asing sebesar Rp188 miliar kemarin.
Suara.com - Pasar saham global menunjukkan tren yang bervariasi pada penutupan perdagangan Rabu (5/8). Di bursa Wall Street, Indeks Dow Jones Industrial Average berhasil mencetak rekor tertinggi baru, didorong oleh sentimen positif dari Timur Tengah.
Sebaliknya, indeks padat teknologi Nasdaq justru tertekan oleh aksi jual pada saham-saham raksasa seperti SpaceX dan Advanced Micro Devices (AMD).
Bagaimana prospek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini di tengah sentimen global tersebut? Berikut adalah rangkuman analisis pasar dari BNI Sekuritas.
Wall Street: Dow Jones Cetak Rekor, Nasdaq Terkoreksi
Bursa Amerika Serikat ditutup bervariasi dengan rincian sebagai berikut:
- Dow Jones naik 0,49% (mencapai rekor tertinggi).
- S&P 500 turun tipis 0,17%.
- Nasdaq Composite melemah 0,83%.
Kenaikan Dow Jones ditopang oleh optimisme pasar terhadap kemajuan perundingan perdamaian di Timur Tengah.
Berdasarkan laporan Reuters, usulan kesepakatan antara Iran dan Oman akan memberikan Teheran kewenangan atas kapal-kapal yang melintasi Teluk Persia melalui Selat Hormuz—sebuah langkah yang dinilai sebagai salah satu konsesi terbesar bagi Iran.
Di sisi lain, tekanan pada Nasdaq dipicu oleh rilis laporan keuangan beberapa emiten teknologi:
SpaceX: Sahamnya anjlok 13,6%. Pada laporan keuangan pertamanya sebagai perusahaan publik, perseroan sebenarnya mencatatkan pendapatan yang hampir naik dua kali lipat dan berhasil menyempitkan rugi operasional.
AMD: Sahamnya turun 7%, meskipun prospek pendapatan kuartalannya melampaui ekspektasi berkat tingginya permintaan chip Artificial Intelligence (AI).
Pada emiten lain, saham Amgen melonjak 4,6% (penjualan kuartal kedua naik 9%), Eli Lilly menguat 4,9% (revisi naik proyeksi pendapatan tahunan), dan Disney menguat 3,6% (laba kuartal ketiga melampaui ekspektasi).
Dari sisi makroekonomi, pertumbuhan lapangan kerja sektor swasta AS dilaporkan melambat pada bulan Juli, yang menjadi perhatian pasar menjelang rilis data tenaga kerja pemerintah pada Jumat (7/8).
Sementara itu, Presiden The Fed Minneapolis, Neel Kashkari, mengisyaratkan bahwa kini saatnya bank sentral mulai menaikkan suku bunga secara bertahap.
Bursa Asia Menguat, Harga Minyak Melemah
Mengekor rekor Wall Street, bursa saham Asia mayoritas mencatatkan lonjakan signifikan pada perdagangan Rabu. Sentimen terhadap saham-saham teknologi membaik menyusul musim laporan keuangan yang solid.
- Jepang: Indeks Nikkei melonjak 3,7%, Topix melesat 2,1%.
- Korea Selatan: Kospi naik 3,8%, Kosdaq menguat 2,4%.
- Bursa Asia Lainnya: Taiex Taiwan menguat 2,9%, ASX 200 Australia bertambah 0,9%, dan Hang Seng naik tipis 0,24%.
- Asia Tenggara: FTSE Malay KLCI menguat 0,9%, namun FTSE Straits Times terkoreksi 0,55%.
Sementara itu, di pasar komoditas, harga minyak dunia terus melemah. Penurunan ini didorong oleh memudarnya kekhawatiran pasokan seiring adanya harapan kemajuan negosiasi pembukaan kembali jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz.
IHSG dan Rekomendasi Saham
Pada perdagangan kemarin, IHSG berhasil ditutup di zona hijau dengan penguatan sebesar 0,5%. Meski demikian, pergerakan positif ini kembali diwarnai oleh aksi jual bersih investor asing (net sell) sebesar Rp188 miliar.
Beberapa saham berkapitalisasi besar yang paling banyak dijual asing antara lain: TPIA, TLKM, BBRI, ASII, dan CPIN.
Berdasarkan analisis teknikal BNI Sekuritas, IHSG berpotensi bergerak dalam tren mendatar (sideways) pada perdagangan hari ini.
Level Support: 6.300 – 6.320
Level Resistance: 6.380 – 6.420
Rekomendasi Saham (Trading Ideas): Untuk perdagangan hari ini, investor dapat mencermati pergerakan saham: BRMS, TINS, TPIA, PTRO, IATA, dan CUAN.
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Informasi ini disajikan sebagai panduan dan bukan merupakan paksaan untuk membeli atau menjual efek tertentu.