- Indeks Harga Saham Gabungan ditutup menguat ke level 6.319 pada perdagangan Selasa, 4 Agustus 2026.
- Penguatan bursa saham domestik tersebut ditopang oleh sektor properti serta sektor material dasar yang mencatat kenaikan tertinggi.
- Pelaku pasar kini sedang menantikan rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II tahun 2026 mendatang.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya rebound hingga di atas level psikologis 6.300 pada perdagangan, Selasal, 4 Agustus 2026. IHSG ditutup menguat 85,11 poin atau 1,36 persen ke level 6.319.
Berdasarkan data Phintraco Sekuritas, Penguatan IHSG ditopang oleh saham-saham sektor properti dan basic materials, meski harga minyak dunia melonjak lebih dari 2 persen dan nilai tukar rupiah masih tertekan.
Sepanjang perdagangan, indeks bergerak di kisaran 6.238 hingga 6.320 setelah dibuka pada level 6.255.
Phintraco Sekuritas menyebut penguatan tersebut sesuai dengan proyeksi sebelumnya yang memperkirakan IHSG akan rebound dan kembali menembus level 6.300.
![Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (21/2/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/02/21/27742-bursa-efek-ihsg.jpg)
"IHSG ditutup menguat di level 6.319,61 (+1,37 persen) pada perdagangan Selasa (4/8). Sesuai dengan prediksi, IHSG rebound dan ditutup di atas level 6.300," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Dari sisi sektoral, IDX Property menjadi sektor dengan kenaikan terbesar setelah menguat 2,72 persen. Disusul IDX Basic Materials yang naik 2,17 persen dan IDX Transportations yang menguat 1,59 persen.
Sebaliknya, sektor IDX Cyclicals menjadi yang paling tertekan dengan koreksi 0,10 persen, diikuti IDX Technology yang turun 0,07 persen.
Menurut Phintraco, sentimen positif di pasar domestik tetap terjaga meski harga minyak dunia melonjak lebih dari 2 persen setelah Iran membantah melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat.
Di sisi lain, rupiah masih ditutup melemah sekitar 0,17 persen ke kisaran Rp18.027 per dolar AS.
Pelaku pasar kini menantikan rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2026. Konsensus pasar memperkirakan pertumbuhan ekonomi melambat menjadi 5,1 persen secara tahunan (year on year/YoY) dari 5,61 persen YoY pada kuartal I 2026.
Secara teknikal, Phintraco menilai peluang penguatan IHSG masih terbuka.
"Secara teknikal, terjadi pelebaran histogram positif MACD, disertai berlanjutnya reversal Stochastic RSI di area pivot. Sehingga diperkirakan IHSG akan menguji resistance di level 6.350-6.400," tulis Phintraco Sekuritas.
Data Perdagangan IHSG
- IHSG: 6.319 (+85,11 poin / +1,36 persen)
- Pembukaan: 6.255
- Tertinggi: 6.320
- Terendah: 6.238
- Nilai transaksi: Rp12,76 triliun
- Volume perdagangan: 30,69 miliar saham
- Frekuensi transaksi: 2.089.598 kali
Top Value
- BBCA: Rp6.500 (+3,17 persen)
- BBRI: Rp3.060 (+1,32 persen)
- TPIA: Rp2.070 (-0,48 persen)
Top Volume