Bisakah "Apartemen Ayam-Maggot" Menjadi Solusi Sampah Organik di Kota?

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:30 WIB
Bisakah "Apartemen Ayam-Maggot" Menjadi Solusi Sampah Organik di Kota?
Inovasi Apartemen Ayam-Maggot oleh Institut Teknologi Bandung (ITB). (dok.web/ITB)

Suara.com - Persoalan sampah organik yang terus meningkat mendorong peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB) mengembangkan model pengolahan limbah rumah tangga berbasis komunitas di kawasan permukiman padat.

Melalui fasilitas yang diberi nama "Apartemen Ayam-Maggot", warga diajak mengolah sampah dapur menjadi pakan maggot, yang kemudian dimanfaatkan sebagai pakan ayam. Hasil akhirnya berupa telur yang dibagikan kembali kepada masyarakat.

Fasilitas tersebut diresmikan di RW 11, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, pada akhir Juli 2026. Berdasarkan keterangan ITB, sistem itu mampu mengolah sekitar 200 hingga 250 kilogram sampah organik dapur setiap hari. Model serupa kini mulai dikembangkan di RW 09 dan RW 15 di kelurahan yang sama.

Apartemen Ayam-Maggot merupakan bangunan bertingkat berukuran sekitar 1 x 6 meter dengan tinggi 2,5 meter. Di dalamnya terdapat delapan biopond untuk membudidayakan larva lalat Black Soldier Fly (BSF) atau maggot yang berfungsi mengurai sampah organik.

Penggagas inovasi tersebut, Dr.rer.nat. Linus Ampang Pasasa, mengatakan konsep ini dirancang agar dapat diterapkan di kawasan dengan lahan terbatas.

"Kapasitasnya dirancang secara efektif. Tempat ini memiliki delapan biopond maggot yang mampu mengolah sampah organik dapur hingga 200 sampai 250 kilogram per hari," katanya, dikutip dari laman ITB.

Menurut Linus, penggabungan budidaya maggot dan peternakan ayam memungkinkan proses pengolahan sampah berlangsung lebih cepat tanpa menimbulkan bau yang mengganggu lingkungan.

Selain mengurangi volume sampah organik, sistem tersebut juga dirancang untuk menciptakan siklus pemanfaatan limbah. Sampah dapur dimanfaatkan sebagai pakan maggot, kemudian maggot dan sisa media budidayanya diolah menjadi pakan ayam. Ayam yang dipelihara selanjutnya menghasilkan telur yang dibagikan kepada warga.

"Nanti telurnya dibagikan ke warga, bisa untuk program penanganan stunting atau tambahan menu bergizi bagi ibu hamil melalui pengurus Kelompok Swadaya Masyarakat," ujar Linus.

baca juga

Menurut ITB, selama tiga pekan masa pemantauan, partisipasi warga dalam memilah dan menyetorkan sampah organik mulai meningkat. Fasilitas tersebut bahkan telah menerima pasokan sampah organik dari beberapa RW lain, termasuk limbah pedagang pasar kaget di sekitar Tamansari.

Model pengelolaan ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif penanganan sampah organik di tingkat komunitas. Dengan pengolahan yang dilakukan di lingkungan permukiman, jumlah sampah yang harus diangkut ke tempat pemrosesan akhir diharapkan dapat berkurang, sekaligus menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Ke depan, ITB berharap model pengolahan sampah berbasis komunitas yang dikembangkan di Tamansari dan Lebak Siliwangi dapat diterapkan di lebih banyak wilayah di Kota Bandung sebagai salah satu upaya mengurangi ketergantungan terhadap tempat pemrosesan akhir (TPA).

Penulis: Chairunisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:10 WIB

Dari Investasi Pengelolaan Sampah, Masyarakat Justru Cuan 4 Kali Lipat

Dari Investasi Pengelolaan Sampah, Masyarakat Justru Cuan 4 Kali Lipat

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:06 WIB

UMKM Berbasis Ekonomi Sirkular Makin Dilirik, Limbah Disulap Jadi Sumber Cuan

UMKM Berbasis Ekonomi Sirkular Makin Dilirik, Limbah Disulap Jadi Sumber Cuan

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:22 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×