Viral Isu Bank Asing Tarik Dana Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ini Faktanya

M Nurhadi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:45 WIB
Viral Isu Bank Asing Tarik Dana Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ini Faktanya
Ilustrasi [Suara.com/HD-diedit dengan AI]
baca 10 detik
  • Media sosial dihebohkan isu penarikan modal Rp11,5 triliun oleh Standard Chartered, Citibank, dan HSBC akibat kekhawatiran kebijakan ekonomi.
  • OJK pada Rabu (8/7/2026) di Gedung DPR RI mengklarifikasi bahwa perpindahan dana itu adalah pembagian dividen perusahaan.
  • Transfer laba korporasi multinasional tersebut sah secara hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1999 tentang Lalu Lintas Devisa.

Suara.com - Belakangan ini, linimasa media sosial diramaikan oleh spekulasi yang menyebutkan bahwa tiga perbankan asing besar, yakni Standard Chartered, Citibank, dan HSBC, telah menarik aliran modal hingga Rp11,5 triliun dari Indonesia.

Narasi yang beredar mengaitkan langkah tersebut dengan timbulnya rasa khawatir dari para investor asing terhadap arah kebijakan ekonomi nasional yang dinilai terlalu dominan oleh peran negara.

Namun, penelusuran fakta yang dilakukan Redaksi Suara.com menunjukkan bahwa isu tersebut merupakan informasi lama yang kembali diviralkan, sekaligus mengalami salah penafsiran atas aktivitas perbankan yang lumrah terjadi.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) langsung merespons ramainya perbincangan publik tersebut dengan memberikan klarifikasi menyeluruh.

Pihak regulator menyatakan bahwa perpindahan dana sebesar Rp11,5 triliun yang tercatat dalam rentang dua tahun terakhir bukan bentuk pelarian modal atau capital flight akibat ketidakpastian iklim investasi.

Aktivitas tersebut murni merupakan proses pemindahan imbal hasil atau dividen dari entitas bisnis di Indonesia kepada kantor induk mereka di luar negeri, yang telah mematuhi seluruh koridor hukum perbankan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, meluruskan anggapan keliru yang berkembang di tengah masyarakat. Ia menilai laporan dan interpretasi yang menyebutkan adanya penarikan dana massal karena kekhawatiran terhadap regulasi pemerintah sebagai pandangan yang tidak tepat.

"Nggak, itu sebenarnya terlalu dilebih-lebihan ya. Nggak bener itu sebetulnya. Kalau orang yang investasi di Indonesia, dia mengirimkan balik keuntungannya, ya itu kan sesuatu keharusan ya, maksudnya sesuatu yang wajar ya dilakukan karena kan namanya orang namanya investasi duit gede di sini terus ada untung, ya boleh dong," terang Dian saat ditemui di Gedung DPR RI, Rabu (8/7/2026).

Secara fundamental, pengiriman keuntungan oleh korporasi multinasional kepada pemegang saham di negara asal adalah siklus bisnis yang standar.

baca juga

Hak atas pembagian dividen timbul dari kinerja profitabilitas yang berhasil dicapai oleh cabang atau anak usaha di dalam negeri. Sebagai bukti bahwa likuiditas pasar tetap terjaga, HSBC Indonesia tercatat membagikan dividen tunai sebesar Rp2,95 triliun pada tahun 2025, yang terdiri dari dividen reguler senilai Rp1,32 triliun serta dividen khusus sebesar Rp1,64 triliun.

Pada periode yang sebanding, Standard Chartered juga melakukan transfer laba sekitar Rp388 miliar, namun tetap mempertahankan saldo laba yang belum diremitansikan di dalam negeri sebesar Rp967,6 miliar untuk mendukung operasional berkelanjutan.

Fenomena remitansi dividen ini juga didukung oleh fondasi hukum yang kuat dalam sistem perekonomian Indonesia. Pelaksanaan lalu lintas devisa, termasuk transfer keuntungan investasi ke luar negeri, diatur secara ketat melalui Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1999 tentang Lalu Lintas Devisa dan Sistem Nilai Tukar.

Regulasi ini memang menjamin prinsip kebebasan lalu lintas devisa untuk menciptakan iklim investasi yang sehat, tetapi setiap korporasi wajib mematuhi ketentuan pelaporan dan proses perizinan yang diawasi oleh regulator.

OJK bersama otoritas moneter memastikan seluruh pentransferan laba yang dilakukan oleh Citibank, HSBC, maupun Standard Chartered telah melewati verifikasi dan kepatuhan prosedur yang ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya

Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Pasar Forex Lagi Tenang, Tapi Ada Sinyal Bahaya yang Diincar Investor Besar

Pasar Forex Lagi Tenang, Tapi Ada Sinyal Bahaya yang Diincar Investor Besar

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:37 WIB

Perkuat Ekosistem Keuangan Pertanian di Minahasa Selatan, BRI Komitmen Beri Dukungan

Perkuat Ekosistem Keuangan Pertanian di Minahasa Selatan, BRI Komitmen Beri Dukungan

Bri | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Investor Asing Masih Kabur, Net Sell Tembus Rp72,98 Triliun Sepanjang 2026

Investor Asing Masih Kabur, Net Sell Tembus Rp72,98 Triliun Sepanjang 2026

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:11 WIB

Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi

Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Menperin Agus Gumiwang Tagih Realisasi Investasi Otomotif Rp 21,2 Triliun di GIIAS 2026

Menperin Agus Gumiwang Tagih Realisasi Investasi Otomotif Rp 21,2 Triliun di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Terkini

Halal Summit 2026 Hasilkan 39 Kerja Sama Jaminan Produk Halal

Halal Summit 2026 Hasilkan 39 Kerja Sama Jaminan Produk Halal

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 05:30 WIB

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Health | Sabtu, 19 September 2026 | 01:44 WIB

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 00:08 WIB

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 23:57 WIB

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:51 WIB

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:25 WIB

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:48 WIB

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:28 WIB

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:20 WIB

×