- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyalurkan anggaran Rp 20,5 triliun kepada 490 daerah di Indonesia.
- Penyaluran dana atas restu Presiden Prabowo Subianto ini dijadwalkan cair pada minggu ini atau minggu depan.
- Bantuan tersebut bertujuan mengatasi kesulitan Pemda membayar gaji pegawai ASN dan PPPK akibat krisis fiskal.
Suara.com -
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi sadewa bakal menyalurkan Rp 20,5 triliun ke Pemerintah Daerah (Pemda) usai gaduh banyak dari mereka yang kesulitan membayar gaji pegawai.
Menkeu Purbaya menyatakan kalau kebijakan ini sudah direstui Presiden RI Prabowo Subianto. Total anggaran Rp 20,5 triliun itu akan dibagikan ke 490 daerah di Indonesia.
"Presiden telah memberikan petunjuk ke saya itu jumlahnya Rp 20,5 triliun dibagi ke 490 daerah," katanya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, dikutip Jumat (7/8/2026).
Ia menyatakan kalau anggaran itu sudah dihitung oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kemenkeu serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Menurutnya, anggaran Rp 20,5 triliun itu dirasa cukup untuk mengatasi krisis fiskal yang terjadi di Pemda saat ini.
"Jadi sudah kita pelajari sudah kita hitung harusnya dengan bantuan Pemerintah Pusat ke Daerah ini atas petunjuk Presiden tadi keadaan akan lebih baik di daerah," beber dia.
Purbaya juga akan terus memantau kondisi keuangan Pemda ke depan. Apabila masih ada keluhan, ia tak menutup kemungkinan untuk menambah dana tersebut.
"Nanti kita lihat terus ke depan seperti apa kalau mungkin masih kurang mungkin kita pertimbangkan lagi. Jadi harusnya daerah kondisinya akan lebih baik di minggu-minggu ke depan," imbuhnya.
Lebih lanjut Purbaya menjanjikan anggaran tersebut cair minggu ini, atau paling telat minggu depan.
"Dengan bantuan diharapkan tadi Pemerintah Daerah dapat melakukan pembayaran gaji dari pegawai ASN daerah juga termasuk PPPK-nya di Pemerintah Daerah. Jadi dengan itu kondisi keuangan daerah akan lebih baik," jelasnya.